<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demi Air Bersih, Warga Bertaruh Nyawa Perdalam Sumur</title><description>Warga rela bertaruh nyawa turun ke sumur yang kedalamannya hingga belasan meter.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/06/340/2895965/demi-air-bersih-warga-bertaruh-nyawa-perdalam-sumur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/06/340/2895965/demi-air-bersih-warga-bertaruh-nyawa-perdalam-sumur"/><item><title>Demi Air Bersih, Warga Bertaruh Nyawa Perdalam Sumur</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/06/340/2895965/demi-air-bersih-warga-bertaruh-nyawa-perdalam-sumur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/06/340/2895965/demi-air-bersih-warga-bertaruh-nyawa-perdalam-sumur</guid><pubDate>Jum'at 06 Oktober 2023 08:09 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/06/340/2895965/demi-air-bersih-warga-bertaruh-nyawa-perdalam-sumur-JBpLFIzFAV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Jambi bertaruh nyawa dengan menggali sumur lebih dalam agar dapat air besih (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/06/340/2895965/demi-air-bersih-warga-bertaruh-nyawa-perdalam-sumur-JBpLFIzFAV.jpg</image><title>Warga Jambi bertaruh nyawa dengan menggali sumur lebih dalam agar dapat air besih (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC80LzE3MTY0Ny81L3g4b2l4cHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

MUAROJAMBI - Akibat musim kemarau melanda Jambi, sejumlah warga di Desa Nyogan, Mestong, Kabupaten Muarojambi, Jambi, menggali sumur lebih dalam untuk mendapatkan air bersih.

Pasalnya, sudah satu bulan ini daerahnya dilanda kekeringan air bersih. Warga rela bertaruh nyawa turun ke sumur yang kedalamannya hingga belasan meter.


BACA JUGA:
Ini 88 Daerah Sudah Lama Tak Diguyur Hujan, Sumba Timur Lebih dari 5 Bulan


Ini bukan tanpa alasan. Selain minimnya air bersih dari sumur bor, air bantuan pemerintah dinilai kurang layak untuk diminum.

Bahkan, untuk mendapatkan air dari sumur bor tersebut, puluhan warga yang ada di desa tersebut harus antri bergantian hingga larut malam.

&quot;Untuk mendapatkan air dari sumur bor bantuan pemerintah tersebut, terkadang warga harus antri sampai jam 3 malam. Jadi sudah,&quot; tutur Asnawi, Jumat (6/10/2023).


BACA JUGA:
Status Gunung Inielika di NTT Meningkat ke Level Waspada


Karena itu untuk mensiasatinya, warga memperdalam sumur. &quot;Satu-satunya jalan sumur disuntik dengan paralon supaya bisa disedot dengan pompa air,&quot; katanya.

Diakuinya, sumurnya memiliki kedalaman sekitar 12 meter dan disuntik paralon sepanjang 8 meter. &quot;Kalau sumur kering sekitar satu bulan ini,&quot; jelasnya.Warga lainnya, Yono mengaku membutuhkan air bersih karena sudah lama kemarau sehingga kesulitan mendapatkan air bersih.

&quot;Kalau pun ada air bersih jaraknya bisa mencapai 1 km. Untuk mendapatkan air bersih, kita beli. 1 tagmond air bersih harganya Rp100 ribu,&quot; ujarnya.

Saat ini, warga berharap adanya bantuan air bersih dari pemerintah setempat. Warga juga meminta adanya penambahan sumur bor di wilayahnya, agar kebutuhan air bersih dirasakan merata bagi warga.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC80LzE3MTY0Ny81L3g4b2l4cHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

MUAROJAMBI - Akibat musim kemarau melanda Jambi, sejumlah warga di Desa Nyogan, Mestong, Kabupaten Muarojambi, Jambi, menggali sumur lebih dalam untuk mendapatkan air bersih.

Pasalnya, sudah satu bulan ini daerahnya dilanda kekeringan air bersih. Warga rela bertaruh nyawa turun ke sumur yang kedalamannya hingga belasan meter.


BACA JUGA:
Ini 88 Daerah Sudah Lama Tak Diguyur Hujan, Sumba Timur Lebih dari 5 Bulan


Ini bukan tanpa alasan. Selain minimnya air bersih dari sumur bor, air bantuan pemerintah dinilai kurang layak untuk diminum.

Bahkan, untuk mendapatkan air dari sumur bor tersebut, puluhan warga yang ada di desa tersebut harus antri bergantian hingga larut malam.

&quot;Untuk mendapatkan air dari sumur bor bantuan pemerintah tersebut, terkadang warga harus antri sampai jam 3 malam. Jadi sudah,&quot; tutur Asnawi, Jumat (6/10/2023).


BACA JUGA:
Status Gunung Inielika di NTT Meningkat ke Level Waspada


Karena itu untuk mensiasatinya, warga memperdalam sumur. &quot;Satu-satunya jalan sumur disuntik dengan paralon supaya bisa disedot dengan pompa air,&quot; katanya.

Diakuinya, sumurnya memiliki kedalaman sekitar 12 meter dan disuntik paralon sepanjang 8 meter. &quot;Kalau sumur kering sekitar satu bulan ini,&quot; jelasnya.Warga lainnya, Yono mengaku membutuhkan air bersih karena sudah lama kemarau sehingga kesulitan mendapatkan air bersih.

&quot;Kalau pun ada air bersih jaraknya bisa mencapai 1 km. Untuk mendapatkan air bersih, kita beli. 1 tagmond air bersih harganya Rp100 ribu,&quot; ujarnya.

Saat ini, warga berharap adanya bantuan air bersih dari pemerintah setempat. Warga juga meminta adanya penambahan sumur bor di wilayahnya, agar kebutuhan air bersih dirasakan merata bagi warga.</content:encoded></item></channel></rss>
