<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Rombongan Karang Taruna Kecelakaan di Jalan Raya Bantur Malang</title><description>Kecelakaan itu melibatkan truk pengangkut karang taruna
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/11/337/2898701/5-fakta-rombongan-karang-taruna-kecelakaan-di-jalan-raya-bantur-malang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/11/337/2898701/5-fakta-rombongan-karang-taruna-kecelakaan-di-jalan-raya-bantur-malang"/><item><title>5 Fakta Rombongan Karang Taruna Kecelakaan di Jalan Raya Bantur Malang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/11/337/2898701/5-fakta-rombongan-karang-taruna-kecelakaan-di-jalan-raya-bantur-malang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/11/337/2898701/5-fakta-rombongan-karang-taruna-kecelakaan-di-jalan-raya-bantur-malang</guid><pubDate>Rabu 11 Oktober 2023 06:11 WIB</pubDate><dc:creator>Nanda Aria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/10/337/2898701/5-fakta-rombongan-karang-taruna-kecelakaan-di-jalan-raya-bantur-malang-wiAvQpK8hC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/10/337/2898701/5-fakta-rombongan-karang-taruna-kecelakaan-di-jalan-raya-bantur-malang-wiAvQpK8hC.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Istimewa</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS8xLzE3MTg3OS81L3g4b29pdnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bantur, Malang. Kecelakaan itu melibatkan truk pengangkut karang taruna.

Berikut fakta-fakta terkait kecelakaan maut yang tewaskan dua orang anggota karang taruna.

BACA JUGA:
Rombongan Karang Taruna Kecelakaan di Jalan Raya Bantur Malang, 2 Orang Tewas

1. Berniat membubarkan panitia 17 Agustus

Kepala Dusun Sidodadi, Desa Wandanpuro, Samsul Huda mengatakan, rombongan wisatawan itu merupakan Panitia peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-78 Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, yang hendak melakukan pembubaran panitia kegiatan. Tetapi ia tak tahu bila mereka berangkat ke pantai menggunakan truk.

&quot;Saya tidak tahu kalau mereka menggunakan kendaraan truk. Seandainya tahu tidak akan saya perbolehkan. Mulai dari perencanaan hingga keberangkatannya, saya tidak dimintai pendapat,&quot; jelasnya, Selasa (10/10/2023).

BACA JUGA:
Relawan Ganjar Gandeng Karang Taruna di Garut Gelar Tablig Akbar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

2. Truk angkut 30 anggota karang taruna

Sementara itu, Kepala Desa Wandanpuro, Madkhori mengatakan, rombongan itu berangkat duluan dan rencananya akan disusul oleh anggota Karangtaruna yang perempuan pada Minggu (8/10/2023) pagi. Tetapi takdir berkata lain, truk yang dinaiki 30 orang itu terguling usai diduga mengalami rem blong.

&quot;Mereka (anggota karang taruna perempuan) rencana akan berangkat menggunakan bus sewaan. Tapi akibat kecelakaan, rencana itu pun otomatis gagal,&quot; ujar Madkhori.

3. Rem truk blong

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Bantur tepatnya di depan Telkom Bantur, pada Sabtu tengah malam (7/10/2023) sekitar pukul 23.50 WIB. Saat itu truk Mitsubishi dengan Nopol N 8892 DD tengah melaju dari utara ke selatan atau mengarah ke Pantai Banyu Meneng, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Ketika melintasi lokasi kejadian diduga rem truk mengalami blong, ditambah kondisi jalan berlubang, penerangan jalan yang kurang dan medan jalan yang menikung, hal ini membuat sopir hilang kendali dan menabrak pagar rumah warga.

4. Tewaskan dua orang



Truk pun kemudian terbalik yang membuat puluhan penumpang di bak belakang terjatuh dan terjepit. Akibatnya dua orang tewas di lokasi kejadian, serta 12 orang korban lainnya dilarikan ke rumah sakit.



Sisanya korban diperbolehkan pulang ke rumah usai menjalani pemeriksaan awal di Puskesmas Bantur, pada Minggu dini hari (10/10/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketum Parpol Pendukung Ganjar Pranowo Kembali Bertemu di Gedung TPN Besok


5. Korban dilarikan ke rumah sakit



Sebanyak 8 orang korban kecelakaan maut truk pengangkut wisatawan di Jalan Raya Bantur Malang telah dinyatakan sehat. Para korban sudah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing. Namun, masih ada beberapa korban dari total 12 orang yang dirawat di rumah sakit.



&quot;Sekitar delapan orang sudah sehat dan berada di rumahnya. Sisanya masih di rumah sakit,&quot; kata Kepala Dusun Sidodadi, Desa Wandanpuro, Samsul Huda saat dikonfirmasi pada Selasa (10/10/2023).

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS8xLzE3MTg3OS81L3g4b29pdnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bantur, Malang. Kecelakaan itu melibatkan truk pengangkut karang taruna.

Berikut fakta-fakta terkait kecelakaan maut yang tewaskan dua orang anggota karang taruna.

BACA JUGA:
Rombongan Karang Taruna Kecelakaan di Jalan Raya Bantur Malang, 2 Orang Tewas

1. Berniat membubarkan panitia 17 Agustus

Kepala Dusun Sidodadi, Desa Wandanpuro, Samsul Huda mengatakan, rombongan wisatawan itu merupakan Panitia peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-78 Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, yang hendak melakukan pembubaran panitia kegiatan. Tetapi ia tak tahu bila mereka berangkat ke pantai menggunakan truk.

&quot;Saya tidak tahu kalau mereka menggunakan kendaraan truk. Seandainya tahu tidak akan saya perbolehkan. Mulai dari perencanaan hingga keberangkatannya, saya tidak dimintai pendapat,&quot; jelasnya, Selasa (10/10/2023).

BACA JUGA:
Relawan Ganjar Gandeng Karang Taruna di Garut Gelar Tablig Akbar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

2. Truk angkut 30 anggota karang taruna

Sementara itu, Kepala Desa Wandanpuro, Madkhori mengatakan, rombongan itu berangkat duluan dan rencananya akan disusul oleh anggota Karangtaruna yang perempuan pada Minggu (8/10/2023) pagi. Tetapi takdir berkata lain, truk yang dinaiki 30 orang itu terguling usai diduga mengalami rem blong.

&quot;Mereka (anggota karang taruna perempuan) rencana akan berangkat menggunakan bus sewaan. Tapi akibat kecelakaan, rencana itu pun otomatis gagal,&quot; ujar Madkhori.

3. Rem truk blong

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Bantur tepatnya di depan Telkom Bantur, pada Sabtu tengah malam (7/10/2023) sekitar pukul 23.50 WIB. Saat itu truk Mitsubishi dengan Nopol N 8892 DD tengah melaju dari utara ke selatan atau mengarah ke Pantai Banyu Meneng, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Ketika melintasi lokasi kejadian diduga rem truk mengalami blong, ditambah kondisi jalan berlubang, penerangan jalan yang kurang dan medan jalan yang menikung, hal ini membuat sopir hilang kendali dan menabrak pagar rumah warga.

4. Tewaskan dua orang



Truk pun kemudian terbalik yang membuat puluhan penumpang di bak belakang terjatuh dan terjepit. Akibatnya dua orang tewas di lokasi kejadian, serta 12 orang korban lainnya dilarikan ke rumah sakit.



Sisanya korban diperbolehkan pulang ke rumah usai menjalani pemeriksaan awal di Puskesmas Bantur, pada Minggu dini hari (10/10/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketum Parpol Pendukung Ganjar Pranowo Kembali Bertemu di Gedung TPN Besok


5. Korban dilarikan ke rumah sakit



Sebanyak 8 orang korban kecelakaan maut truk pengangkut wisatawan di Jalan Raya Bantur Malang telah dinyatakan sehat. Para korban sudah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing. Namun, masih ada beberapa korban dari total 12 orang yang dirawat di rumah sakit.



&quot;Sekitar delapan orang sudah sehat dan berada di rumahnya. Sisanya masih di rumah sakit,&quot; kata Kepala Dusun Sidodadi, Desa Wandanpuro, Samsul Huda saat dikonfirmasi pada Selasa (10/10/2023).

</content:encoded></item></channel></rss>
