<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buaya Riska Dikarantina Usai Ngamuk dan Mangsa Emak-Emak Hingga Tewas, Bagaimana Nasib Pak Ambo?</title><description>Saat ini Buaya Riska saat ini menjalani masa karantina di sebuah kandang pembesaran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/340/2897831/buaya-riska-dikarantina-usai-ngamuk-dan-mangsa-emak-emak-hingga-tewas-bagaimana-nasib-pak-ambo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/09/340/2897831/buaya-riska-dikarantina-usai-ngamuk-dan-mangsa-emak-emak-hingga-tewas-bagaimana-nasib-pak-ambo"/><item><title>Buaya Riska Dikarantina Usai Ngamuk dan Mangsa Emak-Emak Hingga Tewas, Bagaimana Nasib Pak Ambo?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/340/2897831/buaya-riska-dikarantina-usai-ngamuk-dan-mangsa-emak-emak-hingga-tewas-bagaimana-nasib-pak-ambo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/09/340/2897831/buaya-riska-dikarantina-usai-ngamuk-dan-mangsa-emak-emak-hingga-tewas-bagaimana-nasib-pak-ambo</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2023 15:58 WIB</pubDate><dc:creator>Mukmin Azis</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/09/340/2897831/buaya-riska-dikarantina-usai-ngamuk-dan-mangsa-emak-emak-hingga-tewas-bagaimana-nasib-pak-ambo-lmu8QZES4m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buaya Riska Dikarantina/Foto: MNC Media</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/09/340/2897831/buaya-riska-dikarantina-usai-ngamuk-dan-mangsa-emak-emak-hingga-tewas-bagaimana-nasib-pak-ambo-lmu8QZES4m.jpg</image><title>Buaya Riska Dikarantina/Foto: MNC Media</title></images><description>


BALIKPAPAN - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) telah mengevakuasi Buaya Riska dari Bontang ke Balikpapan.  Hal ini karena banyaknya permintaan  warga Bontang usai penyerangan Buaya Riska kepada masyarakat setempat yang mengakibatkan seorang emak-emak tewas.
Saat ini Buaya Riska saat ini menjalani masa karantina di sebuah kandang pembesaran  dan dipisahkan dengan buaya lainnya  di penangkaran buaya Tritip Balikpapan.

BACA JUGA:
Buaya Mangsa Ibu Hamil saat Cuci Baju di Sungai Ditangkap, Perutnya Dibelah

Pengelola penangkaran buaya Tritip Balikpapan, Arif Anggoro mengatakan, proses evakuasi tersebut sudah dilakukan pada hari Rabu lalu.
&amp;ldquo;Namun hingga kini Buaya Riska masih menjalani masa karantina, sehingga belum ada pihak manapun yang diperbolehkan untuk melihatnya, terkecuali Pak Ambo,&amp;rdquo; ujarnya, Senin (9/10/2023).

BACA JUGA:
Kenapa Buaya Tidak Bisa Menjulurkan Lidahnya?

Dikatakannya, Buaya Siska sendiri ditempatkan di kandang pembesaran  dan dipisahkan dengan buaya lainnya  hingga lima hari kedepan.
Kondisi Buaya Riska sendiri kata dia sejauh ini masih normal  dan tidak memiliki riwayat penyakit atau gangguan pada hewan.
&amp;ldquo;Kalau sekarang juga masih nggak mau makan. itu kan baru 2-3 hari. nanti setelah seminggu, baru kita lihat lagi perkembangannya, tapi kemarin Pak Ambo itu datang kesini dan menemui buaya tersebut,&amp;rdquo;tuturnya.&amp;ldquo;Jadi dimohon tidak melakukan aktivitas berlebihan di sekitar kolam tersebut selama karantina. Buaya Riska dalam keadaan baik-baik saja. namun selama berinteraksi, belum mau makan. Karena Pak Ambo datang itu baru hari kedua, mungkin masih kelelahan,&amp;rdquo; tandasnya.
Seperti diketahui, BKSDA terpaksa mengevakuasi Buaya Riska dari kawasan Guntung, Bontang , lantaran diduga Buaya Riska telah memangsa seorang ibu dan membuat keluarganya marah. Sehingga akhirnya warga meminta untuk memindahkannya.</description><content:encoded>


BALIKPAPAN - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) telah mengevakuasi Buaya Riska dari Bontang ke Balikpapan.  Hal ini karena banyaknya permintaan  warga Bontang usai penyerangan Buaya Riska kepada masyarakat setempat yang mengakibatkan seorang emak-emak tewas.
Saat ini Buaya Riska saat ini menjalani masa karantina di sebuah kandang pembesaran  dan dipisahkan dengan buaya lainnya  di penangkaran buaya Tritip Balikpapan.

BACA JUGA:
Buaya Mangsa Ibu Hamil saat Cuci Baju di Sungai Ditangkap, Perutnya Dibelah

Pengelola penangkaran buaya Tritip Balikpapan, Arif Anggoro mengatakan, proses evakuasi tersebut sudah dilakukan pada hari Rabu lalu.
&amp;ldquo;Namun hingga kini Buaya Riska masih menjalani masa karantina, sehingga belum ada pihak manapun yang diperbolehkan untuk melihatnya, terkecuali Pak Ambo,&amp;rdquo; ujarnya, Senin (9/10/2023).

BACA JUGA:
Kenapa Buaya Tidak Bisa Menjulurkan Lidahnya?

Dikatakannya, Buaya Siska sendiri ditempatkan di kandang pembesaran  dan dipisahkan dengan buaya lainnya  hingga lima hari kedepan.
Kondisi Buaya Riska sendiri kata dia sejauh ini masih normal  dan tidak memiliki riwayat penyakit atau gangguan pada hewan.
&amp;ldquo;Kalau sekarang juga masih nggak mau makan. itu kan baru 2-3 hari. nanti setelah seminggu, baru kita lihat lagi perkembangannya, tapi kemarin Pak Ambo itu datang kesini dan menemui buaya tersebut,&amp;rdquo;tuturnya.&amp;ldquo;Jadi dimohon tidak melakukan aktivitas berlebihan di sekitar kolam tersebut selama karantina. Buaya Riska dalam keadaan baik-baik saja. namun selama berinteraksi, belum mau makan. Karena Pak Ambo datang itu baru hari kedua, mungkin masih kelelahan,&amp;rdquo; tandasnya.
Seperti diketahui, BKSDA terpaksa mengevakuasi Buaya Riska dari kawasan Guntung, Bontang , lantaran diduga Buaya Riska telah memangsa seorang ibu dan membuat keluarganya marah. Sehingga akhirnya warga meminta untuk memindahkannya.</content:encoded></item></channel></rss>
