<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPB: 271 Kali Modifikasi Cuaca Dilaksanakan untuk Padamkan Api Karhutla</title><description>Rapat kali ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/337/2897864/bnpb-271-kali-modifikasi-cuaca-dilaksanakan-untuk-padamkan-api-karhutla</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/09/337/2897864/bnpb-271-kali-modifikasi-cuaca-dilaksanakan-untuk-padamkan-api-karhutla"/><item><title>BNPB: 271 Kali Modifikasi Cuaca Dilaksanakan untuk Padamkan Api Karhutla</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/337/2897864/bnpb-271-kali-modifikasi-cuaca-dilaksanakan-untuk-padamkan-api-karhutla</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/09/337/2897864/bnpb-271-kali-modifikasi-cuaca-dilaksanakan-untuk-padamkan-api-karhutla</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2023 16:36 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/09/337/2897864/bnpb-271-kali-modifikasi-cuaca-dilaksanakan-untuk-padamkan-api-karhutla-feFVHBX2mT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/09/337/2897864/bnpb-271-kali-modifikasi-cuaca-dilaksanakan-untuk-padamkan-api-karhutla-feFVHBX2mT.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS83LzE3MTkwMS81L3g4b29weHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan hingga saat ini telah dilaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca sebanyak 271 kali untuk memadamkan api akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak April 2023.
Suharyanto melaporkan hal ini saat menghadiri Rapat Koordinasi Khusus Peningkatan Upaya Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2023 di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Rapat kali ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
&amp;ldquo;Per hari ini BNPB sudah melaksanakan bukan hanya puluhan kali, tapi sudah 271 melaksanakan TMC untuk pemadaman dan karena memang pertumbuhan awan hujannya tidak signifikan, hanya beberapa kali yang berhasil timbul hujan,&amp;rdquo; kata Suharyanto dalam keterangannya, Senin (9/10/2023).

BACA JUGA:
 Sebelum Tewas Terjatuh, Pelajar SMP 132 Cengkareng Sempat Ingin Merokok dari Lantai 4 Sekolah

&amp;ldquo;Kalau lihat datanya, Riau itu tanggal 7 sampai 12 Oktober sempat hujan. Kemudian Jambi, Alhamdulillah sudah turun hujan di tanggal 6 Oktober 2023. Kalsel ini khawatir karena Bandara Banjarbaru itu juga seputarannya sering terbakar, tapi alhamdulillah kemarin sudah hujan cukup deras di tanggal 8 Oktober,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:
Gubernur Sugianto Minta kepada Presiden Jokowi Evaluasi Izin HGU PBS maupun HTI di Kalteng

Suharyanto berharap dengan TMC yang dilakukan juga dengan keadaan awan hujan yang cukup signifikan dapat mempercepat pemadaman karhutla di beberapa wilayah. &amp;ldquo;Mudah-mudahan dengan hujan yang dibantu dengan TMC ini, bisa memadamkan api dan asapnya,&amp;rdquo; tuturnya.Suharyanto mengimbau kepada pemangku kebijakan di daerah dapat mengajukan kebutuhan terkait penanganan karhutla di wilayah masing-masing.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Shin Tae-yong Antar Timnas Indonesia Menang 15-0 atas Brunei Darussalam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia?

&amp;ldquo;Para kepala daerah, Pangdam, Kapolda, kalau memang masih memerlukan, juga bisa segera mengajukan sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS83LzE3MTkwMS81L3g4b29weHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan hingga saat ini telah dilaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca sebanyak 271 kali untuk memadamkan api akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak April 2023.
Suharyanto melaporkan hal ini saat menghadiri Rapat Koordinasi Khusus Peningkatan Upaya Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2023 di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Rapat kali ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
&amp;ldquo;Per hari ini BNPB sudah melaksanakan bukan hanya puluhan kali, tapi sudah 271 melaksanakan TMC untuk pemadaman dan karena memang pertumbuhan awan hujannya tidak signifikan, hanya beberapa kali yang berhasil timbul hujan,&amp;rdquo; kata Suharyanto dalam keterangannya, Senin (9/10/2023).

BACA JUGA:
 Sebelum Tewas Terjatuh, Pelajar SMP 132 Cengkareng Sempat Ingin Merokok dari Lantai 4 Sekolah

&amp;ldquo;Kalau lihat datanya, Riau itu tanggal 7 sampai 12 Oktober sempat hujan. Kemudian Jambi, Alhamdulillah sudah turun hujan di tanggal 6 Oktober 2023. Kalsel ini khawatir karena Bandara Banjarbaru itu juga seputarannya sering terbakar, tapi alhamdulillah kemarin sudah hujan cukup deras di tanggal 8 Oktober,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:
Gubernur Sugianto Minta kepada Presiden Jokowi Evaluasi Izin HGU PBS maupun HTI di Kalteng

Suharyanto berharap dengan TMC yang dilakukan juga dengan keadaan awan hujan yang cukup signifikan dapat mempercepat pemadaman karhutla di beberapa wilayah. &amp;ldquo;Mudah-mudahan dengan hujan yang dibantu dengan TMC ini, bisa memadamkan api dan asapnya,&amp;rdquo; tuturnya.Suharyanto mengimbau kepada pemangku kebijakan di daerah dapat mengajukan kebutuhan terkait penanganan karhutla di wilayah masing-masing.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Shin Tae-yong Antar Timnas Indonesia Menang 15-0 atas Brunei Darussalam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia?

&amp;ldquo;Para kepala daerah, Pangdam, Kapolda, kalau memang masih memerlukan, juga bisa segera mengajukan sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
