<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Hutan Wanagama Terbakar, Hanguskan Peternakan Lebah Madu Milik Warga   </title><description>Kebakaran hebat melanda kawasan hutan Wanagama, hutan yang dikelola oleh Universitas Gajah Mada (UGM) di Kapanewon Playen&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/10/510/2898176/hutan-wanagama-terbakar-hanguskan-peternakan-lebah-madu-milik-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/10/510/2898176/hutan-wanagama-terbakar-hanguskan-peternakan-lebah-madu-milik-warga"/><item><title> Hutan Wanagama Terbakar, Hanguskan Peternakan Lebah Madu Milik Warga   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/10/510/2898176/hutan-wanagama-terbakar-hanguskan-peternakan-lebah-madu-milik-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/10/510/2898176/hutan-wanagama-terbakar-hanguskan-peternakan-lebah-madu-milik-warga</guid><pubDate>Selasa 10 Oktober 2023 07:52 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/10/510/2898176/hutan-wanagama-terbakar-hanguskan-peternakan-lebah-madu-milik-warga-Bi2cfEY4AM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hutan Wanagama saat terbakar (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/10/510/2898176/hutan-wanagama-terbakar-hanguskan-peternakan-lebah-madu-milik-warga-Bi2cfEY4AM.jpg</image><title>Hutan Wanagama saat terbakar (foto: dok ist)</title></images><description>
&amp;nbsp;
GUNUNGKIDUL - Kebakaran hebat melanda kawasan hutan Wanagama, hutan yang dikelola oleh Universitas Gajah Mada (UGM) di Kapanewon Playen Gunungkidul. Selain menghanguskan berbagai tanaman salah satunya tanaman akasia yang ditanam sejak 2019, kebakaran ini juga menghanguskan peternakan lebah madu yang dibudidayakan warga setempat.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Sumadi menuturkan kebakaran tersebut mulai terlihat hari Senin (9/10/2023) sekira pukul 16:15  WIB. Pihaknya kemudian meluncurkan dua armada mobil pemadam kebakaran.

&quot;Api sempat padam pada pukul 18.00 WIB,&quot; ujar dia, Selasa (10/10/2023).

BACA JUGA:
33 Titik Karhutla Terdeteksi di Kaltim, Kabut Asap Meluas Sepekan Terakhir

Namun sekira satu jam kemudian api  terlihat muncul kembali dan dengan cepat merembet di kawasan petak 14 yang berada di  wilayah Kawasan hutan Wanagama Kalurahan Banaran Kapanewon Playen.

Api dengan cepat merembet karena suasana hutan sangat kering. Banyaknya ilalang dan dedaunan kering membuat api cepat membesar dan sulit dikuasai. Meskipun tiupan angin tidak sebesar siang hari, namun api tetap cepat menyebar.

&quot;Api baru bisa dipadamkan kembali sekira pukul 20.30 WIB,&quot; tambahnya.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Termasuk juga berapa luasan wanagama yang terbakar. Karena sampai saat ini pihak pengelola Wanagama belum memberikan data kepada BPBD.

BACA JUGA:
 BNPB Kerahkan 35 Helikopter Atasi Karhutla Dampak Fenomena El Nino&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Suramto, salah seorang petani lebah madu di kawasan Wanagama mengaku mengalami kerugian hingga mencapai Rp 5-6 juta. Pasalnya puluhan kotak lebah madu yang dia budidayakan hangus terbakar.



&quot;Itu tak hanya milik saya. Ada belasan petani yang juga terbakar kotak lebahnya. Saya sendiri rugi ya sekira Rp 5-6 juta,&quot;terang dia.



Dia mengaku mengetahui kebakaran tersebut ketika dihubungi petugas dari Wanagama. Dia dihubungi sekira pukul 19.00 WIB. Namun ketika sampai di lokasi dia sudah tidak bisa menyelamatkan kotak-kotak lebah yang dia tempatkan di hutan Wanagama.



Dia hanya pasrah dan berusaha membantu petugas melokalisir api. Namun upaya menguasai api baru bisa diselesaikan sekira pukul 21.00 WIB. Selain menghanguskan kotak lebah, tanaman akasia yang ia tanam sejak 2019 untuk menunjang pertumbuhan lebah madu juga hangus terbakar



&quot;Itu kalau belasan hektare ada yang terbakar,&quot;ujarnya.



</description><content:encoded>
&amp;nbsp;
GUNUNGKIDUL - Kebakaran hebat melanda kawasan hutan Wanagama, hutan yang dikelola oleh Universitas Gajah Mada (UGM) di Kapanewon Playen Gunungkidul. Selain menghanguskan berbagai tanaman salah satunya tanaman akasia yang ditanam sejak 2019, kebakaran ini juga menghanguskan peternakan lebah madu yang dibudidayakan warga setempat.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Sumadi menuturkan kebakaran tersebut mulai terlihat hari Senin (9/10/2023) sekira pukul 16:15  WIB. Pihaknya kemudian meluncurkan dua armada mobil pemadam kebakaran.

&quot;Api sempat padam pada pukul 18.00 WIB,&quot; ujar dia, Selasa (10/10/2023).

BACA JUGA:
33 Titik Karhutla Terdeteksi di Kaltim, Kabut Asap Meluas Sepekan Terakhir

Namun sekira satu jam kemudian api  terlihat muncul kembali dan dengan cepat merembet di kawasan petak 14 yang berada di  wilayah Kawasan hutan Wanagama Kalurahan Banaran Kapanewon Playen.

Api dengan cepat merembet karena suasana hutan sangat kering. Banyaknya ilalang dan dedaunan kering membuat api cepat membesar dan sulit dikuasai. Meskipun tiupan angin tidak sebesar siang hari, namun api tetap cepat menyebar.

&quot;Api baru bisa dipadamkan kembali sekira pukul 20.30 WIB,&quot; tambahnya.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Termasuk juga berapa luasan wanagama yang terbakar. Karena sampai saat ini pihak pengelola Wanagama belum memberikan data kepada BPBD.

BACA JUGA:
 BNPB Kerahkan 35 Helikopter Atasi Karhutla Dampak Fenomena El Nino&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Suramto, salah seorang petani lebah madu di kawasan Wanagama mengaku mengalami kerugian hingga mencapai Rp 5-6 juta. Pasalnya puluhan kotak lebah madu yang dia budidayakan hangus terbakar.



&quot;Itu tak hanya milik saya. Ada belasan petani yang juga terbakar kotak lebahnya. Saya sendiri rugi ya sekira Rp 5-6 juta,&quot;terang dia.



Dia mengaku mengetahui kebakaran tersebut ketika dihubungi petugas dari Wanagama. Dia dihubungi sekira pukul 19.00 WIB. Namun ketika sampai di lokasi dia sudah tidak bisa menyelamatkan kotak-kotak lebah yang dia tempatkan di hutan Wanagama.



Dia hanya pasrah dan berusaha membantu petugas melokalisir api. Namun upaya menguasai api baru bisa diselesaikan sekira pukul 21.00 WIB. Selain menghanguskan kotak lebah, tanaman akasia yang ia tanam sejak 2019 untuk menunjang pertumbuhan lebah madu juga hangus terbakar



&quot;Itu kalau belasan hektare ada yang terbakar,&quot;ujarnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
