<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putin Dukung Pembentukan Negara Palestina yang Merdeka dan Berdaulat</title><description>Putin sebelumnya mendesak Hamas dan Israel menghentikan kekerasan dan melakukan negosiasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/11/18/2899437/putin-dukung-pembentukan-negara-palestina-yang-merdeka-dan-berdaulat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/11/18/2899437/putin-dukung-pembentukan-negara-palestina-yang-merdeka-dan-berdaulat"/><item><title>Putin Dukung Pembentukan Negara Palestina yang Merdeka dan Berdaulat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/11/18/2899437/putin-dukung-pembentukan-negara-palestina-yang-merdeka-dan-berdaulat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/11/18/2899437/putin-dukung-pembentukan-negara-palestina-yang-merdeka-dan-berdaulat</guid><pubDate>Rabu 11 Oktober 2023 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Serli Utari Dewi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/11/18/2899437/putin-dukung-pembentukan-negara-palestina-yang-merdeka-dan-berdaulat-H7plhnelXc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/11/18/2899437/putin-dukung-pembentukan-negara-palestina-yang-merdeka-dan-berdaulat-H7plhnelXc.jpg</image><title>Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)</title></images><description>MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa, (10/10/2023) mengatakan bahwa eskalasi konflik antara Hamas dan Israel yang terjadi membuktikan bahwa pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulatan adalah sesuatu yang perlu dilakukan. Hal ini disampaikan Putin saat bertemu dengan Perdana Menteri Irak Mohammed Shia Al-Sudani di Moskow.

BACA JUGA:
Sedang Konflik, Rusia dan Ukraina Berbeda Sikap Tanggapi Perang Hamas-Israel

Mengkritik kebijakan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah yang dia nilai gagal, Putin mengatakan bahwa &quot;perlunya melaksanakan keputusan Dewan Keamanan PBB mengenai pembentukan negara Palestina yang berdaulat dan merdeka&quot;, demikian dilansir dari Daily Sabah.
Dia menuding AS tidak mempertimbangkan kepentingan mendasar rakyat Palestina yang berada di bawah penjajahan Israel sehingga memicu terjadinya eskalasi konflik saat ini, yang telah menewaskan hampir 2.000 orang.
Kremlin telah menyatakan kekhawatiran akan bergabungnya pihak lain dalam perang Hamas-Israel yang terjadi saat ini, terutama dengan kehadiran kapal induk AS di dekat Israel.

BACA JUGA:
Bung Karno: Selama Palestina Belum Merdeka, Selama Itulah Indonesia Berdiri Tantang Penjajahan Israel

Selain Rusia, dukungan untuk pendirian negara Palestina yang merdeka juga datang China dan Korra Utara. Menurut laporan, Presiden Palestina Mahmoud Abbas sebenarnya telah berencana berkunjung ke Moskow sebelum perang Hamas-Israel pecah.
</description><content:encoded>MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa, (10/10/2023) mengatakan bahwa eskalasi konflik antara Hamas dan Israel yang terjadi membuktikan bahwa pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulatan adalah sesuatu yang perlu dilakukan. Hal ini disampaikan Putin saat bertemu dengan Perdana Menteri Irak Mohammed Shia Al-Sudani di Moskow.

BACA JUGA:
Sedang Konflik, Rusia dan Ukraina Berbeda Sikap Tanggapi Perang Hamas-Israel

Mengkritik kebijakan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah yang dia nilai gagal, Putin mengatakan bahwa &quot;perlunya melaksanakan keputusan Dewan Keamanan PBB mengenai pembentukan negara Palestina yang berdaulat dan merdeka&quot;, demikian dilansir dari Daily Sabah.
Dia menuding AS tidak mempertimbangkan kepentingan mendasar rakyat Palestina yang berada di bawah penjajahan Israel sehingga memicu terjadinya eskalasi konflik saat ini, yang telah menewaskan hampir 2.000 orang.
Kremlin telah menyatakan kekhawatiran akan bergabungnya pihak lain dalam perang Hamas-Israel yang terjadi saat ini, terutama dengan kehadiran kapal induk AS di dekat Israel.

BACA JUGA:
Bung Karno: Selama Palestina Belum Merdeka, Selama Itulah Indonesia Berdiri Tantang Penjajahan Israel

Selain Rusia, dukungan untuk pendirian negara Palestina yang merdeka juga datang China dan Korra Utara. Menurut laporan, Presiden Palestina Mahmoud Abbas sebenarnya telah berencana berkunjung ke Moskow sebelum perang Hamas-Israel pecah.
</content:encoded></item></channel></rss>
