<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Kopi Siandina, Jessica Wongso Sempat Masuk Sel Tikus Sampai Matanya Kering</title><description>Diketahui sel tikus adalah sebutan popular para napi untuk sel khusus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/08/337/2897118/kasus-kopi-siandina-jessica-wongso-sempat-masuk-sel-tikus-sampai-matanya-kering</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/08/337/2897118/kasus-kopi-siandina-jessica-wongso-sempat-masuk-sel-tikus-sampai-matanya-kering"/><item><title>Kasus Kopi Siandina, Jessica Wongso Sempat Masuk Sel Tikus Sampai Matanya Kering</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/08/337/2897118/kasus-kopi-siandina-jessica-wongso-sempat-masuk-sel-tikus-sampai-matanya-kering</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/08/337/2897118/kasus-kopi-siandina-jessica-wongso-sempat-masuk-sel-tikus-sampai-matanya-kering</guid><pubDate>Minggu 08 Oktober 2023 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Edgar Ibrania Nicolas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/08/337/2897118/kasus-kopi-siandina-jessica-wongso-sempat-masuk-sel-tikus-sampai-matanya-kering-F75W7ipCD2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jessica Wongso Pernah Masuk Selti/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/08/337/2897118/kasus-kopi-siandina-jessica-wongso-sempat-masuk-sel-tikus-sampai-matanya-kering-F75W7ipCD2.jpg</image><title>Jessica Wongso Pernah Masuk Selti/Foto: Okezone</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xMy82LzE1MzE2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Jessica Kumala Wongso telah menjalani tahun ke-7 dalam masa hukumannya selama 20 tahun, sebagai terpidana pembunuhan sahabatnya sendiri Wayan Mirna Salihin.
Otto Hasibuan sebagai kuasa hukum Jessica, saat ini masih berusaha untuk mencari kebenaran dan keadilan pada kliennya, yang ia yakini 99,9% tidak bersalah dalam kasus pembunuhan ini.
Otto kagum pada keteguhan Jessica saat menolak untuk mengajukan grasi (pengurangan masa tahanan) dengan syarat mengaku minta pengampunan.

BACA JUGA:
Ini Ungkapan Pertama Jessica Wongso ke Pegawai Kopi Saat Mirna Salihin Sekarat

&amp;ldquo;Dia bilang om, saya tidak mau grasi, saya tidak mau mengakui sesuatu yang tidak pernah saya lakukan&amp;rdquo; ujar Otto mengulang reaksi Jessica saat ia berkunjung ke selnya, dikutip dari Podcast  Deddy Corbuzier, Minggu (8/10/2023).
&amp;ldquo;Kalau begitu kamu disini? Mau sepuluh tahun lagi, dua puluh tahun lagi saya jalanin terus, karena saya bukan pembunuh, saya tidak pelakunya&amp;rdquo; tambahnya.
Otto juga menjelaskan, bahwa Jessica pernah dimasukan ke dalam sel tikus (selti), dimana lampu menyala berbulan-bulan sampai mata Jessica menjadi kering.

BACA JUGA:
Apakah Benar Krishna Murti yang Paksa Jessica Wongso Ngaku Jadi Pelaku Tunggal Pembunuhan Mirna Salihin?

Diketahui sel tikus adalah sebutan popular para napi untuk sel khusus, sel ini ditujukan untuk menempatkan para tahanan yang melakukan pelanggaran dalam masa tahanan. Sanksi ini sendiri diberikan agar memberikan efek jera pada tahanan yang sulit diatur.
&amp;ldquo;Saya pernah wawancara juga mantan teroris disini, dimasukin sel tikus berapa lama ga kuat&amp;rdquo; jelas Deddy dalam podcastnya, &amp;ldquo;Tetapi Jessica bertahan&amp;rdquo; balas Otto.Otto menjelaskan kalau polisi Indonesia adalah polisi yang ahli, &amp;ldquo;Teroris sepuluh hari ditangkap ngaku semua itu. Jago-jagonya teroris ditangkap itu ngaku.&amp;rdquo; Jelas Otto

Menurutnya, ada kejanggalan dalam kasus pembunuhan Wirna ini, karena bukti-bukti dari kepolisian dan ahli yang berbeda-beda setiap siding dilakukan.

Otto mengaku akan membawa perkara ini kembali dan sudah mengumpulkan bukti akurat, yang dibantu dari ahli forensik lainnya untuk membuktikan Jessica tidak bersalah dalam kasus pembunuhan dengan kopi sianida ini.

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xMy82LzE1MzE2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Jessica Kumala Wongso telah menjalani tahun ke-7 dalam masa hukumannya selama 20 tahun, sebagai terpidana pembunuhan sahabatnya sendiri Wayan Mirna Salihin.
Otto Hasibuan sebagai kuasa hukum Jessica, saat ini masih berusaha untuk mencari kebenaran dan keadilan pada kliennya, yang ia yakini 99,9% tidak bersalah dalam kasus pembunuhan ini.
Otto kagum pada keteguhan Jessica saat menolak untuk mengajukan grasi (pengurangan masa tahanan) dengan syarat mengaku minta pengampunan.

BACA JUGA:
Ini Ungkapan Pertama Jessica Wongso ke Pegawai Kopi Saat Mirna Salihin Sekarat

&amp;ldquo;Dia bilang om, saya tidak mau grasi, saya tidak mau mengakui sesuatu yang tidak pernah saya lakukan&amp;rdquo; ujar Otto mengulang reaksi Jessica saat ia berkunjung ke selnya, dikutip dari Podcast  Deddy Corbuzier, Minggu (8/10/2023).
&amp;ldquo;Kalau begitu kamu disini? Mau sepuluh tahun lagi, dua puluh tahun lagi saya jalanin terus, karena saya bukan pembunuh, saya tidak pelakunya&amp;rdquo; tambahnya.
Otto juga menjelaskan, bahwa Jessica pernah dimasukan ke dalam sel tikus (selti), dimana lampu menyala berbulan-bulan sampai mata Jessica menjadi kering.

BACA JUGA:
Apakah Benar Krishna Murti yang Paksa Jessica Wongso Ngaku Jadi Pelaku Tunggal Pembunuhan Mirna Salihin?

Diketahui sel tikus adalah sebutan popular para napi untuk sel khusus, sel ini ditujukan untuk menempatkan para tahanan yang melakukan pelanggaran dalam masa tahanan. Sanksi ini sendiri diberikan agar memberikan efek jera pada tahanan yang sulit diatur.
&amp;ldquo;Saya pernah wawancara juga mantan teroris disini, dimasukin sel tikus berapa lama ga kuat&amp;rdquo; jelas Deddy dalam podcastnya, &amp;ldquo;Tetapi Jessica bertahan&amp;rdquo; balas Otto.Otto menjelaskan kalau polisi Indonesia adalah polisi yang ahli, &amp;ldquo;Teroris sepuluh hari ditangkap ngaku semua itu. Jago-jagonya teroris ditangkap itu ngaku.&amp;rdquo; Jelas Otto

Menurutnya, ada kejanggalan dalam kasus pembunuhan Wirna ini, karena bukti-bukti dari kepolisian dan ahli yang berbeda-beda setiap siding dilakukan.

Otto mengaku akan membawa perkara ini kembali dan sudah mengumpulkan bukti akurat, yang dibantu dari ahli forensik lainnya untuk membuktikan Jessica tidak bersalah dalam kasus pembunuhan dengan kopi sianida ini.

</content:encoded></item></channel></rss>
