<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Beruang Madu Terjerat Perangkap Babi di Kebun Kelapa Sawit, Ditinggal Induknya</title><description>Beruang madu ini awalnya bersama sang induk mencari makan di kebun sawit, kaki depan sebelah kiri sang anak beruang terjerat perangkap.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/06/340/2895900/anak-beruang-madu-terjerat-perangkap-babi-di-kebun-kelapa-sawit-ditinggal-induknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/06/340/2895900/anak-beruang-madu-terjerat-perangkap-babi-di-kebun-kelapa-sawit-ditinggal-induknya"/><item><title>Anak Beruang Madu Terjerat Perangkap Babi di Kebun Kelapa Sawit, Ditinggal Induknya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/06/340/2895900/anak-beruang-madu-terjerat-perangkap-babi-di-kebun-kelapa-sawit-ditinggal-induknya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/06/340/2895900/anak-beruang-madu-terjerat-perangkap-babi-di-kebun-kelapa-sawit-ditinggal-induknya</guid><pubDate>Jum'at 06 Oktober 2023 06:11 WIB</pubDate><dc:creator>Sigit Dzakwan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/06/340/2895900/anak-beruang-madu-terjerat-perangkap-babi-di-kebun-kelapa-sawit-ditinggal-induknya-Hu0hFXJGQm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak beruang madu terjebak perangkap babi di kebun kelapa sawit (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/06/340/2895900/anak-beruang-madu-terjerat-perangkap-babi-di-kebun-kelapa-sawit-ditinggal-induknya-Hu0hFXJGQm.jpg</image><title>Anak beruang madu terjebak perangkap babi di kebun kelapa sawit (Foto: MPI)</title></images><description>KOTAWARINGIN BARAT - Seekor beruang madu langka terjerat perangkap tali babi milik warga, di sebuah kebun sawit, di Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Beruang madu ini awalnya bersama sang induk mencari makan di kebun  sawit, kemudian kaki depan sebelah kiri sang anak beruang terjerat perangkap tali babi hutan yang dipasang warga dan akhirnya sang induk meninggalkannya.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kapok Naik Mobil Herbert Feith


Sudah tiga hari beruang tersebut terjerat dan baru bisa dievakuasi oleh tim BKSDA Kalteng dari Pangkalan Bun menggunakann obat bius, Kamis 5 Oktober 2023.

Petugas BKSDA Kalteng SKW 2 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, mengevakuasi seekor anak beruang madu di sebuah kebun sawit milik warga di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Terlihat beruang di bagian kaki depan sebelah kiri terjerat tali perangkap babi yang dipasang warga untuk berburu babi di sekitar kebun sawit milik Muslimin.


BACA JUGA:
BKSDA Jambi Terjunkan Tim Tangkap Beruang Madu Masuk Permukiman


Beruang madu tersebut awalnya bersama sang induk mencari makan di kebun  sawit, kemudian kaki depan kiri sang anak beruang terjerat perangkap tali babi hutan yang dipasang warga dan akhirnya sang induk meninggalkannya.

Sejak hari Minggu beruang itu terjerat tali perangkap babi dan tak bisa ke mana mana dan terus teriak. Baru pada Kamis kemarin beruang tersebut berhasil dilepaskan dari jeratan tali babi oleh petugas BKSDA Kalteng SKW 2 Pangkalan Bun bersama dokter hewan of-uk yang berangkat dari Pangkalan Bun.Membutuhkan waktu sekitar lima jam pejalanan dari Pangkalan Bun menuju Sampit.

Dan proses penangkapan beruang sekitar setengah jam, menggunakan tembakan bius akhirnya beruang dapat pingsan dan kemudian dimasukkan ke dalam kandang dan selanjutnya dibawa ke kantor BKSDA Pangkalan Bun untuk pengecekan kesehatan sebelum dilepaslarkan ke habitatanya.
</description><content:encoded>KOTAWARINGIN BARAT - Seekor beruang madu langka terjerat perangkap tali babi milik warga, di sebuah kebun sawit, di Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Beruang madu ini awalnya bersama sang induk mencari makan di kebun  sawit, kemudian kaki depan sebelah kiri sang anak beruang terjerat perangkap tali babi hutan yang dipasang warga dan akhirnya sang induk meninggalkannya.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kapok Naik Mobil Herbert Feith


Sudah tiga hari beruang tersebut terjerat dan baru bisa dievakuasi oleh tim BKSDA Kalteng dari Pangkalan Bun menggunakann obat bius, Kamis 5 Oktober 2023.

Petugas BKSDA Kalteng SKW 2 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, mengevakuasi seekor anak beruang madu di sebuah kebun sawit milik warga di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Terlihat beruang di bagian kaki depan sebelah kiri terjerat tali perangkap babi yang dipasang warga untuk berburu babi di sekitar kebun sawit milik Muslimin.


BACA JUGA:
BKSDA Jambi Terjunkan Tim Tangkap Beruang Madu Masuk Permukiman


Beruang madu tersebut awalnya bersama sang induk mencari makan di kebun  sawit, kemudian kaki depan kiri sang anak beruang terjerat perangkap tali babi hutan yang dipasang warga dan akhirnya sang induk meninggalkannya.

Sejak hari Minggu beruang itu terjerat tali perangkap babi dan tak bisa ke mana mana dan terus teriak. Baru pada Kamis kemarin beruang tersebut berhasil dilepaskan dari jeratan tali babi oleh petugas BKSDA Kalteng SKW 2 Pangkalan Bun bersama dokter hewan of-uk yang berangkat dari Pangkalan Bun.Membutuhkan waktu sekitar lima jam pejalanan dari Pangkalan Bun menuju Sampit.

Dan proses penangkapan beruang sekitar setengah jam, menggunakan tembakan bius akhirnya beruang dapat pingsan dan kemudian dimasukkan ke dalam kandang dan selanjutnya dibawa ke kantor BKSDA Pangkalan Bun untuk pengecekan kesehatan sebelum dilepaslarkan ke habitatanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
