<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Dapat Hadiah Tongkat dan Tasbih Istimewa dari Kiai Hayyi di Cirebon</title><description>Ganjar Pranowo mendapat hadiah istimewa dari Kiai Abdul Hayyi Imam, saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Gedongan di Cirebon.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/08/525/2897314/ganjar-dapat-hadiah-tongkat-dan-tasbih-istimewa-dari-kiai-hayyi-di-cirebon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/08/525/2897314/ganjar-dapat-hadiah-tongkat-dan-tasbih-istimewa-dari-kiai-hayyi-di-cirebon"/><item><title>Ganjar Dapat Hadiah Tongkat dan Tasbih Istimewa dari Kiai Hayyi di Cirebon</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/08/525/2897314/ganjar-dapat-hadiah-tongkat-dan-tasbih-istimewa-dari-kiai-hayyi-di-cirebon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/08/525/2897314/ganjar-dapat-hadiah-tongkat-dan-tasbih-istimewa-dari-kiai-hayyi-di-cirebon</guid><pubDate>Minggu 08 Oktober 2023 21:28 WIB</pubDate><dc:creator>Arif Budianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/08/525/2897314/ganjar-dapat-hadiah-tongkat-dan-tasbih-istimewa-dari-kiai-hayyi-di-cirebon-GmuWsugiYg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo dapat hadiah istimewa dari Kiai Hayyi di Cirebon (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/08/525/2897314/ganjar-dapat-hadiah-tongkat-dan-tasbih-istimewa-dari-kiai-hayyi-di-cirebon-GmuWsugiYg.jpg</image><title>Ganjar Pranowo dapat hadiah istimewa dari Kiai Hayyi di Cirebon (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOC8xLzE3MTg1My81L3g4b28xNDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

CIREBON &amp;ndash; Bakal calon presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo Ganjar Pranowo mendapat hadiah istimewa dari Kiai Abdul Hayyi Imam, saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Gedongan di Cirebon, Minggu (8/10/2023) siang.

Kedatangan Ganjar di pondok tua di Jawa Barat itu disambut antusias para ulama, serta ratusan santri dan masyarakat. Ganjar kemudian diajak Kiai Hayyi menuju ke kediamannya. Di dalam rumah, tampak beberapa kiai besar lain yang menunggu di sana.


BACA JUGA:
Ganjar Sambangi Ponpes Al Jauhariyah Balerante Cirebon, Dikalungi Sorban Merah Putih


Setelah mendapat sambutan yang sangat luar biasa, Ganjar tak menyangka akan mendapat hadiah istimewa dari Kiai Hayyi.

Dalam pertemuan di kediaman, Kiai Hayyi memberi hadiah tongkat dan tasbih pada Ganjar. Tongkat dan tasbih itu begitu spesial karena terbuat dari kayu safarjal asli yang sangat langka.

&quot;Tongkat ini filosofinya sangat tinggi, orang buta pakai tongkat, tapi komandan juga bawa tongkat. Dan anehnya, di mimbar juga ada tongkat. Maka saya berikan tongkat ini pada Pak Ganjar untuk meneruskan tradisi ulama zaman dulu,&quot; ucap Kiai Hayyi.

Ganjar kemudian berdiskusi dengan para kiai dan ulama di Cirebon. Ada beragam isu yang dibahas, di antaranya isu pendidikan. Ganjar menceritan kesiapan dalam menyongsong Indonesia maju dengan menyiapkan SDM, dimulai dari pendidikan.

&quot;Saya memulai di Jawa Tengah dengan menjadikan program pendidikan sebagai prioritas. Saya bangun SMK Jateng boarding school gratis untuk siswa miskin dan itu berhasil,&quot; ucapnya.


BACA JUGA:
Kebakaran Gudang di Cirebon Hanguskan 500 Sepeda Listrik


Selain pendidikan, banyak pula hal yang dibahas dalam pertemuan Ganjar dengan para ulama itu. Mulai kenegaraan, keagamaan, politik, sosial dan lainnya.

&quot;Dari ide dan gagasan yang disampaikan, beliau Pak Ganjar betul-betul memiliki komitmen tinggi dan besar terhadap kemajuan bangsa dan rakyat. Sosoknya sangat sederhana dan religius,&quot; ucap Kiai Hayyi.Untuk itu, Kiai Hayyi yakin bahwa Ganjar akan mampu menjadi pemimpin masa depan. Ia yakin bahwa tidak akan salah memberikan ridhonya.

&quot;Kami yakin Allah tidak sare (tidur) dan tidak mungkin salah alamat. Bangsa Indonesia mempercayakan kepemimpinan negara ini pada pak Ganjar. Kita doakan bersama mudah-mudahan beliau dilantik jadi presiden 2024 nanti,&quot; pungkasnya.


BACA JUGA:
Pengemudi Ferrari yang Tabrak 5 Kendaraan di Bundaran Senayan Dites Urine


Selain berdiskusi dengan para ulama dan menyapa masyarakat, Ganjar juga menyempatkan diri ziarah ke makam Kiai Muhammad Sa'id Gedongan. Tokoh penyebar agama Islam ternama se-Jawa Barat sekaligus ulama besar ini telah melahirkan banyak tokoh di Indonesia.

Di antaranya Kiai Nachrowi, Kiai Maksum Siroj dan Kiai Said Aqil Siroj, Kiai Mahrus Ali dan lainnya. Mantan ketua umum PBNU Kiai Said Aqil Siroj, adalah keturunan dari Kiai Muhammad Sa'id.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOC8xLzE3MTg1My81L3g4b28xNDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

CIREBON &amp;ndash; Bakal calon presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo Ganjar Pranowo mendapat hadiah istimewa dari Kiai Abdul Hayyi Imam, saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Gedongan di Cirebon, Minggu (8/10/2023) siang.

Kedatangan Ganjar di pondok tua di Jawa Barat itu disambut antusias para ulama, serta ratusan santri dan masyarakat. Ganjar kemudian diajak Kiai Hayyi menuju ke kediamannya. Di dalam rumah, tampak beberapa kiai besar lain yang menunggu di sana.


BACA JUGA:
Ganjar Sambangi Ponpes Al Jauhariyah Balerante Cirebon, Dikalungi Sorban Merah Putih


Setelah mendapat sambutan yang sangat luar biasa, Ganjar tak menyangka akan mendapat hadiah istimewa dari Kiai Hayyi.

Dalam pertemuan di kediaman, Kiai Hayyi memberi hadiah tongkat dan tasbih pada Ganjar. Tongkat dan tasbih itu begitu spesial karena terbuat dari kayu safarjal asli yang sangat langka.

&quot;Tongkat ini filosofinya sangat tinggi, orang buta pakai tongkat, tapi komandan juga bawa tongkat. Dan anehnya, di mimbar juga ada tongkat. Maka saya berikan tongkat ini pada Pak Ganjar untuk meneruskan tradisi ulama zaman dulu,&quot; ucap Kiai Hayyi.

Ganjar kemudian berdiskusi dengan para kiai dan ulama di Cirebon. Ada beragam isu yang dibahas, di antaranya isu pendidikan. Ganjar menceritan kesiapan dalam menyongsong Indonesia maju dengan menyiapkan SDM, dimulai dari pendidikan.

&quot;Saya memulai di Jawa Tengah dengan menjadikan program pendidikan sebagai prioritas. Saya bangun SMK Jateng boarding school gratis untuk siswa miskin dan itu berhasil,&quot; ucapnya.


BACA JUGA:
Kebakaran Gudang di Cirebon Hanguskan 500 Sepeda Listrik


Selain pendidikan, banyak pula hal yang dibahas dalam pertemuan Ganjar dengan para ulama itu. Mulai kenegaraan, keagamaan, politik, sosial dan lainnya.

&quot;Dari ide dan gagasan yang disampaikan, beliau Pak Ganjar betul-betul memiliki komitmen tinggi dan besar terhadap kemajuan bangsa dan rakyat. Sosoknya sangat sederhana dan religius,&quot; ucap Kiai Hayyi.Untuk itu, Kiai Hayyi yakin bahwa Ganjar akan mampu menjadi pemimpin masa depan. Ia yakin bahwa tidak akan salah memberikan ridhonya.

&quot;Kami yakin Allah tidak sare (tidur) dan tidak mungkin salah alamat. Bangsa Indonesia mempercayakan kepemimpinan negara ini pada pak Ganjar. Kita doakan bersama mudah-mudahan beliau dilantik jadi presiden 2024 nanti,&quot; pungkasnya.


BACA JUGA:
Pengemudi Ferrari yang Tabrak 5 Kendaraan di Bundaran Senayan Dites Urine


Selain berdiskusi dengan para ulama dan menyapa masyarakat, Ganjar juga menyempatkan diri ziarah ke makam Kiai Muhammad Sa'id Gedongan. Tokoh penyebar agama Islam ternama se-Jawa Barat sekaligus ulama besar ini telah melahirkan banyak tokoh di Indonesia.

Di antaranya Kiai Nachrowi, Kiai Maksum Siroj dan Kiai Said Aqil Siroj, Kiai Mahrus Ali dan lainnya. Mantan ketua umum PBNU Kiai Said Aqil Siroj, adalah keturunan dari Kiai Muhammad Sa'id.</content:encoded></item></channel></rss>
