<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menobatkan Cibutun Jadi Pantai ke-4 Terkotor di Indonesia, Begini Penjelasan Pandawara</title><description>Pantai Cibutun, yang berada di Simpenan, Kabupaten Sukabumi, baru-baru ini mendapatkan peringkat ke-4 dalam daftar pantai terkotor di Indonesia</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/525/2895713/menobatkan-cibutun-jadi-pantai-ke-4-terkotor-di-indonesia-begini-penjelasan-pandawara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/05/525/2895713/menobatkan-cibutun-jadi-pantai-ke-4-terkotor-di-indonesia-begini-penjelasan-pandawara"/><item><title>Menobatkan Cibutun Jadi Pantai ke-4 Terkotor di Indonesia, Begini Penjelasan Pandawara</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/525/2895713/menobatkan-cibutun-jadi-pantai-ke-4-terkotor-di-indonesia-begini-penjelasan-pandawara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/05/525/2895713/menobatkan-cibutun-jadi-pantai-ke-4-terkotor-di-indonesia-begini-penjelasan-pandawara</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2023 18:31 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/05/525/2895713/menobatkan-cibutun-jadi-pantai-ke-4-terkotor-di-indonesia-begini-penjelasan-pandawara-mIkLF64GGR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pandawara Group </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/05/525/2895713/menobatkan-cibutun-jadi-pantai-ke-4-terkotor-di-indonesia-begini-penjelasan-pandawara-mIkLF64GGR.jpg</image><title>Pandawara Group </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNS8xLzE3MTcxOS81L3g4b2p5M2I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUKABUMI - Pantai Cibutun, yang berada di Simpenan, Kabupaten Sukabumi, baru-baru ini mendapatkan peringkat ke-4 dalam daftar pantai terkotor di Indonesia oleh Pandawara Group.
Namun, Pandawara Group mengklarifikasi bahwa peringkat ini hanyalah urutan kunjungan, bukan peringkat terkotor sesuai dengan versi mereka.
&quot;Kami tadi menjelaskan kepada pihak desa dan Karang Taruna bahwa ini adalah urutan kunjungan, bukan peringkat terkotor,&quot; kata Gilang, salah satu anggota Pandawara Group, Kamis (5/10/2023).
Meskipun demikian, kata Gilang, Pandawara Group tetap berkomitmen untuk menjalankan program pembersihan pantai tersebut. Mereka berencana untuk memulai kegiatan ini pada Jumat pukul 07.00 WIB dan akan berlanjut hingga selesai.

BACA JUGA:
Ingat, Aturan Social Commerce Juga Berlaku untuk Instagram Dkk

&quot;Kami akan tetap berkolaborasi tanpa mengurangi semangat kami sedikit pun. Rencananya, besok kita akan mulai pukul 07.00 WIB pagi sampai selesai. Kemungkinan kegiatan akan berlangsung dua hari, namun kami akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika satu hari sudah efektif dan maksimal, maka kita akan mengevaluasi apakah perlu satu atau dua hari,&quot; jelas Gilang.

BACA JUGA:
Klasemen Sementara Perolehan Medali Asian Games 2023, Kamis 5 Oktober Pukul 18.00 WIB: Malaysia Dekati Indonesia Lagi

Terkait somasi yang bakal dilayangkan Karang Taruna Simpenan, Gilang mengaku tidak ada tindakan tersebut. Apalagi pihaknya sudah melakukan klarifikasi langsung di Mako Polres Sukabumi bersama pihak terlibat.&quot;Harapan Pandawara tidak ada somasi. Pada intinya kita Pandawara Group meminta permohonan maaf bila mana terjadi ucapan ataupun tingkah laku yang kurang berkenan disemua pihak yang ada di Desa Sangrwayang,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pendukung Ganjar Diajak Ciptakan Pemilu Asyik, Perindo: Masyarakat Sambut Hangat!

Ketua Karang Taruna Simpenan, Deris Alfauzi mengaku somasi yang bakal dilayangkan beberapa waktu lalu itu dibatalkan lantaran Pandawara Group telah melakukan klarifikasi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Choi Hyun Wook Minta Maaf setelah Dikecam Akibat Buang Puntung Rokok Sembarangan

&quot;Mengenai somasi, saya sampai itu dibatalkan,&quot; ucap Deris Alfauzi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNS8xLzE3MTcxOS81L3g4b2p5M2I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUKABUMI - Pantai Cibutun, yang berada di Simpenan, Kabupaten Sukabumi, baru-baru ini mendapatkan peringkat ke-4 dalam daftar pantai terkotor di Indonesia oleh Pandawara Group.
Namun, Pandawara Group mengklarifikasi bahwa peringkat ini hanyalah urutan kunjungan, bukan peringkat terkotor sesuai dengan versi mereka.
&quot;Kami tadi menjelaskan kepada pihak desa dan Karang Taruna bahwa ini adalah urutan kunjungan, bukan peringkat terkotor,&quot; kata Gilang, salah satu anggota Pandawara Group, Kamis (5/10/2023).
Meskipun demikian, kata Gilang, Pandawara Group tetap berkomitmen untuk menjalankan program pembersihan pantai tersebut. Mereka berencana untuk memulai kegiatan ini pada Jumat pukul 07.00 WIB dan akan berlanjut hingga selesai.

BACA JUGA:
Ingat, Aturan Social Commerce Juga Berlaku untuk Instagram Dkk

&quot;Kami akan tetap berkolaborasi tanpa mengurangi semangat kami sedikit pun. Rencananya, besok kita akan mulai pukul 07.00 WIB pagi sampai selesai. Kemungkinan kegiatan akan berlangsung dua hari, namun kami akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika satu hari sudah efektif dan maksimal, maka kita akan mengevaluasi apakah perlu satu atau dua hari,&quot; jelas Gilang.

BACA JUGA:
Klasemen Sementara Perolehan Medali Asian Games 2023, Kamis 5 Oktober Pukul 18.00 WIB: Malaysia Dekati Indonesia Lagi

Terkait somasi yang bakal dilayangkan Karang Taruna Simpenan, Gilang mengaku tidak ada tindakan tersebut. Apalagi pihaknya sudah melakukan klarifikasi langsung di Mako Polres Sukabumi bersama pihak terlibat.&quot;Harapan Pandawara tidak ada somasi. Pada intinya kita Pandawara Group meminta permohonan maaf bila mana terjadi ucapan ataupun tingkah laku yang kurang berkenan disemua pihak yang ada di Desa Sangrwayang,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pendukung Ganjar Diajak Ciptakan Pemilu Asyik, Perindo: Masyarakat Sambut Hangat!

Ketua Karang Taruna Simpenan, Deris Alfauzi mengaku somasi yang bakal dilayangkan beberapa waktu lalu itu dibatalkan lantaran Pandawara Group telah melakukan klarifikasi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Choi Hyun Wook Minta Maaf setelah Dikecam Akibat Buang Puntung Rokok Sembarangan

&quot;Mengenai somasi, saya sampai itu dibatalkan,&quot; ucap Deris Alfauzi.</content:encoded></item></channel></rss>
