<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Digempur Serangan Roket Hamas, Benjamin Netanyahu: Israel Sedang Berperang dan Kita Akan Menang</title><description>Seorang jurnalis AFP melaporkan tentara Israel melakukan setidaknya dua serangan udara di Jalur Gaza pada Sabtu (7/10/2023).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/07/18/2896889/digempur-serangan-roket-hamas-benjamin-netanyahu-israel-sedang-berperang-dan-kita-akan-menang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/07/18/2896889/digempur-serangan-roket-hamas-benjamin-netanyahu-israel-sedang-berperang-dan-kita-akan-menang"/><item><title>Digempur Serangan Roket Hamas, Benjamin Netanyahu: Israel Sedang Berperang dan Kita Akan Menang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/07/18/2896889/digempur-serangan-roket-hamas-benjamin-netanyahu-israel-sedang-berperang-dan-kita-akan-menang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/07/18/2896889/digempur-serangan-roket-hamas-benjamin-netanyahu-israel-sedang-berperang-dan-kita-akan-menang</guid><pubDate>Sabtu 07 Oktober 2023 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/07/18/2896889/digempur-serangan-roket-hamas-benjamin-netanyahu-israel-sedang-berperang-dan-kita-akan-menang-VKIbRLKsGo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan Israel sedang berperang (Foto: X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/07/18/2896889/digempur-serangan-roket-hamas-benjamin-netanyahu-israel-sedang-berperang-dan-kita-akan-menang-VKIbRLKsGo.jpg</image><title>PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan Israel sedang berperang (Foto: X)</title></images><description>ISRAEL &amp;ndash; Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan peringatan keras bagi warganya jika Israel sedang berperang. Hal ditegaskan Netanyahu usai serangan 5.000 roket yang ditembakkan Hamas ke Israel pada Sabtu (7/10/2023).
&quot;Warga Israel, kita sedang berperang. Ini bukan operasi, bukan eskalasi, ini perang. Dan kita akan menang. Hamas akan menanggung akibat yang belum pernah terjadi sebelumnya,&quot;cuitnya di X.
Hal senada juga diungkapkan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant. Dia mengatakan kelompok militan Palestina Hamas telah melancarkan &quot;perang&quot; melawan Israel, setelah rentetan roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel pada Sabtu (7/10/2023).


BACA JUGA:
5.000 Roket Hamas Gempur Israel, RS Indonesia di Gaza Terkena Rudal dan 1 Orang Tewas

&amp;ldquo;Hamas telah membuat kesalahan besar pagi ini dan melancarkan perang melawan Negara Israel,&amp;rdquo; terangnya dalam sebuah pernyataan.


BACA JUGA:
5.000 Roket Ditembakkan ke Israel dari Jalur Gaza, Hamas Mengaku Bertanggung Jawab

&amp;ldquo;Pasukan IDF (tentara Israel) berperang melawan musuh di setiap lokasi,&amp;rdquo; lanjutnya.
Seorang jurnalis AFP melaporkan tentara Israel melakukan setidaknya dua serangan udara di Jalur Gaza pada Sabtu (7/10/2023), setelah rentetan roket ditembakkan dari wilayah Palestina ke Israel.

Lebih dari 5.000 roket telah ditembakkan sejauh ini dari Jalur Gaza. Hamas megaku beratnggung jawab di balik serangan itu. Petugas medis mengatakan tembakan roket menewaskan sedikitnya satu warga Israel, seorang wanita berusia 60-an.Dikutip Al Jazeera, militer Israel mengatakan Hamas melancarkan penembakan roket besar-besaran. Sedangkan pada saat yang sama &amp;ldquo;teroris menyusup ke wilayah Israel di sejumlah lokasi berbeda&amp;rdquo;.



Hamas menyerukan &amp;ldquo;pejuang perlawanan di Tepi Barat&amp;rdquo; serta &amp;ldquo;negara-negara Arab dan Islam&amp;rdquo; untuk bergabung dalam pertempuran tersebut, dalam sebuah pernyataan yang diposting di Telegram.

Seperti diketahui, Israel telah memberlakukan blokade yang melumpuhkan di Gaza sejak 2007 setelah Hamas mengambil alih kekuasaan.





Sejak saat itu, para pejuang Palestina dan Israel telah terlibat dalam beberapa perang yang menghancurkan.

</description><content:encoded>ISRAEL &amp;ndash; Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan peringatan keras bagi warganya jika Israel sedang berperang. Hal ditegaskan Netanyahu usai serangan 5.000 roket yang ditembakkan Hamas ke Israel pada Sabtu (7/10/2023).
&quot;Warga Israel, kita sedang berperang. Ini bukan operasi, bukan eskalasi, ini perang. Dan kita akan menang. Hamas akan menanggung akibat yang belum pernah terjadi sebelumnya,&quot;cuitnya di X.
Hal senada juga diungkapkan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant. Dia mengatakan kelompok militan Palestina Hamas telah melancarkan &quot;perang&quot; melawan Israel, setelah rentetan roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel pada Sabtu (7/10/2023).


BACA JUGA:
5.000 Roket Hamas Gempur Israel, RS Indonesia di Gaza Terkena Rudal dan 1 Orang Tewas

&amp;ldquo;Hamas telah membuat kesalahan besar pagi ini dan melancarkan perang melawan Negara Israel,&amp;rdquo; terangnya dalam sebuah pernyataan.


BACA JUGA:
5.000 Roket Ditembakkan ke Israel dari Jalur Gaza, Hamas Mengaku Bertanggung Jawab

&amp;ldquo;Pasukan IDF (tentara Israel) berperang melawan musuh di setiap lokasi,&amp;rdquo; lanjutnya.
Seorang jurnalis AFP melaporkan tentara Israel melakukan setidaknya dua serangan udara di Jalur Gaza pada Sabtu (7/10/2023), setelah rentetan roket ditembakkan dari wilayah Palestina ke Israel.

Lebih dari 5.000 roket telah ditembakkan sejauh ini dari Jalur Gaza. Hamas megaku beratnggung jawab di balik serangan itu. Petugas medis mengatakan tembakan roket menewaskan sedikitnya satu warga Israel, seorang wanita berusia 60-an.Dikutip Al Jazeera, militer Israel mengatakan Hamas melancarkan penembakan roket besar-besaran. Sedangkan pada saat yang sama &amp;ldquo;teroris menyusup ke wilayah Israel di sejumlah lokasi berbeda&amp;rdquo;.



Hamas menyerukan &amp;ldquo;pejuang perlawanan di Tepi Barat&amp;rdquo; serta &amp;ldquo;negara-negara Arab dan Islam&amp;rdquo; untuk bergabung dalam pertempuran tersebut, dalam sebuah pernyataan yang diposting di Telegram.

Seperti diketahui, Israel telah memberlakukan blokade yang melumpuhkan di Gaza sejak 2007 setelah Hamas mengambil alih kekuasaan.





Sejak saat itu, para pejuang Palestina dan Israel telah terlibat dalam beberapa perang yang menghancurkan.

</content:encoded></item></channel></rss>
