<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duh! Puluhan Ribu Balita di Jakarta Alami Gizi Buruk, Begini Penjelasan Heru Budi</title><description>Pj Gubernur Heru menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga telah memfasilitasi pembuatan website stunting Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/11/338/2899312/duh-puluhan-ribu-balita-di-jakarta-alami-gizi-buruk-begini-penjelasan-heru-budi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/11/338/2899312/duh-puluhan-ribu-balita-di-jakarta-alami-gizi-buruk-begini-penjelasan-heru-budi"/><item><title>Duh! Puluhan Ribu Balita di Jakarta Alami Gizi Buruk, Begini Penjelasan Heru Budi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/11/338/2899312/duh-puluhan-ribu-balita-di-jakarta-alami-gizi-buruk-begini-penjelasan-heru-budi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/11/338/2899312/duh-puluhan-ribu-balita-di-jakarta-alami-gizi-buruk-begini-penjelasan-heru-budi</guid><pubDate>Rabu 11 Oktober 2023 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/11/338/2899312/duh-puluhan-ribu-balita-di-jakarta-alami-gizi-buruk-begini-penjelasan-heru-budi-28ReptZoD9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puluhan Ribu Balita di Jakarta Alami Gizi Buruk/Ilustrasi Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/11/338/2899312/duh-puluhan-ribu-balita-di-jakarta-alami-gizi-buruk-begini-penjelasan-heru-budi-28ReptZoD9.jpg</image><title>Puluhan Ribu Balita di Jakarta Alami Gizi Buruk/Ilustrasi Antara</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMC8xLzE2NzM4My81L3g4bHdydWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mengusut tuntas permasalahan terkait stunting alias gizi buruk di Jakarta.
Demikian diutarakan Heru saat mengunjungi Kantor Lurah Pekojan dan menyaksikan kegiatan pemberian makanan untuk balita di Puskesmas Pembantu Pekojan 1, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (11/10/2023).

BACA JUGA:
DPR Sebut Madura Masih Tinggi Angka Kemiskinan dan Gizi Buruk&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Pemprov DKI Jakarta terus mencari anak-anak yang terkena stunting. Kita akan segera menyelesaikannya,&amp;rdquo; ujar Heru, Rabu (11/10/2023).
Pemprov DKI kata dia juga berkomitmen terkait penanganan pemberian gizi yang tepat kepada balita. Termasuk, terus mengintervensi terkait hal tersebut.
&amp;ldquo;Kita terus berikan intervensi agar bisa lulus stunting. Salah satunya, seminggu dua kali kita intervensi dengan memberikan makanan yang bergizi dan susu,&amp;rdquo; imbuhnya.

BACA JUGA:
Sahabat Ganjar Bergerak Hadapi Stunting hingga Kekeringan di Sejumlah Daerah

Heru memaparkan, dari total kasus stunting di seluruh wilayah Jakarta yang berjumlah 22.000 kasus, 9.000 kasus di antaranya sudah dituntaskan.
&amp;ldquo;Untuk angka rawan gizi, berjumlah 23.000 kasus, dan yang sudah selesai hingga saat ini ada sebanyak 13.000 kasus,&amp;rdquo; terang Pj Gubernur Heru.Sementara terkait dengan penanganan stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Heru menerangkan, Pemprov DKI Jakarta terus bersinergi melalui program Jakarta Beraksi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam percepatan penurunan stunting.

Pj Gubernur Heru menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga telah memfasilitasi pembuatan website stunting Jakarta.

&amp;ldquo;Selain itu, dilakukan pula penguatan fungsi posyandu sebagai tempat skrining awal, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) melalui Puskesmas dan Kelurahan,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMC8xLzE2NzM4My81L3g4bHdydWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mengusut tuntas permasalahan terkait stunting alias gizi buruk di Jakarta.
Demikian diutarakan Heru saat mengunjungi Kantor Lurah Pekojan dan menyaksikan kegiatan pemberian makanan untuk balita di Puskesmas Pembantu Pekojan 1, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (11/10/2023).

BACA JUGA:
DPR Sebut Madura Masih Tinggi Angka Kemiskinan dan Gizi Buruk&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Pemprov DKI Jakarta terus mencari anak-anak yang terkena stunting. Kita akan segera menyelesaikannya,&amp;rdquo; ujar Heru, Rabu (11/10/2023).
Pemprov DKI kata dia juga berkomitmen terkait penanganan pemberian gizi yang tepat kepada balita. Termasuk, terus mengintervensi terkait hal tersebut.
&amp;ldquo;Kita terus berikan intervensi agar bisa lulus stunting. Salah satunya, seminggu dua kali kita intervensi dengan memberikan makanan yang bergizi dan susu,&amp;rdquo; imbuhnya.

BACA JUGA:
Sahabat Ganjar Bergerak Hadapi Stunting hingga Kekeringan di Sejumlah Daerah

Heru memaparkan, dari total kasus stunting di seluruh wilayah Jakarta yang berjumlah 22.000 kasus, 9.000 kasus di antaranya sudah dituntaskan.
&amp;ldquo;Untuk angka rawan gizi, berjumlah 23.000 kasus, dan yang sudah selesai hingga saat ini ada sebanyak 13.000 kasus,&amp;rdquo; terang Pj Gubernur Heru.Sementara terkait dengan penanganan stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Heru menerangkan, Pemprov DKI Jakarta terus bersinergi melalui program Jakarta Beraksi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam percepatan penurunan stunting.

Pj Gubernur Heru menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga telah memfasilitasi pembuatan website stunting Jakarta.

&amp;ldquo;Selain itu, dilakukan pula penguatan fungsi posyandu sebagai tempat skrining awal, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) melalui Puskesmas dan Kelurahan,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
