<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengapa Israel Bisa Kecolongan Dibombardir dengan Mudah Pasukan Hamas?</title><description>Ternyata adaMengapa Israel Bisa Kecolongan Dibombardir dengan Mudah Pasukan Hamas?</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/10/18/2898525/mengapa-israel-bisa-kecolongan-dibombardir-dengan-mudah-pasukan-hamas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/10/18/2898525/mengapa-israel-bisa-kecolongan-dibombardir-dengan-mudah-pasukan-hamas"/><item><title>Mengapa Israel Bisa Kecolongan Dibombardir dengan Mudah Pasukan Hamas?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/10/18/2898525/mengapa-israel-bisa-kecolongan-dibombardir-dengan-mudah-pasukan-hamas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/10/18/2898525/mengapa-israel-bisa-kecolongan-dibombardir-dengan-mudah-pasukan-hamas</guid><pubDate>Selasa 10 Oktober 2023 15:59 WIB</pubDate><dc:creator>Hafid Fuad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/10/18/2898525/mengapa-israel-bisa-kecolongan-dibombardir-dengan-mudah-pasukan-hamas-qprTxCbno7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kecolongan Israel diserang Hamas (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/10/18/2898525/mengapa-israel-bisa-kecolongan-dibombardir-dengan-mudah-pasukan-hamas-qprTxCbno7.jpg</image><title>Ilustrasi kecolongan Israel diserang Hamas (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA- Usai kesuksesan serangan Hamas ke Israel muncul pertanyaan besar mengapa Israel bisa kecolongan dibombardir dengan mudah pasukan Hamas? Karena publik dunia sudah mengenal kecanggihan sistem intelijen dan militer dari Israel.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Negaranya Dibombardir Israel, Dubes Palestina: Mereka Tak Patuh Aturan Internasional!

Dilansir dari berbagai sumber, Selasa (10/10/2023), diketahui terdapat berbagai faktor yang membuat Israel bisa kecolongan dan dihantam sangat telak di areanya sendiri.
Salah satu penyebab kecolongan tersebut adalah perhatian Israel yang sedang fokus pada peningkatan kekerasan antara Israel dan militan Palestina di Tepi Barat. Sehingga wilayah Jalur Gaza menjadi minim pengawasan.
Kemudian pada hari Sabtu (07/10) lalu merupakan hari raya Sabat Yahudi. Sehingga banyak keluarga di Israel akan menghabiskan waktu bersama keluarga dan sahabat di rumah ataupun di sinagog.
Lalu ketika fajar tiba, Hamas meluncurkan roket dalam jumlah masif yang menghujani wilayah Israel. Serangan seperti ini memiliki skala dan koordinasi sangat canggih yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Selama bertahun-tahun, Israel telah membangun penghalang yang begitu ketat di perbatasan Palestina di Jalur Gaza. Namun hanya dalam beberapa jam, terungkap bahwa penghalang itu mudah ditembus.
Hal ini juga ditambah situasi pergolakan politik di Israel belakangan ini yang telah dilanda perpecahan yang mendalam. Perpecahan itu terkait upaya untuk merombak peradilan dalam beberapa bulan terakhir.

Mantan kepala Badan Intelijen, Mossad, Efrain Halevy, mengatakan pihak Israel kecolongan dengan serangan yang dilakukan Hamas.
&quot;Kami tak mendapat peringatan apa pun, dan sungguh mengejutkan bahwa perang pecah hari ini,&quot; kata Halevy.
Dirinya mengakui bahwa jumlah roket yang ditembakkan milisi Palestina berada di skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia juga menyebut ini pertama kalinya serangan Hamas masuk jauh ke wilayah Israel. Karena selama ini wilayah perbatasan ditutup dan diawasi secara ketat oleh pasukan Israel.
Sementara itu Wakil pejabat Intelijen nasional Amerika Serikat untuk Timur Tengah, Jonathan Panikoff, menyebut serangan ini sebagai bentuk dari kegagalan pihak intelijen.
&quot;Ini adalah kegagalan keamanan, merusak hal yang selama ini dianggap sebagai pendekatan berlapis yang agresif,&quot; kata Panikoff.
Roket-roket yang ditembakkan itu selama ini kesulitan menembus sistem pertahanan Kubah Besi yang canggih milik Israel. Namun dengan ribuan roket yang ditembakkan dalam waktu singkat terbukti dapat melumpuhkan sistem pertahanan tersebut.
Dengan skala serangan seperti ini menunjukkan terdapat perencanaan yang sangat matang oleh pihak Hamas selama jangka waktu berbulan-bulan. Hamas mengatakan pihaknya menembakkan 5.000 peluru pada gelombang pertama.
Bersamaan dengan roket terus menerus diluncurkan, pasukan Hamas bersiap-siap di tempat yang sudah direncanakan untuk menembus perbatasan Gaza yang dijaga ketat. Disebutkan pasukan Hamas sukses menembus Israel dari jalur darat, udara, dan laut.</description><content:encoded>JAKARTA- Usai kesuksesan serangan Hamas ke Israel muncul pertanyaan besar mengapa Israel bisa kecolongan dibombardir dengan mudah pasukan Hamas? Karena publik dunia sudah mengenal kecanggihan sistem intelijen dan militer dari Israel.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Negaranya Dibombardir Israel, Dubes Palestina: Mereka Tak Patuh Aturan Internasional!

Dilansir dari berbagai sumber, Selasa (10/10/2023), diketahui terdapat berbagai faktor yang membuat Israel bisa kecolongan dan dihantam sangat telak di areanya sendiri.
Salah satu penyebab kecolongan tersebut adalah perhatian Israel yang sedang fokus pada peningkatan kekerasan antara Israel dan militan Palestina di Tepi Barat. Sehingga wilayah Jalur Gaza menjadi minim pengawasan.
Kemudian pada hari Sabtu (07/10) lalu merupakan hari raya Sabat Yahudi. Sehingga banyak keluarga di Israel akan menghabiskan waktu bersama keluarga dan sahabat di rumah ataupun di sinagog.
Lalu ketika fajar tiba, Hamas meluncurkan roket dalam jumlah masif yang menghujani wilayah Israel. Serangan seperti ini memiliki skala dan koordinasi sangat canggih yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Selama bertahun-tahun, Israel telah membangun penghalang yang begitu ketat di perbatasan Palestina di Jalur Gaza. Namun hanya dalam beberapa jam, terungkap bahwa penghalang itu mudah ditembus.
Hal ini juga ditambah situasi pergolakan politik di Israel belakangan ini yang telah dilanda perpecahan yang mendalam. Perpecahan itu terkait upaya untuk merombak peradilan dalam beberapa bulan terakhir.

Mantan kepala Badan Intelijen, Mossad, Efrain Halevy, mengatakan pihak Israel kecolongan dengan serangan yang dilakukan Hamas.
&quot;Kami tak mendapat peringatan apa pun, dan sungguh mengejutkan bahwa perang pecah hari ini,&quot; kata Halevy.
Dirinya mengakui bahwa jumlah roket yang ditembakkan milisi Palestina berada di skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia juga menyebut ini pertama kalinya serangan Hamas masuk jauh ke wilayah Israel. Karena selama ini wilayah perbatasan ditutup dan diawasi secara ketat oleh pasukan Israel.
Sementara itu Wakil pejabat Intelijen nasional Amerika Serikat untuk Timur Tengah, Jonathan Panikoff, menyebut serangan ini sebagai bentuk dari kegagalan pihak intelijen.
&quot;Ini adalah kegagalan keamanan, merusak hal yang selama ini dianggap sebagai pendekatan berlapis yang agresif,&quot; kata Panikoff.
Roket-roket yang ditembakkan itu selama ini kesulitan menembus sistem pertahanan Kubah Besi yang canggih milik Israel. Namun dengan ribuan roket yang ditembakkan dalam waktu singkat terbukti dapat melumpuhkan sistem pertahanan tersebut.
Dengan skala serangan seperti ini menunjukkan terdapat perencanaan yang sangat matang oleh pihak Hamas selama jangka waktu berbulan-bulan. Hamas mengatakan pihaknya menembakkan 5.000 peluru pada gelombang pertama.
Bersamaan dengan roket terus menerus diluncurkan, pasukan Hamas bersiap-siap di tempat yang sudah direncanakan untuk menembus perbatasan Gaza yang dijaga ketat. Disebutkan pasukan Hamas sukses menembus Israel dari jalur darat, udara, dan laut.</content:encoded></item></channel></rss>
