<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mabes TNI Jelaskan Kronologi Serma SP Dikeroyok 8 Orang, Berawal dari Rem Mendadak</title><description>Peristiwa itu terjadi di tanjakan Pesantren Alharomain Ganceng, Jakarta Timur, pada Senin 9 Oktober 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/10/337/2898790/mabes-tni-jelaskan-kronologi-serma-sp-dikeroyok-8-orang-berawal-dari-rem-mendadak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/10/337/2898790/mabes-tni-jelaskan-kronologi-serma-sp-dikeroyok-8-orang-berawal-dari-rem-mendadak"/><item><title>Mabes TNI Jelaskan Kronologi Serma SP Dikeroyok 8 Orang, Berawal dari Rem Mendadak</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/10/337/2898790/mabes-tni-jelaskan-kronologi-serma-sp-dikeroyok-8-orang-berawal-dari-rem-mendadak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/10/337/2898790/mabes-tni-jelaskan-kronologi-serma-sp-dikeroyok-8-orang-berawal-dari-rem-mendadak</guid><pubDate>Selasa 10 Oktober 2023 22:33 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/10/337/2898790/mabes-tni-jelaskan-kronologi-serma-sp-dikeroyok-8-orang-berawal-dari-rem-mendadak-PuW7HTcgPV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Serma SP (Foto: Dok TNI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/10/337/2898790/mabes-tni-jelaskan-kronologi-serma-sp-dikeroyok-8-orang-berawal-dari-rem-mendadak-PuW7HTcgPV.jpg</image><title>Serma SP (Foto: Dok TNI)</title></images><description>JAKARTA - Seorang anggota TNI bernama Sersan Mayor (Serma) SP, yang sehari-hari berdinas sebagai Dantim Provos Satpamwal Denma Mabes TNI menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh delapan pelaku. Peristiwa itu terjadi di tanjakan Pesantren Alharomain Ganceng, Jakarta Timur, pada Senin 9 Oktober 2023.

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi menjelaskan kronologi peristiwa pengeroyokan tersebut, yakni bermula saat Serma SP melintas di tanjakan depan Pesantren Alharomain Ganceng dengan menggunakan mobil pickup.

BACA JUGA:
Dantim Provos Mabes TNI Dikeroyok 8 Pria, Begini Kronologi Lengkapnya


Pada waktu berada di tanjakan ada satu unit sepeda motor mogok yang mengakibatkan mobil pickup Carry yang berada di depan kendaraan Serma SP berhenti mendadak. Kemudian, Serma SP yang berada di belakang pickup carry juga berhenti mendadak.

&quot;Akibat berhenti mendadak, kejadian ini mengakibatkan satu unit sepeda motor Beat di belakang mobil Serma SP menabrak bagian belakang pickup. Kemudian, pengemudi sepeda motor Beat menuntut ganti rugi kepada Serma SP,&quot; ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (10/10/2023).

BACA JUGA:
Anggota Pasukan Elite TNI Dikeroyok 8 Orang di Pondok Ranggon, 4 Pelaku Ditangkap!&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Agung menambahkan, kejadian tersebut menimbulkan perdebatan, pengendara sepeda motor Beat menelepon rekan-rekannya. Beberapa menit kemudian, datanglah lebih kurang 8 orang, dan ikut cekcok yang disertai pengambilan kunci mobil Serma SP secara paksa yang dilanjutkan dengan pemukulan terhadap Serma SP.

Lantaran kalah jumlah dan membahayakan keselamatan, Serma SP menghubungi Komandan Kompi C. Kemudian, Komandan Kompi C bersama 10 anggota mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan korban Serma SP beserta pelaku pengeroyokan sebanyak empat orang dan sisanya melarikan diri.

BACA JUGA:
Pengamanan KTT AIS Forum 2023, Panglima TNI: Tak Ada Pembatasan Aktivitas Wisatawan di Bali


&quot;Pelaku yang telah diamankan yaitu HL, SK, KK dan JKM, yang selanjutnya pelaku dibawa oleh Pakorkam Mabes TNI ke Polsek Cipayung, dan diarahkan untuk diproses di Polres Jakarta Timur,&quot; tuturnya.

Sementara itu barang bukti yang digunakan yaitu 2 buah HP Oppo, 2 buah Samsung dan satu unit sepeda motor Beat nopol B 5004 TLR juga turut diamankan.
</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang anggota TNI bernama Sersan Mayor (Serma) SP, yang sehari-hari berdinas sebagai Dantim Provos Satpamwal Denma Mabes TNI menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh delapan pelaku. Peristiwa itu terjadi di tanjakan Pesantren Alharomain Ganceng, Jakarta Timur, pada Senin 9 Oktober 2023.

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi menjelaskan kronologi peristiwa pengeroyokan tersebut, yakni bermula saat Serma SP melintas di tanjakan depan Pesantren Alharomain Ganceng dengan menggunakan mobil pickup.

BACA JUGA:
Dantim Provos Mabes TNI Dikeroyok 8 Pria, Begini Kronologi Lengkapnya


Pada waktu berada di tanjakan ada satu unit sepeda motor mogok yang mengakibatkan mobil pickup Carry yang berada di depan kendaraan Serma SP berhenti mendadak. Kemudian, Serma SP yang berada di belakang pickup carry juga berhenti mendadak.

&quot;Akibat berhenti mendadak, kejadian ini mengakibatkan satu unit sepeda motor Beat di belakang mobil Serma SP menabrak bagian belakang pickup. Kemudian, pengemudi sepeda motor Beat menuntut ganti rugi kepada Serma SP,&quot; ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (10/10/2023).

BACA JUGA:
Anggota Pasukan Elite TNI Dikeroyok 8 Orang di Pondok Ranggon, 4 Pelaku Ditangkap!&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Agung menambahkan, kejadian tersebut menimbulkan perdebatan, pengendara sepeda motor Beat menelepon rekan-rekannya. Beberapa menit kemudian, datanglah lebih kurang 8 orang, dan ikut cekcok yang disertai pengambilan kunci mobil Serma SP secara paksa yang dilanjutkan dengan pemukulan terhadap Serma SP.

Lantaran kalah jumlah dan membahayakan keselamatan, Serma SP menghubungi Komandan Kompi C. Kemudian, Komandan Kompi C bersama 10 anggota mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan korban Serma SP beserta pelaku pengeroyokan sebanyak empat orang dan sisanya melarikan diri.

BACA JUGA:
Pengamanan KTT AIS Forum 2023, Panglima TNI: Tak Ada Pembatasan Aktivitas Wisatawan di Bali


&quot;Pelaku yang telah diamankan yaitu HL, SK, KK dan JKM, yang selanjutnya pelaku dibawa oleh Pakorkam Mabes TNI ke Polsek Cipayung, dan diarahkan untuk diproses di Polres Jakarta Timur,&quot; tuturnya.

Sementara itu barang bukti yang digunakan yaitu 2 buah HP Oppo, 2 buah Samsung dan satu unit sepeda motor Beat nopol B 5004 TLR juga turut diamankan.
</content:encoded></item></channel></rss>
