<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Monyet Liar Serang Dua Bocah hingga Luka, Walkot Depok: Bisa Jadi Pengaruh Cuaca</title><description>Ia menyebut monyet liar turun ke permukiman bisa akibat pengaruh cuaca saat ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/338/2897796/monyet-liar-serang-dua-bocah-hingga-luka-walkot-depok-bisa-jadi-pengaruh-cuaca</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/09/338/2897796/monyet-liar-serang-dua-bocah-hingga-luka-walkot-depok-bisa-jadi-pengaruh-cuaca"/><item><title>Monyet Liar Serang Dua Bocah hingga Luka, Walkot Depok: Bisa Jadi Pengaruh Cuaca</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/338/2897796/monyet-liar-serang-dua-bocah-hingga-luka-walkot-depok-bisa-jadi-pengaruh-cuaca</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/09/338/2897796/monyet-liar-serang-dua-bocah-hingga-luka-walkot-depok-bisa-jadi-pengaruh-cuaca</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2023 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/09/338/2897796/monyet-liar-serang-dua-bocah-hingga-luka-walkot-depok-bisa-jadi-pengaruh-cuaca-zJDj73HMfM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Depok M Idris (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/09/338/2897796/monyet-liar-serang-dua-bocah-hingga-luka-walkot-depok-bisa-jadi-pengaruh-cuaca-zJDj73HMfM.jpg</image><title>Wali Kota Depok M Idris (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS82LzE3MTg5OC81L3g4b29uaWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Wali Kota Depok, Mohammad Idris merespons soal monyet liar menyerang dua orang bocah hingga terluka di Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. Ia menyebut monyet liar turun ke permukiman bisa akibat pengaruh cuaca saat ini.
&quot;Ini urusan Damkar yang lebih tahu. Bisa jadi ini pengaruh cuaca juga, jadi monyetnya cari tempat lebih sejuk,&quot; ujar Idris kepada wartawan di Balai Kota Depok, Senin (9/10/2023).
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Gandara Budiana mengatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti peristiwa monyet liar menyerang bocah tersebut. Namun, Ia berdalih asal muasal monyet belum diteliti langsung.

BACA JUGA:
Cara KKP Terapkan Zero Waste pada Perikanan

&quot;Kita sudah tindaklanjuti. Ada beberapa kejadian dan kita langsung tindak lanjut. Asal monyet kita belum teliti langsung, tetapi umumnya dari Sungai Ciliwung,&quot; ucap Gandara.

BACA JUGA:
Liga Spanyol 2023-2024: Xavi Hernandez Jengkel Bukan Main Barcelona Gagal Comeback Kontra Granada

Sebelumnya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok membantu mengevakuasi seekor monyet liar yang melakukan penyerangan terhadap dua bocah di Jalan Menteng RT 4 RW 4, Cipayung Jaya, Cipayung, Kota Depok pada Sabtu (7/10). Dikabarkan dua bocah menjadi korban dan mengalami luka-luka.

&quot;Jenis penyelamatan evakuasi monyet liar. 2 anak terkena gigitan,&quot; kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Denny Romulo saat dikonfirmasi, Minggu (8/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Kejari Depok Teliti Berkas Perkara Pembunuhan Mahasiswa UI hingga Ibu dan Anak

&quot;Dua korban luka-luka,&quot; tambahnya.

Denny menyebut pihaknya mengerahkan satu unit ranger atau tim penyelamat dari UPT Cipayung dan satu unit damkar dari Pos Merdeka.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Hal Tentang Serangan Mendadak Hamas ke Israel

&quot;Jumlah personel 10 dengan peralatan Alat Pelindung Diri (APD), obat bius, dan sarung tangan,&quot; jelasnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS82LzE3MTg5OC81L3g4b29uaWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Wali Kota Depok, Mohammad Idris merespons soal monyet liar menyerang dua orang bocah hingga terluka di Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. Ia menyebut monyet liar turun ke permukiman bisa akibat pengaruh cuaca saat ini.
&quot;Ini urusan Damkar yang lebih tahu. Bisa jadi ini pengaruh cuaca juga, jadi monyetnya cari tempat lebih sejuk,&quot; ujar Idris kepada wartawan di Balai Kota Depok, Senin (9/10/2023).
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Gandara Budiana mengatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti peristiwa monyet liar menyerang bocah tersebut. Namun, Ia berdalih asal muasal monyet belum diteliti langsung.

BACA JUGA:
Cara KKP Terapkan Zero Waste pada Perikanan

&quot;Kita sudah tindaklanjuti. Ada beberapa kejadian dan kita langsung tindak lanjut. Asal monyet kita belum teliti langsung, tetapi umumnya dari Sungai Ciliwung,&quot; ucap Gandara.

BACA JUGA:
Liga Spanyol 2023-2024: Xavi Hernandez Jengkel Bukan Main Barcelona Gagal Comeback Kontra Granada

Sebelumnya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok membantu mengevakuasi seekor monyet liar yang melakukan penyerangan terhadap dua bocah di Jalan Menteng RT 4 RW 4, Cipayung Jaya, Cipayung, Kota Depok pada Sabtu (7/10). Dikabarkan dua bocah menjadi korban dan mengalami luka-luka.

&quot;Jenis penyelamatan evakuasi monyet liar. 2 anak terkena gigitan,&quot; kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Denny Romulo saat dikonfirmasi, Minggu (8/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Kejari Depok Teliti Berkas Perkara Pembunuhan Mahasiswa UI hingga Ibu dan Anak

&quot;Dua korban luka-luka,&quot; tambahnya.

Denny menyebut pihaknya mengerahkan satu unit ranger atau tim penyelamat dari UPT Cipayung dan satu unit damkar dari Pos Merdeka.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Hal Tentang Serangan Mendadak Hamas ke Israel

&quot;Jumlah personel 10 dengan peralatan Alat Pelindung Diri (APD), obat bius, dan sarung tangan,&quot; jelasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
