<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apakah BUMN RI Pasok Senjata ke Perang Hamas-Israel?</title><description>Ini jawaban DEFEND ID terkait pasokan senjata ke Israel dan Palestina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/11/18/2899348/apakah-bumn-ri-pasok-senjata-ke-perang-hamas-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/11/18/2899348/apakah-bumn-ri-pasok-senjata-ke-perang-hamas-israel"/><item><title>Apakah BUMN RI Pasok Senjata ke Perang Hamas-Israel?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/11/18/2899348/apakah-bumn-ri-pasok-senjata-ke-perang-hamas-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/11/18/2899348/apakah-bumn-ri-pasok-senjata-ke-perang-hamas-israel</guid><pubDate>Rabu 11 Oktober 2023 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Serli Utari Dewi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/11/18/2899348/apakah-bumn-ri-pasok-senjata-ke-perang-hamas-israel-v0uGd2bK4B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/11/18/2899348/apakah-bumn-ri-pasok-senjata-ke-perang-hamas-israel-v0uGd2bK4B.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Industri Pertahanan atau DEFEND ID,  mengatakan tak ikut memasok senjata ke Israel atau Palestina. Penyebabnya, dikarenakan senjata yang diproduksi BUMN tidak boleh digunakan untuk berperang.

BACA JUGA:
BUMN Indonesia Dituduh Jual Senjata ke Junta Myanmar, DEFEND ID: Kami Dukung Penuh Resolusi PBB

Seperti diketahui, situasi Israel saat ini sedang memanas setelah Hamas berhasil melancarkan serangan mendadak pada Sabtu, (7/10/2023). Serangan yang menewaskan lebih dari 1.000 orang itu merupakan yang paling mematikan di Israel selama 50 tahun terakhir.
&quot;Belum ada, belum ada, dengan Israel kita belum punya kontrak kerja sama ekspor senjata,&quot; kata Direktur Utama DEFEND ID Bobby Rasyidin di Kementerian BUMN Jakarta, Selasa, 10 Oktober.
Bobby juga mengatakan bahwa produksi senjata dari Holding BUMN Tanah juga harus diekspor dengan hati-hati dan melalui persetujuan impor dari negara, dalam hal ini Kementerian Pertahanan.

BACA JUGA:
Bagaimana Hamas Mendapatkan Senjata di Gaza meski Dikontrol Israel

Selain itu, menurut Bobby produksi senjata tidak boleh digunakan untuk perang yang berkaitan dengan konflik kemanusiaan.
&amp;ldquo;Untuk kita ekspor ini harus ada tanda tangan di Kementerian Pertahanan, kalau tidak ada izin kita tidak bisa ekspor,&amp;rdquo; ujarnya.

Saat ini, kata Bobby, konflik Israel dan Palestina belum diklasifikasi oleh dewan keamanan Perserikatan Bangsa-Bansa (PBB). Apabila nantinya masuk dalam kategori konflik kemanusiaan, maka DEFEND ID tidak akan mengekspor senjata dengan negara tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS8xLzE3MTkyMi81L3g4b3BlOXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Konflik Israel-Palestina belum diklasifikasikan oleh dewan keamanan PBB. Kalau dewan keamanan PBB menyatakan ini konflik kemanusiaan, mereka melarang, kami akan masuk Ikuti kebijakan,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Industri Pertahanan atau DEFEND ID,  mengatakan tak ikut memasok senjata ke Israel atau Palestina. Penyebabnya, dikarenakan senjata yang diproduksi BUMN tidak boleh digunakan untuk berperang.

BACA JUGA:
BUMN Indonesia Dituduh Jual Senjata ke Junta Myanmar, DEFEND ID: Kami Dukung Penuh Resolusi PBB

Seperti diketahui, situasi Israel saat ini sedang memanas setelah Hamas berhasil melancarkan serangan mendadak pada Sabtu, (7/10/2023). Serangan yang menewaskan lebih dari 1.000 orang itu merupakan yang paling mematikan di Israel selama 50 tahun terakhir.
&quot;Belum ada, belum ada, dengan Israel kita belum punya kontrak kerja sama ekspor senjata,&quot; kata Direktur Utama DEFEND ID Bobby Rasyidin di Kementerian BUMN Jakarta, Selasa, 10 Oktober.
Bobby juga mengatakan bahwa produksi senjata dari Holding BUMN Tanah juga harus diekspor dengan hati-hati dan melalui persetujuan impor dari negara, dalam hal ini Kementerian Pertahanan.

BACA JUGA:
Bagaimana Hamas Mendapatkan Senjata di Gaza meski Dikontrol Israel

Selain itu, menurut Bobby produksi senjata tidak boleh digunakan untuk perang yang berkaitan dengan konflik kemanusiaan.
&amp;ldquo;Untuk kita ekspor ini harus ada tanda tangan di Kementerian Pertahanan, kalau tidak ada izin kita tidak bisa ekspor,&amp;rdquo; ujarnya.

Saat ini, kata Bobby, konflik Israel dan Palestina belum diklasifikasi oleh dewan keamanan Perserikatan Bangsa-Bansa (PBB). Apabila nantinya masuk dalam kategori konflik kemanusiaan, maka DEFEND ID tidak akan mengekspor senjata dengan negara tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS8xLzE3MTkyMi81L3g4b3BlOXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Konflik Israel-Palestina belum diklasifikasikan oleh dewan keamanan PBB. Kalau dewan keamanan PBB menyatakan ini konflik kemanusiaan, mereka melarang, kami akan masuk Ikuti kebijakan,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
