<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Status Gunung Inielika di NTT Meningkat ke Level Waspada</title><description>Aktivitas Gunung Inielika di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/06/340/2895962/status-gunung-inielika-di-ntt-meningkat-ke-level-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/06/340/2895962/status-gunung-inielika-di-ntt-meningkat-ke-level-waspada"/><item><title>Status Gunung Inielika di NTT Meningkat ke Level Waspada</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/06/340/2895962/status-gunung-inielika-di-ntt-meningkat-ke-level-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/06/340/2895962/status-gunung-inielika-di-ntt-meningkat-ke-level-waspada</guid><pubDate>Jum'at 06 Oktober 2023 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/06/340/2895962/status-gunung-inielika-di-ntt-meningkat-ke-level-waspada-Hx0zKNTFSm.png" expression="full" type="image/jpeg">Gunjung Inielika naik ke level waspada (Foto : PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/06/340/2895962/status-gunung-inielika-di-ntt-meningkat-ke-level-waspada-Hx0zKNTFSm.png</image><title>Gunjung Inielika naik ke level waspada (Foto : PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Aktivitas Gunung Inielika di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkat. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Inielika dari level I (normal) menjadi level II (waspada) sejak 4 Oktober 2023.

PVMBG mengatakan tingkat aktivitas Gunung Inielika adalah level I (normal) sejak 2001.

&amp;ldquo;Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Inielika pada tahun 2023 umumnya didominasi oleh gempa low frekuensi dan gempa vulkanik-dalam yang berfluktuasi dalam tingkat yang rendah, kejadian per hari dari gempa vulkanik-dalam hanya 0 &amp;ndash; 1 kali per hari,&amp;rdquo; ungkap PVMBG dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (6/10/2023).


BACA JUGA:
Mengapa Belanda Ingin Tukar Kota Manhattan New York dengan Pulau Kecil di Maluku?


PVMBG pun melaporkan perkembangan terakhir aktivitas Gunung yakni terjadi peningkatan kegempaan, khususnya gempa vulkanik-dalam (VA) sejak tanggal 29 September 2023. Rata-rata kejadian gempa VA meningkat menjadi 9 kali per hari.

&amp;ldquo;Pada tanggal 1 Oktober 2023 terekam 17 gempa vulkanik dalam dengan amplitude maksimum 50 mm dan durasi maksimum 30 detik,&amp;rdquo; katanya.

Selanjutnya, pada tanggal 3 Oktober 2023, gempa VA kembali mengalami peningkatan menjadi 18 kejadian. Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan tekanan di bawah tubuh Gunung Inielika yang dapat memicu munculnya gempa-gempa dangkal maupun terjadinya erupsi freatik.

&amp;ldquo;Pemantauan temperature dan konsentrasi gas CO2, SO2, CO, dan H2S pada tanggal 2 Oktober 2023 di empat mata air panas menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibanding pengukuran pada bulan Juli 2023,&amp;rdquo; papar PVMBG.PVMBG mengatakan potensi bahaya dari terjadinya peningkatan gempa va ini adalah terjadinya erupsi freatik maupun terjadinya pelepasan gas-gas yang berbahaya bagi kesehatan dalam konsentrasi yang tinggi.

&amp;ldquo;Berdasarkan pemantauan visual dan instrumental tersebut maka tingkat aktivitas Gunung Inielika dinaikan dari level I (normal) menjadi level II (waspada) sejak tanggal 4 Oktober 2023 pukul 10.00 WIT,&amp;rdquo; ujar PVMBG.

Sehubungan tingkat aktivitas Gunung Inielika berada di level II (waspada), PVMBG mengimbau kepada masyarakat, pengunjung, wisatawan waspada dan tidak berada, beraktivitas dalam radius 1 km dari kawah puncak Gunung Inielika. &amp;ldquo;Masyarakat dan pengunjung, wisatawan tidak berada atau beraktivitas di sekitar lokasi-lokasi tembusan solfatara serta daerah Lembah jalur gas solfatara,&amp;rdquo; imbaunya.</description><content:encoded>JAKARTA - Aktivitas Gunung Inielika di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkat. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Inielika dari level I (normal) menjadi level II (waspada) sejak 4 Oktober 2023.

PVMBG mengatakan tingkat aktivitas Gunung Inielika adalah level I (normal) sejak 2001.

&amp;ldquo;Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Inielika pada tahun 2023 umumnya didominasi oleh gempa low frekuensi dan gempa vulkanik-dalam yang berfluktuasi dalam tingkat yang rendah, kejadian per hari dari gempa vulkanik-dalam hanya 0 &amp;ndash; 1 kali per hari,&amp;rdquo; ungkap PVMBG dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (6/10/2023).


BACA JUGA:
Mengapa Belanda Ingin Tukar Kota Manhattan New York dengan Pulau Kecil di Maluku?


PVMBG pun melaporkan perkembangan terakhir aktivitas Gunung yakni terjadi peningkatan kegempaan, khususnya gempa vulkanik-dalam (VA) sejak tanggal 29 September 2023. Rata-rata kejadian gempa VA meningkat menjadi 9 kali per hari.

&amp;ldquo;Pada tanggal 1 Oktober 2023 terekam 17 gempa vulkanik dalam dengan amplitude maksimum 50 mm dan durasi maksimum 30 detik,&amp;rdquo; katanya.

Selanjutnya, pada tanggal 3 Oktober 2023, gempa VA kembali mengalami peningkatan menjadi 18 kejadian. Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan tekanan di bawah tubuh Gunung Inielika yang dapat memicu munculnya gempa-gempa dangkal maupun terjadinya erupsi freatik.

&amp;ldquo;Pemantauan temperature dan konsentrasi gas CO2, SO2, CO, dan H2S pada tanggal 2 Oktober 2023 di empat mata air panas menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibanding pengukuran pada bulan Juli 2023,&amp;rdquo; papar PVMBG.PVMBG mengatakan potensi bahaya dari terjadinya peningkatan gempa va ini adalah terjadinya erupsi freatik maupun terjadinya pelepasan gas-gas yang berbahaya bagi kesehatan dalam konsentrasi yang tinggi.

&amp;ldquo;Berdasarkan pemantauan visual dan instrumental tersebut maka tingkat aktivitas Gunung Inielika dinaikan dari level I (normal) menjadi level II (waspada) sejak tanggal 4 Oktober 2023 pukul 10.00 WIT,&amp;rdquo; ujar PVMBG.

Sehubungan tingkat aktivitas Gunung Inielika berada di level II (waspada), PVMBG mengimbau kepada masyarakat, pengunjung, wisatawan waspada dan tidak berada, beraktivitas dalam radius 1 km dari kawah puncak Gunung Inielika. &amp;ldquo;Masyarakat dan pengunjung, wisatawan tidak berada atau beraktivitas di sekitar lokasi-lokasi tembusan solfatara serta daerah Lembah jalur gas solfatara,&amp;rdquo; imbaunya.</content:encoded></item></channel></rss>
