<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disdik DKI Bakal Evaluasi Bangunan Sekolah Usai Tewasnya Pelajar SMP 132 di Cengkareng</title><description>Korban disebut melewati jendela tanpa terali dan kaca, kemudian terpeleset ketika berdiri di pijakan di balik tembok sekolah
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/10/338/2898283/disdik-dki-bakal-evaluasi-bangunan-sekolah-usai-tewasnya-pelajar-smp-132-di-cengkareng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/10/338/2898283/disdik-dki-bakal-evaluasi-bangunan-sekolah-usai-tewasnya-pelajar-smp-132-di-cengkareng"/><item><title>Disdik DKI Bakal Evaluasi Bangunan Sekolah Usai Tewasnya Pelajar SMP 132 di Cengkareng</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/10/338/2898283/disdik-dki-bakal-evaluasi-bangunan-sekolah-usai-tewasnya-pelajar-smp-132-di-cengkareng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/10/338/2898283/disdik-dki-bakal-evaluasi-bangunan-sekolah-usai-tewasnya-pelajar-smp-132-di-cengkareng</guid><pubDate>Selasa 10 Oktober 2023 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/10/338/2898283/disdik-dki-bakal-evaluasi-bangunan-sekolah-usai-tewasnya-pelajar-smp-132-di-cengkareng-qjlYuRowZc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/10/338/2898283/disdik-dki-bakal-evaluasi-bangunan-sekolah-usai-tewasnya-pelajar-smp-132-di-cengkareng-qjlYuRowZc.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Okezone</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS8xLzE3MTkwOS81L3g4b290aHI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo menyebutkan bakal melakukan evaluasi terhadap bangunan sekolah di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.



Diketahui, siswa berinisal DR (16) diduga terjatuh dari lantai 4, lalu tewas pada Senin (9/10/2023). Korban disebut melewati jendela tanpa terali dan kaca, kemudian terpeleset ketika berdiri di pijakan di balik tembok sekolah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Usut Penyebab Tewasnya Pelajar SMP 132 Cengkareng, Polisi Periksa CCTV&amp;nbsp; &amp;nbsp;



&quot;Kejadian apa pun tentu bagian dari evaluasi. Apakah Dinas Pendidikan akan berbuat begini, begini (mengambil tindakan),&quot; kata Purwosusilo saat dihubungi Selasa (10/10/2023).



&quot;Kami sudah perintahkan kepada semua Sudin, Bidang Persekolahan, Satuan Pendidikan untuk mengecek kembali terkait dengan sarana prasarana yang ada di sekolah,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 6 Fakta Pelajar SMP 132 Cengkareng Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Sekolah&amp;nbsp; &amp;nbsp;



Purwosusilo menuturkan, Dinas Pendidikan DKI telah mengeluarkan surat edaran serta mengimbau sekolah untuk memenuhi standar prasarana dan sarana sekolah berdasarkan regulasi.



Sementara itu, menanggapi jendela yang bolong Purwosisilo mengaku masih menunggu hasil penyelidikan polisi.



&quot;Saya menghormati prosesnya, menghormati prosedurnya. Sudah ada yang punya kewenangan dan kompeten di bidangnya yaitu pihak kepolisian,&quot; ungkap Purwosusilo.



Hasil penyelidikan itu, kata dia, bakal dijadikan bahan evaluasi bagi layanan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.




&quot;Bicara sanksi nanti, apakah ada pihak sekolah yang seperti ini dan itu (kelalaian) kan nanti hasilnya,&quot; jelas dia.







Sebelumnya, korban DR (16) ditemukan di belakang gedung sekolahnya tepatnya di sebuah gang pemukiman warga. Korban ditemukan sekitar pukul 09.30-09.45 WIB.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tekan Polusi Udara, 28 Gedung di Jakpus Serentak Semprotkan Eco Enzyme dari Ketinggian




Sementara itu, Kapolsek Cengkareng Kompol Hasoloan berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh, korban mulanya hendak merokok melalui jendela bolong di dalam kelas.







&amp;ldquo;Jendelanya itu engga ada teralinya, kami sudah cek TKP. Kaca biasanya jendela sekolah itu kan ada kaca terus ada besinya, tetapi itu engga ada,&amp;rdquo; ujarnya Senin (9/10/2023).





</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS8xLzE3MTkwOS81L3g4b290aHI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo menyebutkan bakal melakukan evaluasi terhadap bangunan sekolah di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.



Diketahui, siswa berinisal DR (16) diduga terjatuh dari lantai 4, lalu tewas pada Senin (9/10/2023). Korban disebut melewati jendela tanpa terali dan kaca, kemudian terpeleset ketika berdiri di pijakan di balik tembok sekolah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Usut Penyebab Tewasnya Pelajar SMP 132 Cengkareng, Polisi Periksa CCTV&amp;nbsp; &amp;nbsp;



&quot;Kejadian apa pun tentu bagian dari evaluasi. Apakah Dinas Pendidikan akan berbuat begini, begini (mengambil tindakan),&quot; kata Purwosusilo saat dihubungi Selasa (10/10/2023).



&quot;Kami sudah perintahkan kepada semua Sudin, Bidang Persekolahan, Satuan Pendidikan untuk mengecek kembali terkait dengan sarana prasarana yang ada di sekolah,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 6 Fakta Pelajar SMP 132 Cengkareng Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Sekolah&amp;nbsp; &amp;nbsp;



Purwosusilo menuturkan, Dinas Pendidikan DKI telah mengeluarkan surat edaran serta mengimbau sekolah untuk memenuhi standar prasarana dan sarana sekolah berdasarkan regulasi.



Sementara itu, menanggapi jendela yang bolong Purwosisilo mengaku masih menunggu hasil penyelidikan polisi.



&quot;Saya menghormati prosesnya, menghormati prosedurnya. Sudah ada yang punya kewenangan dan kompeten di bidangnya yaitu pihak kepolisian,&quot; ungkap Purwosusilo.



Hasil penyelidikan itu, kata dia, bakal dijadikan bahan evaluasi bagi layanan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.




&quot;Bicara sanksi nanti, apakah ada pihak sekolah yang seperti ini dan itu (kelalaian) kan nanti hasilnya,&quot; jelas dia.







Sebelumnya, korban DR (16) ditemukan di belakang gedung sekolahnya tepatnya di sebuah gang pemukiman warga. Korban ditemukan sekitar pukul 09.30-09.45 WIB.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tekan Polusi Udara, 28 Gedung di Jakpus Serentak Semprotkan Eco Enzyme dari Ketinggian




Sementara itu, Kapolsek Cengkareng Kompol Hasoloan berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh, korban mulanya hendak merokok melalui jendela bolong di dalam kelas.







&amp;ldquo;Jendelanya itu engga ada teralinya, kami sudah cek TKP. Kaca biasanya jendela sekolah itu kan ada kaca terus ada besinya, tetapi itu engga ada,&amp;rdquo; ujarnya Senin (9/10/2023).





</content:encoded></item></channel></rss>
