<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK di Kasus Korupsi Kementan, Ini Reaksi Jokowi</title><description>Firli menegaskan tidak pernah bertemu dan mengenal pihak lain di Kementan kecuali Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/06/337/2896231/heboh-dugaan-pemerasan-pimpinan-kpk-di-kasus-korupsi-kementan-ini-reaksi-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/06/337/2896231/heboh-dugaan-pemerasan-pimpinan-kpk-di-kasus-korupsi-kementan-ini-reaksi-jokowi"/><item><title>Heboh Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK di Kasus Korupsi Kementan, Ini Reaksi Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/06/337/2896231/heboh-dugaan-pemerasan-pimpinan-kpk-di-kasus-korupsi-kementan-ini-reaksi-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/06/337/2896231/heboh-dugaan-pemerasan-pimpinan-kpk-di-kasus-korupsi-kementan-ini-reaksi-jokowi</guid><pubDate>Jum'at 06 Oktober 2023 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/06/337/2896231/heboh-dugaan-pemerasan-pimpinan-kpk-di-kasus-korupsi-kementan-ini-reaksi-jokowi-j6wsLp9aWR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi Angkat Bicara soal Dugaan Pemerasaan KPK/ MPI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/06/337/2896231/heboh-dugaan-pemerasan-pimpinan-kpk-di-kasus-korupsi-kementan-ini-reaksi-jokowi-j6wsLp9aWR.jpg</image><title>Presiden Jokowi Angkat Bicara soal Dugaan Pemerasaan KPK/ MPI</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNS8xLzE3MTczMS81L3g4b2s2Mjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi dugaan kasus pemerasan yang dilakukan oleh pimpinan KPK dalam penanganan perkara korupsi di Kementan.
&quot;Nggak tahu. Tanyakan aja ke aparat penegak hukum. KPK atau ke mana, kepolisian ya,&quot; kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/10/2023).

BACA JUGA:
Terkait Korupsi Kementan, Ketua KPK Bantah Bertemu Orang di Lapangan Bulu Tangkis Terima 1 Miliar Dolar

KPK diketahui hingga saat ini belum mengumumkan secara resmi penetapan tersangka terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL), Jokowi pun meminta semua pihak menanyakan langsung kepada lembaga antikorupsi tersebut. &amp;ldquo;Tanyakan ke KPK. Jangan tanyakan ke saya,&quot;singkat Jokowi.

BACA JUGA:
KPK Temukan Sejumlah Dokumen Penting Korupsi Kementan yang Akan Dimusnahkan

Sekadar diketahui, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan tidak pernah menerima uang sebesar 1 miliar dollar terkait penanganan perkara dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Firli menegaskan tidak pernah bertemu dan mengenal pihak lain di Kementan kecuali Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).
&quot;Saya kira tidak akan pernah orang bertemu dengan saya, apalagi ada isu bahwa menerima 1 miliar dollar itu tidak ada,&quot; ungkap Firli dalam konferensi pers, Kamis (5/10/2023).



Sebelumnya, Mentan SYL mengakui bahwa kedatangan ke Polda Metro Jaya adalah untuk memenuhi panggilan pemeriksaan terkait dugaan pemerasan.



&quot;Jadi Dumas (Aduan Masyarakat) 12 Agustus 203 yang terkait dengan hal yang dilaporkan oleh masyarakat berkaitan dengan hal hal yang seperti apa laporan itu, terjadi pemerasan dan lainnya,&quot; ujar SYL di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2023).

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNS8xLzE3MTczMS81L3g4b2s2Mjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi dugaan kasus pemerasan yang dilakukan oleh pimpinan KPK dalam penanganan perkara korupsi di Kementan.
&quot;Nggak tahu. Tanyakan aja ke aparat penegak hukum. KPK atau ke mana, kepolisian ya,&quot; kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/10/2023).

BACA JUGA:
Terkait Korupsi Kementan, Ketua KPK Bantah Bertemu Orang di Lapangan Bulu Tangkis Terima 1 Miliar Dolar

KPK diketahui hingga saat ini belum mengumumkan secara resmi penetapan tersangka terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL), Jokowi pun meminta semua pihak menanyakan langsung kepada lembaga antikorupsi tersebut. &amp;ldquo;Tanyakan ke KPK. Jangan tanyakan ke saya,&quot;singkat Jokowi.

BACA JUGA:
KPK Temukan Sejumlah Dokumen Penting Korupsi Kementan yang Akan Dimusnahkan

Sekadar diketahui, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan tidak pernah menerima uang sebesar 1 miliar dollar terkait penanganan perkara dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Firli menegaskan tidak pernah bertemu dan mengenal pihak lain di Kementan kecuali Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).
&quot;Saya kira tidak akan pernah orang bertemu dengan saya, apalagi ada isu bahwa menerima 1 miliar dollar itu tidak ada,&quot; ungkap Firli dalam konferensi pers, Kamis (5/10/2023).



Sebelumnya, Mentan SYL mengakui bahwa kedatangan ke Polda Metro Jaya adalah untuk memenuhi panggilan pemeriksaan terkait dugaan pemerasan.



&quot;Jadi Dumas (Aduan Masyarakat) 12 Agustus 203 yang terkait dengan hal yang dilaporkan oleh masyarakat berkaitan dengan hal hal yang seperti apa laporan itu, terjadi pemerasan dan lainnya,&quot; ujar SYL di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2023).

</content:encoded></item></channel></rss>
