<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apakah Benar Belanda Tadinya Akui Kemerdekaan Indonesia tanggal 27 Desember 1949? Begini Faktanya</title><description>Apakah benar Belanda tadinya akui Kemerdekaan Indonesia tanggal 27 Desember 1949?</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/06/337/2895925/apakah-benar-belanda-tadinya-akui-kemerdekaan-indonesia-tanggal-27-desember-1949-begini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/06/337/2895925/apakah-benar-belanda-tadinya-akui-kemerdekaan-indonesia-tanggal-27-desember-1949-begini-faktanya"/><item><title>Apakah Benar Belanda Tadinya Akui Kemerdekaan Indonesia tanggal 27 Desember 1949? Begini Faktanya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/06/337/2895925/apakah-benar-belanda-tadinya-akui-kemerdekaan-indonesia-tanggal-27-desember-1949-begini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/06/337/2895925/apakah-benar-belanda-tadinya-akui-kemerdekaan-indonesia-tanggal-27-desember-1949-begini-faktanya</guid><pubDate>Jum'at 06 Oktober 2023 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/06/337/2895925/apakah-benar-belanda-tadinya-akui-kemerdekaan-indonesia-tanggal-27-desember-1949-begini-faktanya-Jc384VSrEs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/06/337/2895925/apakah-benar-belanda-tadinya-akui-kemerdekaan-indonesia-tanggal-27-desember-1949-begini-faktanya-Jc384VSrEs.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Apakah benar Belanda tadinya akui Kemerdekaan Indonesia tanggal 27 Desember 1949? begini faktanya yang menarik untuk diulas. Dalam hal ini, pengakuan Belanda mengenai kebenaran kemerdekaan Indonesia memang benar.
Lantaran, Belanda tetap menggunakan tanggal 27 Desember 1949, yaitu saat penyerahan kedaulatan dan Belanda menyerahkan klaimnya kepada Indonesia. Tidak hanya itu, mereka juga mengobarkan perang berdarah untuk mendapatkan kembali kendali, tetapi akhirnya menarik diri dari Indonesia, sebagian di bawah tekanan AS.

BACA JUGA:
Ini Salinan Pidato Soekarno soal G30S PKI saat HUT ABRI Tahun 1966 di Senayan

Kendati demikian, keputusan untuk secara resmi mengakui tanggal baru tersebut telah membuat marah anggota masyarakat Maluku. Banyak dari mereka berjuang untuk Belanda dan mengharapkan negara merdeka dalam solusi federal yang telah diusulkan.
Mereka melihat tahun 1949 sebagai tanggal penting karena memberikan kepercayaan terhadap berdirinya Republik Maluku Selatan (RMS) atau Republik Maluku Selatan, yang dideklarasikan pada tanggal 25 April 1950 tetapi tidak pernah diakui.
Pemerintah RMS di pengasingan mengatakan sebagai reaksi atas komentar Rutte bahwa mengakui 17 Agustus 1945 adalah &quot;serangan lain terhadap hak keberadaan RMS&quot;.
Seorang juru bicara Rutte mengatakan setelah debat bahwa tanggal kemerdekaan yang baru tidak akan memiliki relevansi hukum dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan terus menggunakan tahun 1949 juga.

BACA JUGA:
Soekarno Nekat Menikah dengan Naoko Nemoto Meski Sudah di Ultimatum Berkali-kali?

Sementara itu, sejarawan Universitas Gadjah Mada, Sri Margana menilai pengakuan Belanda soal kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 &quot;masih setengah-setengah&quot; karena hanya sebatas pengakuan moral dan politik tanpa konsekuensi hukum.
(RIN)
</description><content:encoded>JAKARTA - Apakah benar Belanda tadinya akui Kemerdekaan Indonesia tanggal 27 Desember 1949? begini faktanya yang menarik untuk diulas. Dalam hal ini, pengakuan Belanda mengenai kebenaran kemerdekaan Indonesia memang benar.
Lantaran, Belanda tetap menggunakan tanggal 27 Desember 1949, yaitu saat penyerahan kedaulatan dan Belanda menyerahkan klaimnya kepada Indonesia. Tidak hanya itu, mereka juga mengobarkan perang berdarah untuk mendapatkan kembali kendali, tetapi akhirnya menarik diri dari Indonesia, sebagian di bawah tekanan AS.

BACA JUGA:
Ini Salinan Pidato Soekarno soal G30S PKI saat HUT ABRI Tahun 1966 di Senayan

Kendati demikian, keputusan untuk secara resmi mengakui tanggal baru tersebut telah membuat marah anggota masyarakat Maluku. Banyak dari mereka berjuang untuk Belanda dan mengharapkan negara merdeka dalam solusi federal yang telah diusulkan.
Mereka melihat tahun 1949 sebagai tanggal penting karena memberikan kepercayaan terhadap berdirinya Republik Maluku Selatan (RMS) atau Republik Maluku Selatan, yang dideklarasikan pada tanggal 25 April 1950 tetapi tidak pernah diakui.
Pemerintah RMS di pengasingan mengatakan sebagai reaksi atas komentar Rutte bahwa mengakui 17 Agustus 1945 adalah &quot;serangan lain terhadap hak keberadaan RMS&quot;.
Seorang juru bicara Rutte mengatakan setelah debat bahwa tanggal kemerdekaan yang baru tidak akan memiliki relevansi hukum dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan terus menggunakan tahun 1949 juga.

BACA JUGA:
Soekarno Nekat Menikah dengan Naoko Nemoto Meski Sudah di Ultimatum Berkali-kali?

Sementara itu, sejarawan Universitas Gadjah Mada, Sri Margana menilai pengakuan Belanda soal kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 &quot;masih setengah-setengah&quot; karena hanya sebatas pengakuan moral dan politik tanpa konsekuensi hukum.
(RIN)
</content:encoded></item></channel></rss>
