<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Iran Bantah Bantu Hamas Rencanakan Serangan ke Israel </title><description>Iran mendukung dan memuji serangan Hamas terhadap Israel.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/18/2897678/iran-bantah-bantu-hamas-rencanakan-serangan-ke-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/09/18/2897678/iran-bantah-bantu-hamas-rencanakan-serangan-ke-israel"/><item><title>Iran Bantah Bantu Hamas Rencanakan Serangan ke Israel </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/18/2897678/iran-bantah-bantu-hamas-rencanakan-serangan-ke-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/09/18/2897678/iran-bantah-bantu-hamas-rencanakan-serangan-ke-israel</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2023 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/09/18/2897678/iran-bantah-bantu-hamas-rencanakan-serangan-ke-israel-lJYRlpxuVQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/09/18/2897678/iran-bantah-bantu-hamas-rencanakan-serangan-ke-israel-lJYRlpxuVQ.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOC8xLzE3MTgzMC81L3g4b25yaWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TEHERAN &amp;ndash; Iran membantah tuduhan bahwa pihaknya membantu militan Palestina merencanakan serangan mendadak terhadap Israel yang dilancarkan pada Sabtu, (7/10/2023) pagi.

BACA JUGA:
Hamas Bombardir Israel, Pemimpin Iran: Selamat kepada Pejuang Palestina

&amp;ldquo;Keputusan yang diambil oleh kelompok perlawanan Palestina sangat otonom dan selaras dengan kepentingan sah rakyat Palestina,&amp;rdquo; kata misi Iran untuk PBB dalam sebuah pernyataan kepada media, sebagaimana dilansir RT. &amp;ldquo;Kami tidak terlibat dalam respons Palestina, karena hal ini hanya dilakukan oleh Palestina sendiri.&amp;rdquo;
Pada Minggu, (8/10/2023) Wall Street Journal mengutip beberapa sumber, termasuk anggota kelompok militan Hamas dan Hizbullah yang tidak disebutkan namanya, yang mengatakan bahwa petugas dari Korps Garda Revolusi Islam Iran telah membantu merencanakan serangan terhadap Israel sejak Agustus. Mereka juga &amp;ldquo;memberi lampu hijau&amp;rdquo; untuk operasi tersebut pada pertemuan di Beirut, Lebanon Senin, (2/10/2023) lalu.
Ghazi Hamad, juru bicara Hamas, mengatakan kepada BBC bahwa para militan mendapat &amp;ldquo;dukungan langsung&amp;rdquo; dari Iran. Namun, Ali Baraka, pejabat Hamas lainnya, bersikeras dalam sebuah wawancara dengan NBC News bahwa Teheran belum diberitahu tentang 'Operasi Badai Al-Aqsa' sebelumnya.

BACA JUGA:
Dunia Internasional Kecam Keras Serangan Roket Hamas ke Israel, Hanya Iran yang Mendukung

&amp;ldquo;Ini merupakan kejutan bagi semua orang, termasuk Iran,&amp;rdquo; katanya.
Meskipun Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan Gedung Putih belum melihat bukti keterlibatan Teheran, beberapa pejabat Israel dan Amerika menuduh Republik Islam tersebut berkolusi dengan Hamas.

Militan Palestina dan kelompok sekutunya melakukan serangan mendadak terhadap Israel dari Gaza, sekaligus menembakkan roket dan mengirimkan pasukan untuk menyusup ke permukiman Israel. Pemerintah Israel membalasnya dengan menyatakan perang terhadap Hamas dan melancarkan serangan udara ke Gaza.
Iran mendukung serangan tersebut dan mendesak negara-negara Muslim lainnya untuk mendukung Palestina melawan Israel.
Lebih dari 700 warga Israel dan setidaknya 436 warga Palestina telah terbunuh sejak Sabtu.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOC8xLzE3MTgzMC81L3g4b25yaWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TEHERAN &amp;ndash; Iran membantah tuduhan bahwa pihaknya membantu militan Palestina merencanakan serangan mendadak terhadap Israel yang dilancarkan pada Sabtu, (7/10/2023) pagi.

BACA JUGA:
Hamas Bombardir Israel, Pemimpin Iran: Selamat kepada Pejuang Palestina

&amp;ldquo;Keputusan yang diambil oleh kelompok perlawanan Palestina sangat otonom dan selaras dengan kepentingan sah rakyat Palestina,&amp;rdquo; kata misi Iran untuk PBB dalam sebuah pernyataan kepada media, sebagaimana dilansir RT. &amp;ldquo;Kami tidak terlibat dalam respons Palestina, karena hal ini hanya dilakukan oleh Palestina sendiri.&amp;rdquo;
Pada Minggu, (8/10/2023) Wall Street Journal mengutip beberapa sumber, termasuk anggota kelompok militan Hamas dan Hizbullah yang tidak disebutkan namanya, yang mengatakan bahwa petugas dari Korps Garda Revolusi Islam Iran telah membantu merencanakan serangan terhadap Israel sejak Agustus. Mereka juga &amp;ldquo;memberi lampu hijau&amp;rdquo; untuk operasi tersebut pada pertemuan di Beirut, Lebanon Senin, (2/10/2023) lalu.
Ghazi Hamad, juru bicara Hamas, mengatakan kepada BBC bahwa para militan mendapat &amp;ldquo;dukungan langsung&amp;rdquo; dari Iran. Namun, Ali Baraka, pejabat Hamas lainnya, bersikeras dalam sebuah wawancara dengan NBC News bahwa Teheran belum diberitahu tentang 'Operasi Badai Al-Aqsa' sebelumnya.

BACA JUGA:
Dunia Internasional Kecam Keras Serangan Roket Hamas ke Israel, Hanya Iran yang Mendukung

&amp;ldquo;Ini merupakan kejutan bagi semua orang, termasuk Iran,&amp;rdquo; katanya.
Meskipun Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan Gedung Putih belum melihat bukti keterlibatan Teheran, beberapa pejabat Israel dan Amerika menuduh Republik Islam tersebut berkolusi dengan Hamas.

Militan Palestina dan kelompok sekutunya melakukan serangan mendadak terhadap Israel dari Gaza, sekaligus menembakkan roket dan mengirimkan pasukan untuk menyusup ke permukiman Israel. Pemerintah Israel membalasnya dengan menyatakan perang terhadap Hamas dan melancarkan serangan udara ke Gaza.
Iran mendukung serangan tersebut dan mendesak negara-negara Muslim lainnya untuk mendukung Palestina melawan Israel.
Lebih dari 700 warga Israel dan setidaknya 436 warga Palestina telah terbunuh sejak Sabtu.</content:encoded></item></channel></rss>
