<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Ayah Korban Kasus Poliandri Tewaskan 3 Orang di Gowa</title><description>Cerita Ayah Korban Kasus Poliandri Tewaskan 3 Orang di Gowa
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/609/2897709/cerita-ayah-korban-kasus-poliandri-tewaskan-3-orang-di-gowa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/09/609/2897709/cerita-ayah-korban-kasus-poliandri-tewaskan-3-orang-di-gowa"/><item><title>Cerita Ayah Korban Kasus Poliandri Tewaskan 3 Orang di Gowa</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/09/609/2897709/cerita-ayah-korban-kasus-poliandri-tewaskan-3-orang-di-gowa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/09/609/2897709/cerita-ayah-korban-kasus-poliandri-tewaskan-3-orang-di-gowa</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2023 14:13 WIB</pubDate><dc:creator>Abdoellah Nicolha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/09/609/2897709/cerita-ayah-korban-kasus-poliandri-tewaskan-3-orang-di-gowa-C3KVhEVrOm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para pelaku pembunuhan yang dilatarbelakangi kasus poliandri di Gowa. (MPI/Abdoellah Nicolha)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/09/609/2897709/cerita-ayah-korban-kasus-poliandri-tewaskan-3-orang-di-gowa-C3KVhEVrOm.jpg</image><title>Para pelaku pembunuhan yang dilatarbelakangi kasus poliandri di Gowa. (MPI/Abdoellah Nicolha)</title></images><description>


MAKASSAR &amp;ndash; Tragedi berdarah buntut kasus poliandri yang menelan 3 korban jiwa di Dusun Panujuang, Desa Kalamandalle, Kecamatan Bajeng, Gowa, Sulawesi Selatan, pekan lalu, masih menyisakan pilu bagi keluarga. Bahkan ayah korban, Ramli Daeng Taba, mengaku juga sempat menjadi sasaran para pelaku hingga terluka. Namun, ia berhasil menyelamatkan diri.
Ramli mengaku, nyaris tewas bersama anaknya, Faisal. Namun, dia melakukan perlawanan agar anak sulungnya berhasil melarikan diri.
Saat melihat kesempatan, Ramli juga menyelamatkan diri dan bersembunyi di tengah sawah.
Namun nahas, anak keduanya Faisal terjebak di kamar bersama istrinya, ND (53). Faisal lalu menjadi korban keganasan dari para pelaku yang mengatasnamakan siri' atau harga diri.
Sementara itu, tetangga Faisal bernama Syamsiah yang melihat penyerangan itu menuturkan, para pelaku terlebih dulu mengepung rumah Faisal. Namun, mereka memilih menyerang rumah yang berisi kerabat dan paman Faisal.
Rumah itu dengan mudah diterobos para pelaku karena terbuat dari seng dan balok.
&amp;ldquo;Ketika pintu rumah sudah rusak, mereka langsung masuk ke dalam rumah. Ketika sudah di dalam, siapa yang lebih dulu didapat para pelaku,&amp;rdquo; kata Ramli, Minggu (8/10/2023).

BACA JUGA:
Poliandri Berujung Maut, Terungkap Peran Para Pelaku Bunuh Satu Keluarga di Gowa

&amp;ldquo;Saya dulu dikejar. Tapi saya berlari hingga ke belakang karena pelaku terus mengayunkan senjata tajam (parang). Saya terus menangkis parang yang diarahkan ke arahku hingga tanganku terluka,&amp;rdquo; ujarnya.
Para pelaku lalu keluar rumah. Saat itu Ramli bersama istri Faisal berusaha menutup pintu rumah, hingga terjadi saling dorong. Pelaku lalu menusuk pintu seng itu dengan parang berulang kali.

BACA JUGA:
Kronologi Poliandri Maut, Dendam Suami Pertama terhadap Suami Kedua yang Menikahi Istrinya Secara Siri

&amp;ldquo;Setelah itu para pelaku lalu menendang pintu hingga akhirnya terbuka lebar. Lalu para pelaku masuk kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; ucapnya.Diketahui kedua korban Abbas dan Suaib sempat dirawat di RSUD Syekh Yusuf Gowa selama dua hari, sebelumnya mengembuskan napas terakhirnya. Sementara Faisal tewas di lokasi kejadian.
Kini 6 pelaku telah ditangkap. Mereka adalah HL (60), MH (23), HM (28), IR (18), SU (19), dan MT (54).

BACA JUGA:
5 Fakta Poliandri Berujung Pembunuhan Brutal Satu Keluarga di Gowa, Kronologinya Terungkap

Sementara istri Faisal berinisial, ND masih diperiksa intensif di Polres Gowa. Pembunuhan itu dilatarbelakangi kasus poliandri.
Pelaku HL dendam karena Faisal menikah siri dengan istrinya ND pada Juni 2020.
Kini, tragedi berdarah yang menewaskan tiga orang di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, masih menyisakan pilu, rumah korban masih dibatasi garis polisi, sisa penyerangan juga masih tampak jelas.</description><content:encoded>


MAKASSAR &amp;ndash; Tragedi berdarah buntut kasus poliandri yang menelan 3 korban jiwa di Dusun Panujuang, Desa Kalamandalle, Kecamatan Bajeng, Gowa, Sulawesi Selatan, pekan lalu, masih menyisakan pilu bagi keluarga. Bahkan ayah korban, Ramli Daeng Taba, mengaku juga sempat menjadi sasaran para pelaku hingga terluka. Namun, ia berhasil menyelamatkan diri.
Ramli mengaku, nyaris tewas bersama anaknya, Faisal. Namun, dia melakukan perlawanan agar anak sulungnya berhasil melarikan diri.
Saat melihat kesempatan, Ramli juga menyelamatkan diri dan bersembunyi di tengah sawah.
Namun nahas, anak keduanya Faisal terjebak di kamar bersama istrinya, ND (53). Faisal lalu menjadi korban keganasan dari para pelaku yang mengatasnamakan siri' atau harga diri.
Sementara itu, tetangga Faisal bernama Syamsiah yang melihat penyerangan itu menuturkan, para pelaku terlebih dulu mengepung rumah Faisal. Namun, mereka memilih menyerang rumah yang berisi kerabat dan paman Faisal.
Rumah itu dengan mudah diterobos para pelaku karena terbuat dari seng dan balok.
&amp;ldquo;Ketika pintu rumah sudah rusak, mereka langsung masuk ke dalam rumah. Ketika sudah di dalam, siapa yang lebih dulu didapat para pelaku,&amp;rdquo; kata Ramli, Minggu (8/10/2023).

BACA JUGA:
Poliandri Berujung Maut, Terungkap Peran Para Pelaku Bunuh Satu Keluarga di Gowa

&amp;ldquo;Saya dulu dikejar. Tapi saya berlari hingga ke belakang karena pelaku terus mengayunkan senjata tajam (parang). Saya terus menangkis parang yang diarahkan ke arahku hingga tanganku terluka,&amp;rdquo; ujarnya.
Para pelaku lalu keluar rumah. Saat itu Ramli bersama istri Faisal berusaha menutup pintu rumah, hingga terjadi saling dorong. Pelaku lalu menusuk pintu seng itu dengan parang berulang kali.

BACA JUGA:
Kronologi Poliandri Maut, Dendam Suami Pertama terhadap Suami Kedua yang Menikahi Istrinya Secara Siri

&amp;ldquo;Setelah itu para pelaku lalu menendang pintu hingga akhirnya terbuka lebar. Lalu para pelaku masuk kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; ucapnya.Diketahui kedua korban Abbas dan Suaib sempat dirawat di RSUD Syekh Yusuf Gowa selama dua hari, sebelumnya mengembuskan napas terakhirnya. Sementara Faisal tewas di lokasi kejadian.
Kini 6 pelaku telah ditangkap. Mereka adalah HL (60), MH (23), HM (28), IR (18), SU (19), dan MT (54).

BACA JUGA:
5 Fakta Poliandri Berujung Pembunuhan Brutal Satu Keluarga di Gowa, Kronologinya Terungkap

Sementara istri Faisal berinisial, ND masih diperiksa intensif di Polres Gowa. Pembunuhan itu dilatarbelakangi kasus poliandri.
Pelaku HL dendam karena Faisal menikah siri dengan istrinya ND pada Juni 2020.
Kini, tragedi berdarah yang menewaskan tiga orang di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, masih menyisakan pilu, rumah korban masih dibatasi garis polisi, sisa penyerangan juga masih tampak jelas.</content:encoded></item></channel></rss>
