<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dantim Provos Mabes TNI Dikeroyok 8 Pria, Begini Kronologi Lengkapnya</title><description>Mereka diperiksa sebagai saksi dalam kasus pengeroyokan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/10/338/2898666/dantim-provos-mabes-tni-dikeroyok-8-pria-begini-kronologi-lengkapnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/10/338/2898666/dantim-provos-mabes-tni-dikeroyok-8-pria-begini-kronologi-lengkapnya"/><item><title>Dantim Provos Mabes TNI Dikeroyok 8 Pria, Begini Kronologi Lengkapnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/10/338/2898666/dantim-provos-mabes-tni-dikeroyok-8-pria-begini-kronologi-lengkapnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/10/338/2898666/dantim-provos-mabes-tni-dikeroyok-8-pria-begini-kronologi-lengkapnya</guid><pubDate>Selasa 10 Oktober 2023 18:24 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/10/338/2898666/dantim-provos-mabes-tni-dikeroyok-8-pria-begini-kronologi-lengkapnya-2a3f22dQbD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota TNI Dikeroyok/Puspen TNI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/10/338/2898666/dantim-provos-mabes-tni-dikeroyok-8-pria-begini-kronologi-lengkapnya-2a3f22dQbD.jpg</image><title>Anggota TNI Dikeroyok/Puspen TNI</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMy8xLzE3MTA2Mi81L3g4bzllODM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -Polres Metro Jakarta Timur menyampaikan kondisi Dantim Provos Satpamwal Denma Mabes TNI, Sersan Mayor SP, yang mengalami pengeroyokan oleh delapan pemuda.&amp;nbsp;
Akibat pengeroyokan itu, Serma SP mengalami luka-luka berupa Mata kanan dan kiri memar, ada memar di kepala yang terasa pusing dan bengkak di bagian betis kaki kiri.

BACA JUGA:
Anggota Pasukan Elite TNI Dikeroyok 8 Orang di Pondok Ranggon, 4 Pelaku Ditangkap!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Gunarto mengatakan dirinya beserta jajaran telah menjenguk Serma SP yang hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Ridwan Meuraksa, Jakarta Timur.
&quot;Kami tadi pagi juga sudah menjenguk korban di Rumah Sakit. Yang jelas kelihatan lebam di muka dan badan,&quot; ungkap Gunarto saat dihubungi, Selasa (10/10/2023).
Gunarto mengatakan, Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur tengah menunggu hasil visum Serma SP guna melengkapi data-data penyelidikan kasus pengeroyokan tersebut.  &quot;Kami masih menunggu visum dokter,&quot; ungkap Gunarto.
Dia juga mengungkapkan kronologi dan motif pengeroyokan tersebut. Dia menjelaskan, saat itu Serma SP diketahui tengah mengendarai mobil Grand Max hitam namun bersenggolan dengan sepeda motor jenis Honda Beat, milik salah satu pemuda yang mengeroyoknya.
&quot;Motifnya karena permasalahan di jalan, pada saat mengendarai kendaraan di jalan, kendaraan pelaku menyenggol kendaraan korban,&quot; tutur Gunarto.
Gunarto melanjutkan, SP selaku korban tengah mengendarai mobilnya di tanjakan yang berposisi tikungan tajam. Namun tiba-tiba, mobil yang berada di depan kendaraan SP, berhenti mendadak sehingga mengakibatkan laju kendaraannya juga berhenti dadakan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar 8 Anak Ahmad Yani, Jenderal TNI Korban Kebiadaban G30S PKI

&quot;Posisi jalan agak tanjakan dan tikungan tajam, dan pada saat yang bersamaan ada kendaraan lain di depan mobil korban yang berhenti, sehingga korban otomatis juga berhenti,&quot; jelas Gunarto.

Di saat mengerem mendadak itulah, lanjut Gunarto, sepeda motor salah satu pemuda itu menabrak mobil SP. Lantaran tidak terima, keduanya mengalami percekcokan sehingga rekan dari pemuda tersebut ikut datang, dengan total delapan orang mengeroyok Serma SP.

&quot;Namun kendaraan pelaku melaju dan menabrak mobil korban. Cek cok pun terjadi dan pelaku menghubungi teman-temannya sehingga terjadi pengeroyokan,&quot; jelas Gunarto.
Gunarto mengatakan, aksi pengeroyokan itu sempat dihentikan warga sekitar. Tak lama berselang, unit Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur datang ke lokasi guna mengamankan situasi agar menjadi kondusif.



&quot;Dari delapan orang, pelaku sudah kami amankan empat orang. Kami sudah koordinasi dengan Dandenpom Jaya 2 dan Pom AU ihwal aksi pengeroyokan tersebut. Lantaran kelompok pemuda sebagai pelaku itu warga sipil, kami segera menindaknya,&quot; katanya.



Meski baru empat orang diamankan, Gunarto mengatakan jajarannya saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap sisa empat orang lainnya. Mereka diperiksa sebagai saksi dalam kasus pengeroyokan tersebut.



&quot;Kita masih pemeriksaan saksi-saksi, Sudah kami amankan semua tadi subuh. Sekarang masih pemeriksaan di Polres,&quot;pungkasnya.





Sekadar informasi, pelaku yang telah diamankan yaitu HL, SK, KK dan JKM, yang selanjutnya dibawa oleh Pakorkam Mabes TNI ke Polsek Cipayung, dan diarahkan untuk diproses di Polres Jakarta Timur.
Sementara itu barang bukti yang diamankan yakni 2 buah telepon genggam merek Oppo, 2 buah gawai Samsung dan satu unit sepeda motor beat Nopol B 5004 TLR.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMy8xLzE3MTA2Mi81L3g4bzllODM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -Polres Metro Jakarta Timur menyampaikan kondisi Dantim Provos Satpamwal Denma Mabes TNI, Sersan Mayor SP, yang mengalami pengeroyokan oleh delapan pemuda.&amp;nbsp;
Akibat pengeroyokan itu, Serma SP mengalami luka-luka berupa Mata kanan dan kiri memar, ada memar di kepala yang terasa pusing dan bengkak di bagian betis kaki kiri.

BACA JUGA:
Anggota Pasukan Elite TNI Dikeroyok 8 Orang di Pondok Ranggon, 4 Pelaku Ditangkap!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Gunarto mengatakan dirinya beserta jajaran telah menjenguk Serma SP yang hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Ridwan Meuraksa, Jakarta Timur.
&quot;Kami tadi pagi juga sudah menjenguk korban di Rumah Sakit. Yang jelas kelihatan lebam di muka dan badan,&quot; ungkap Gunarto saat dihubungi, Selasa (10/10/2023).
Gunarto mengatakan, Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur tengah menunggu hasil visum Serma SP guna melengkapi data-data penyelidikan kasus pengeroyokan tersebut.  &quot;Kami masih menunggu visum dokter,&quot; ungkap Gunarto.
Dia juga mengungkapkan kronologi dan motif pengeroyokan tersebut. Dia menjelaskan, saat itu Serma SP diketahui tengah mengendarai mobil Grand Max hitam namun bersenggolan dengan sepeda motor jenis Honda Beat, milik salah satu pemuda yang mengeroyoknya.
&quot;Motifnya karena permasalahan di jalan, pada saat mengendarai kendaraan di jalan, kendaraan pelaku menyenggol kendaraan korban,&quot; tutur Gunarto.
Gunarto melanjutkan, SP selaku korban tengah mengendarai mobilnya di tanjakan yang berposisi tikungan tajam. Namun tiba-tiba, mobil yang berada di depan kendaraan SP, berhenti mendadak sehingga mengakibatkan laju kendaraannya juga berhenti dadakan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar 8 Anak Ahmad Yani, Jenderal TNI Korban Kebiadaban G30S PKI

&quot;Posisi jalan agak tanjakan dan tikungan tajam, dan pada saat yang bersamaan ada kendaraan lain di depan mobil korban yang berhenti, sehingga korban otomatis juga berhenti,&quot; jelas Gunarto.

Di saat mengerem mendadak itulah, lanjut Gunarto, sepeda motor salah satu pemuda itu menabrak mobil SP. Lantaran tidak terima, keduanya mengalami percekcokan sehingga rekan dari pemuda tersebut ikut datang, dengan total delapan orang mengeroyok Serma SP.

&quot;Namun kendaraan pelaku melaju dan menabrak mobil korban. Cek cok pun terjadi dan pelaku menghubungi teman-temannya sehingga terjadi pengeroyokan,&quot; jelas Gunarto.
Gunarto mengatakan, aksi pengeroyokan itu sempat dihentikan warga sekitar. Tak lama berselang, unit Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur datang ke lokasi guna mengamankan situasi agar menjadi kondusif.



&quot;Dari delapan orang, pelaku sudah kami amankan empat orang. Kami sudah koordinasi dengan Dandenpom Jaya 2 dan Pom AU ihwal aksi pengeroyokan tersebut. Lantaran kelompok pemuda sebagai pelaku itu warga sipil, kami segera menindaknya,&quot; katanya.



Meski baru empat orang diamankan, Gunarto mengatakan jajarannya saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap sisa empat orang lainnya. Mereka diperiksa sebagai saksi dalam kasus pengeroyokan tersebut.



&quot;Kita masih pemeriksaan saksi-saksi, Sudah kami amankan semua tadi subuh. Sekarang masih pemeriksaan di Polres,&quot;pungkasnya.





Sekadar informasi, pelaku yang telah diamankan yaitu HL, SK, KK dan JKM, yang selanjutnya dibawa oleh Pakorkam Mabes TNI ke Polsek Cipayung, dan diarahkan untuk diproses di Polres Jakarta Timur.
Sementara itu barang bukti yang diamankan yakni 2 buah telepon genggam merek Oppo, 2 buah gawai Samsung dan satu unit sepeda motor beat Nopol B 5004 TLR.

</content:encoded></item></channel></rss>
