<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konflik Israel-Palestina, MPR Dorong Pemerintah Inisiasi Perdamaian dan Perlindungan WNI</title><description>Ia juga meminta pemerintah untuk serukan pembatalan perjalanan bagi WNI yang memiliki rencana kunjungan ke wilayah konflik tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/10/337/2898473/konflik-israel-palestina-mpr-dorong-pemerintah-inisiasi-perdamaian-dan-perlindungan-wni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/10/337/2898473/konflik-israel-palestina-mpr-dorong-pemerintah-inisiasi-perdamaian-dan-perlindungan-wni"/><item><title>Konflik Israel-Palestina, MPR Dorong Pemerintah Inisiasi Perdamaian dan Perlindungan WNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/10/337/2898473/konflik-israel-palestina-mpr-dorong-pemerintah-inisiasi-perdamaian-dan-perlindungan-wni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/10/337/2898473/konflik-israel-palestina-mpr-dorong-pemerintah-inisiasi-perdamaian-dan-perlindungan-wni</guid><pubDate>Selasa 10 Oktober 2023 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/10/337/2898473/konflik-israel-palestina-mpr-dorong-pemerintah-inisiasi-perdamaian-dan-perlindungan-wni-Lb4PPdh9KQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: MENA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/10/337/2898473/konflik-israel-palestina-mpr-dorong-pemerintah-inisiasi-perdamaian-dan-perlindungan-wni-Lb4PPdh9KQ.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: MENA)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMC8xLzE3MTk0NS81L3g4b3Brcms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Bambang Soesatyo (Bamsoet), meminta pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk melindungi dan memastikan kondisi WNI di Palestina imbas konflik dengan Israel. Salah satu caranya, dengan berkoordinasi dengan tiga KBRI di sekitar Palestina.
Permintaan itu didasari jumlah WNI terbikang banyak. Berdasarkan data terakhir, jumlah WNI yang ada di Palestina sebanyak 45 orang, dengan sebarannya 10 orang berada di Gaza dan 35 lainnya di Tepi Barat.

BACA JUGA:
Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Minggu Ini: Ada Timnas Indonesia vs Brunei hingga Singapura vs Guam

&quot;Meminta Kementerian Luar Negeri RI untuk terus berkoordinasi dengan tiga KBRI di dekat Palestina guna memastikan kondisi dan juga mengupayakan perlindungan serta menyiapkan rencana evakusi bagi WNI yang tinggal di Palestina,&quot; kata Bamsoet dalam keterangannya, Selasa (10/10/2023).
Ia pun meminta Kemenlu RI aktif mengimbau para WNI di Palestina dan Israel untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjalin komunikasi dengan perwakilan setempat.
Ia juga meminta pemerintah untuk serukan pembatalan perjalanan bagi WNI yang memiliki rencana kunjungan ke wilayah konflik tersebut.

BACA JUGA:
Gelar Selawatan di Pemalang, Gus Ali Gondrong Doakan Ganjar Pranowo Jadi Presiden
Di sisi lain, Bamsoet juga mendorong pemerintah untuk proaktif menggaungkan perdamaian di Palestina. Ia meminta, pemerintah dapat mengelusrkan desakan ke PBB agar secara aktif bekerja sama dengan pemangku kepentingan internasional untuk segera menyelesaikan akar konflik eskalasi tersebut sesuai dengan konvensi PBB yang sudah disepakati.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lihat Kekompakan Kader Perindo, Angel Lelga Optimis Menuju Senayan

&quot;Meminta pemerintah RI sebagai anggota OKI untuk mengimbau negara-negara Islam untuk berupaya menyerukan penghentian konflik tersebut ke PBB sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagaimana diakui oleh legitimasi internasional dalam memastikan perlindungan bagi rakyat Palestina,&quot; terang Bamsoet.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bacaleg Perindo Angel Lelga Roadshow Konsolidasi ke Tiap DPD di Provinsi Jambi

&quot;Mengingat Perang telah berdampak buruk tidak hanya bagi masyarakat sipil dari dua pihak yang berkonflik namun juga berdampak pada masyarakat dunia pada umumnya, karena perang telah memunculkan multikrisis, mulai dari kemanusiaan hingga finansial,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMC8xLzE3MTk0NS81L3g4b3Brcms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Bambang Soesatyo (Bamsoet), meminta pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk melindungi dan memastikan kondisi WNI di Palestina imbas konflik dengan Israel. Salah satu caranya, dengan berkoordinasi dengan tiga KBRI di sekitar Palestina.
Permintaan itu didasari jumlah WNI terbikang banyak. Berdasarkan data terakhir, jumlah WNI yang ada di Palestina sebanyak 45 orang, dengan sebarannya 10 orang berada di Gaza dan 35 lainnya di Tepi Barat.

BACA JUGA:
Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Minggu Ini: Ada Timnas Indonesia vs Brunei hingga Singapura vs Guam

&quot;Meminta Kementerian Luar Negeri RI untuk terus berkoordinasi dengan tiga KBRI di dekat Palestina guna memastikan kondisi dan juga mengupayakan perlindungan serta menyiapkan rencana evakusi bagi WNI yang tinggal di Palestina,&quot; kata Bamsoet dalam keterangannya, Selasa (10/10/2023).
Ia pun meminta Kemenlu RI aktif mengimbau para WNI di Palestina dan Israel untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjalin komunikasi dengan perwakilan setempat.
Ia juga meminta pemerintah untuk serukan pembatalan perjalanan bagi WNI yang memiliki rencana kunjungan ke wilayah konflik tersebut.

BACA JUGA:
Gelar Selawatan di Pemalang, Gus Ali Gondrong Doakan Ganjar Pranowo Jadi Presiden
Di sisi lain, Bamsoet juga mendorong pemerintah untuk proaktif menggaungkan perdamaian di Palestina. Ia meminta, pemerintah dapat mengelusrkan desakan ke PBB agar secara aktif bekerja sama dengan pemangku kepentingan internasional untuk segera menyelesaikan akar konflik eskalasi tersebut sesuai dengan konvensi PBB yang sudah disepakati.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lihat Kekompakan Kader Perindo, Angel Lelga Optimis Menuju Senayan

&quot;Meminta pemerintah RI sebagai anggota OKI untuk mengimbau negara-negara Islam untuk berupaya menyerukan penghentian konflik tersebut ke PBB sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagaimana diakui oleh legitimasi internasional dalam memastikan perlindungan bagi rakyat Palestina,&quot; terang Bamsoet.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bacaleg Perindo Angel Lelga Roadshow Konsolidasi ke Tiap DPD di Provinsi Jambi

&quot;Mengingat Perang telah berdampak buruk tidak hanya bagi masyarakat sipil dari dua pihak yang berkonflik namun juga berdampak pada masyarakat dunia pada umumnya, karena perang telah memunculkan multikrisis, mulai dari kemanusiaan hingga finansial,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
