<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bentrok di Seruyan, Panglima Jilah Minta Kapolri Ambil Tindakan Tegas ke Polisi Penembak Warga   </title><description>Panglima Jilah mendesak Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listy Sigit Prabowo mengusut tuntas kasus ini</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/340/2898001/bentrok-di-seruyan-panglima-jilah-minta-kapolri-ambil-tindakan-tegas-ke-polisi-penembak-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/09/340/2898001/bentrok-di-seruyan-panglima-jilah-minta-kapolri-ambil-tindakan-tegas-ke-polisi-penembak-warga"/><item><title>Bentrok di Seruyan, Panglima Jilah Minta Kapolri Ambil Tindakan Tegas ke Polisi Penembak Warga   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/340/2898001/bentrok-di-seruyan-panglima-jilah-minta-kapolri-ambil-tindakan-tegas-ke-polisi-penembak-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/09/340/2898001/bentrok-di-seruyan-panglima-jilah-minta-kapolri-ambil-tindakan-tegas-ke-polisi-penembak-warga</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2023 19:25 WIB</pubDate><dc:creator>Sigit Dzakwan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/09/340/2898001/bentrok-di-seruyan-panglima-jilah-minta-kapolri-ambil-tindakan-tegas-ke-polisi-penembak-warga-73nUUFAQpA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bentrok warga dengan aparat di Seruyan (Foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/09/340/2898001/bentrok-di-seruyan-panglima-jilah-minta-kapolri-ambil-tindakan-tegas-ke-polisi-penembak-warga-73nUUFAQpA.jpg</image><title>Bentrok warga dengan aparat di Seruyan (Foto: istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS8xLzE3MTkxMi81L3g4b291OWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SERUYAN - Panglima tertinggi pasukan merah TBBR Taliu Borneo, Panglima Jilah mengutuk dan mengecam keras pelaku penembakan anggota pasukan merah bernama Gijik (35), warga Desa Bangkal, Kabupaten Seruyan saat menggelar aksi demo di PT Hamparan Massawit Bangun Persada  (HMBP) untuk menuntut kewajiban plasa sawit 20 persen pada Sabtu 7 Oktober 2023.
Panglima Jilah mendesak Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listy Sigit Prabowo mengusut tuntas kasus ini dan mengadili penembak dan pemberi peritah menembak dalam bentrokan aparat dengan warga itu.
Korban Gijik merupakan petani Desa Bangkal dan korban tertembak di bagian perut sebelah kanan, Taufik Nurahman alias Upik (21) tersungkur berlumuran darah dan langsung menggotong dan diangkut menuju mobil untuk dibawa menuju Puskesmas pembantu di Desa Bangkal.

BACA JUGA:
Carikan Solusi untuk Masyarakat, Manik Marganamahendra Gelar Bazar Minyak Goreng Murah

Korban Gijik dan Upik ini langsung ditangani tim medis, namun karena luka tembak peluru tembus dada hingga ke belakang nyawa Gijik tak dapat tertolong. Sedangkan Upik dengan luka tembak dari perut sebelah kanan hingga tembus ke belakang.
Sedangkan Ambaryanto hanya luka ringan dan sudah kembali ke rumah.

BACA JUGA:
Meski Minin Menit Bermain di Tokyo Verdy, Pratama Arhan Ogah Menyerah

&quot;Kami meminta untuk yang menembak dan memerintahkan yang menembak untuk dicopot. Kami yakin polisi adalah pelindung masyarkat dan kami yakin Kapolri akan menganbil tindkan tegas dan seadil-adilnya,&quot; kata Panglima Jilah.

Sebelumnya demo rusuh kembali terjadi di Seruyan, Kalteng. Saat demo berlangsung anggota Brimob hendak membubarkan masa menggunakan gas air mata.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Miris, Tiga Pelajar Berseragam Pramuka Curi RX King Milik Pak RT di Tanjung Priok

Warga pun kocar kacir, namun setelah itu banyak buyi senjata api dan kemudian dua korban tersungkur terkena tembakan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Minta Semua Stok Beras di Gudang Bulog Dilepas ke Pasar

Sebelumnya pada 22 September 2023 lalu, warga juga sudah membakar sejumlah bangunan di PT Hamparan dan akhinrya pada 3 Oktober warga bertemu dengan pihak perusahaan ditengahi aparat. Namun hasilnya tak memuaskan.

Lalu pada 7 Oktober 2023 warga kembali menggelar aksi demo dengan menduduki lahan yang bersegketa dan akhirnya terjadi bentrok dengan polisi hinga menewaskan korban.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS8xLzE3MTkxMi81L3g4b291OWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SERUYAN - Panglima tertinggi pasukan merah TBBR Taliu Borneo, Panglima Jilah mengutuk dan mengecam keras pelaku penembakan anggota pasukan merah bernama Gijik (35), warga Desa Bangkal, Kabupaten Seruyan saat menggelar aksi demo di PT Hamparan Massawit Bangun Persada  (HMBP) untuk menuntut kewajiban plasa sawit 20 persen pada Sabtu 7 Oktober 2023.
Panglima Jilah mendesak Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listy Sigit Prabowo mengusut tuntas kasus ini dan mengadili penembak dan pemberi peritah menembak dalam bentrokan aparat dengan warga itu.
Korban Gijik merupakan petani Desa Bangkal dan korban tertembak di bagian perut sebelah kanan, Taufik Nurahman alias Upik (21) tersungkur berlumuran darah dan langsung menggotong dan diangkut menuju mobil untuk dibawa menuju Puskesmas pembantu di Desa Bangkal.

BACA JUGA:
Carikan Solusi untuk Masyarakat, Manik Marganamahendra Gelar Bazar Minyak Goreng Murah

Korban Gijik dan Upik ini langsung ditangani tim medis, namun karena luka tembak peluru tembus dada hingga ke belakang nyawa Gijik tak dapat tertolong. Sedangkan Upik dengan luka tembak dari perut sebelah kanan hingga tembus ke belakang.
Sedangkan Ambaryanto hanya luka ringan dan sudah kembali ke rumah.

BACA JUGA:
Meski Minin Menit Bermain di Tokyo Verdy, Pratama Arhan Ogah Menyerah

&quot;Kami meminta untuk yang menembak dan memerintahkan yang menembak untuk dicopot. Kami yakin polisi adalah pelindung masyarkat dan kami yakin Kapolri akan menganbil tindkan tegas dan seadil-adilnya,&quot; kata Panglima Jilah.

Sebelumnya demo rusuh kembali terjadi di Seruyan, Kalteng. Saat demo berlangsung anggota Brimob hendak membubarkan masa menggunakan gas air mata.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Miris, Tiga Pelajar Berseragam Pramuka Curi RX King Milik Pak RT di Tanjung Priok

Warga pun kocar kacir, namun setelah itu banyak buyi senjata api dan kemudian dua korban tersungkur terkena tembakan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Minta Semua Stok Beras di Gudang Bulog Dilepas ke Pasar

Sebelumnya pada 22 September 2023 lalu, warga juga sudah membakar sejumlah bangunan di PT Hamparan dan akhinrya pada 3 Oktober warga bertemu dengan pihak perusahaan ditengahi aparat. Namun hasilnya tak memuaskan.

Lalu pada 7 Oktober 2023 warga kembali menggelar aksi demo dengan menduduki lahan yang bersegketa dan akhirnya terjadi bentrok dengan polisi hinga menewaskan korban.

</content:encoded></item></channel></rss>
