<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPD Partai Perindo Surabaya Perjuangkan Program Rutilahu untuk Warga Sawahan</title><description>Rumah yang dihuni tiga orang tersebut kondisinya cukup memprihatinkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/1/2897881/dpd-partai-perindo-surabaya-perjuangkan-program-rutilahu-untuk-warga-sawahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/09/1/2897881/dpd-partai-perindo-surabaya-perjuangkan-program-rutilahu-untuk-warga-sawahan"/><item><title>DPD Partai Perindo Surabaya Perjuangkan Program Rutilahu untuk Warga Sawahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/1/2897881/dpd-partai-perindo-surabaya-perjuangkan-program-rutilahu-untuk-warga-sawahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/09/1/2897881/dpd-partai-perindo-surabaya-perjuangkan-program-rutilahu-untuk-warga-sawahan</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2023 16:54 WIB</pubDate><dc:creator>Lukman Hakim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/09/1/2897881/dpd-partai-perindo-surabaya-perjuangkan-program-rutilahu-untuk-warga-sawahan-c52Dq36OBv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perindo dorong program Rutilahu di Petemon Barat (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/09/1/2897881/dpd-partai-perindo-surabaya-perjuangkan-program-rutilahu-untuk-warga-sawahan-c52Dq36OBv.jpg</image><title>Perindo dorong program Rutilahu di Petemon Barat (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS83LzE3MTkwMi81L3g4b29xYmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SURABAYA - DPD Partai Perindo Surabaya meninjau sebuah rumah yang ada di Petemon Barat RT 8 RW 2 Kelurahan Kupang Krajan Kecamatan Sawahan. Rumah yang dihuni tiga orang tersebut kondisinya cukup memprihatinkan.
Sekretaris DPD Partai Perindo Surabaya, Gunawan STh mengatakan bahwa pihaknya mengunjungi rumah ini atas aduan warga. Bahwa, ada sebuah rumah di Petemon Barat yang kondisinya kurang layak huni.
Harapannya, rumah tersebut bisa mendapat program Rumah Tidak  Layak Huni (Rutilahu) dari pemerintah. &amp;ldquo;Kami survey dengan didampingi pemilik rumah. Dan kami lihat rumah ini gentengnya bocor, atapnya banyak lubang,&amp;rdquo; katanya, Senin (9/10/2023).

BACA JUGA:
Plt Mentan Cek Kinerja Dirjen di Kementan

Caleg Partai Perindo untuk DPRD Jatim 1 (Surabaya) ini menambahkan, dengan kondisi tersebut, rumah yang dihuni Mulyati ini sudah masuk dalam kategori tidak layak huni. Sebab, jika tidak segera diperbaiki, bisa membahayakan penghuni yang ada didalamnya. Belum lagi ketika hujan juga akan bocor.

BACA JUGA:
Seorang Pria Luka Parah Usai Dibacok di Depan Lokasi Galian Pasir Banyuresmi Garut

&amp;ldquo;Kami akan mengawal dan akan kami ajukan program Rutilahu ke kelurahan setempat,&amp;rdquo; terangnya.
Bendahara DPD Partai Perindo Surabaya, Michael SH MH menjelaskan, dirinya sudah meninjau ke dalam rumah. Menurutnya, kondisi bangunan berukuran 5,5 X 10 meter itu sudah sangat memprihatinkan. Atapnya juga sudah rapuh dan sewaktu-waktu bisa roboh. Sehingga, dari segi keamanan sudah mengkhawatirkan.Pihaknya juga sudah mengumpulkan sejumlah dokumen yang dipersyaratkan agar pengajuan Rutilahu disetujui pemerintah. &amp;ldquo;Kami akan mengawal agar rumah Ibu Mulyati ini bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah,&amp;rdquo; imbuh Caleg Partai Perindo untuk DPRD Surabaya Dapil 4 (Sukomanunggal, Sawahan, Wonokromo, Jambangan dan Gayungan) ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Divaldo Alves Minta Persita Tangerang Lakukan Hal Ini Usai Kena Comeback Kontra Persik Kediri

Sementara itu, Mulyati (68) mengaku bersyukur rumahnya telah dikunjungi DPD Partai Perindo Surabaya. Pihaknya berharap agar rumahnya bisa segera diperbaiki pemerintah. Sebab, jika musim hujan, atapnya selalu bocor. Belum lagi kondisi bangunan yang memang sudah berusia tua dan butuh renovasi. &amp;ldquo;Saya sangat senang bisa dibantu Partai Perindo,&amp;rdquo; katanya.

Diketahui, program Rutilahu Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tahun ini menyasar 2.700 unit rumah. Sedangkan data hingga bulan Juni 2023, realisasi program ini sudah mencapai 1.200 unit atau sekitar 45 persen.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Resmi Buka Rakor PB POBSI, Ketum Hary Tanoesoedibjo Harapkan Hal Ini

Program Rutilahu dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya Tahun 2023. Dengan keseluruhan total anggaran mencapai Rp94,5 miliar untuk 2.700 unit rumah. Syarat penerima program Rutilahu antara lain, mempunyai KK dan KTP Surabaya, diusulkan oleh lurah, mempunyai bukti kepemilikan yang sah atas tanah dan membuat Surat Pernyataan Tidak Sengketa.

Perampungan satu hunian butuh waktu kurang lebih 20 - 30 hari. Sedangkan anggaran yang disiapkan untuk satu hunian itu sebesar Rp35 juta. Sementara dalam proses pengerjaan, pemkot melibatkan Kelompok Teknis Perbaikan Rumah (KTPR) atau pekerja yang berasal dari warga sekitar.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS83LzE3MTkwMi81L3g4b29xYmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SURABAYA - DPD Partai Perindo Surabaya meninjau sebuah rumah yang ada di Petemon Barat RT 8 RW 2 Kelurahan Kupang Krajan Kecamatan Sawahan. Rumah yang dihuni tiga orang tersebut kondisinya cukup memprihatinkan.
Sekretaris DPD Partai Perindo Surabaya, Gunawan STh mengatakan bahwa pihaknya mengunjungi rumah ini atas aduan warga. Bahwa, ada sebuah rumah di Petemon Barat yang kondisinya kurang layak huni.
Harapannya, rumah tersebut bisa mendapat program Rumah Tidak  Layak Huni (Rutilahu) dari pemerintah. &amp;ldquo;Kami survey dengan didampingi pemilik rumah. Dan kami lihat rumah ini gentengnya bocor, atapnya banyak lubang,&amp;rdquo; katanya, Senin (9/10/2023).

BACA JUGA:
Plt Mentan Cek Kinerja Dirjen di Kementan

Caleg Partai Perindo untuk DPRD Jatim 1 (Surabaya) ini menambahkan, dengan kondisi tersebut, rumah yang dihuni Mulyati ini sudah masuk dalam kategori tidak layak huni. Sebab, jika tidak segera diperbaiki, bisa membahayakan penghuni yang ada didalamnya. Belum lagi ketika hujan juga akan bocor.

BACA JUGA:
Seorang Pria Luka Parah Usai Dibacok di Depan Lokasi Galian Pasir Banyuresmi Garut

&amp;ldquo;Kami akan mengawal dan akan kami ajukan program Rutilahu ke kelurahan setempat,&amp;rdquo; terangnya.
Bendahara DPD Partai Perindo Surabaya, Michael SH MH menjelaskan, dirinya sudah meninjau ke dalam rumah. Menurutnya, kondisi bangunan berukuran 5,5 X 10 meter itu sudah sangat memprihatinkan. Atapnya juga sudah rapuh dan sewaktu-waktu bisa roboh. Sehingga, dari segi keamanan sudah mengkhawatirkan.Pihaknya juga sudah mengumpulkan sejumlah dokumen yang dipersyaratkan agar pengajuan Rutilahu disetujui pemerintah. &amp;ldquo;Kami akan mengawal agar rumah Ibu Mulyati ini bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah,&amp;rdquo; imbuh Caleg Partai Perindo untuk DPRD Surabaya Dapil 4 (Sukomanunggal, Sawahan, Wonokromo, Jambangan dan Gayungan) ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Divaldo Alves Minta Persita Tangerang Lakukan Hal Ini Usai Kena Comeback Kontra Persik Kediri

Sementara itu, Mulyati (68) mengaku bersyukur rumahnya telah dikunjungi DPD Partai Perindo Surabaya. Pihaknya berharap agar rumahnya bisa segera diperbaiki pemerintah. Sebab, jika musim hujan, atapnya selalu bocor. Belum lagi kondisi bangunan yang memang sudah berusia tua dan butuh renovasi. &amp;ldquo;Saya sangat senang bisa dibantu Partai Perindo,&amp;rdquo; katanya.

Diketahui, program Rutilahu Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tahun ini menyasar 2.700 unit rumah. Sedangkan data hingga bulan Juni 2023, realisasi program ini sudah mencapai 1.200 unit atau sekitar 45 persen.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Resmi Buka Rakor PB POBSI, Ketum Hary Tanoesoedibjo Harapkan Hal Ini

Program Rutilahu dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya Tahun 2023. Dengan keseluruhan total anggaran mencapai Rp94,5 miliar untuk 2.700 unit rumah. Syarat penerima program Rutilahu antara lain, mempunyai KK dan KTP Surabaya, diusulkan oleh lurah, mempunyai bukti kepemilikan yang sah atas tanah dan membuat Surat Pernyataan Tidak Sengketa.

Perampungan satu hunian butuh waktu kurang lebih 20 - 30 hari. Sedangkan anggaran yang disiapkan untuk satu hunian itu sebesar Rp35 juta. Sementara dalam proses pengerjaan, pemkot melibatkan Kelompok Teknis Perbaikan Rumah (KTPR) atau pekerja yang berasal dari warga sekitar.

</content:encoded></item></channel></rss>
