<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kunjungi Ponpes Sukamanah, Ganjar Ziarah ke Makam Kiai Zainal Musthafa   </title><description>Makam yang dituju adalah makam Kiai Zainal Musthafa yang merupakan seorang pejuang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/11/525/2899012/kunjungi-ponpes-sukamanah-ganjar-ziarah-ke-makam-kiai-zainal-musthafa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/11/525/2899012/kunjungi-ponpes-sukamanah-ganjar-ziarah-ke-makam-kiai-zainal-musthafa"/><item><title>Kunjungi Ponpes Sukamanah, Ganjar Ziarah ke Makam Kiai Zainal Musthafa   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/11/525/2899012/kunjungi-ponpes-sukamanah-ganjar-ziarah-ke-makam-kiai-zainal-musthafa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/11/525/2899012/kunjungi-ponpes-sukamanah-ganjar-ziarah-ke-makam-kiai-zainal-musthafa</guid><pubDate>Rabu 11 Oktober 2023 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Arif Budianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/11/525/2899012/kunjungi-ponpes-sukamanah-ganjar-ziarah-ke-makam-kiai-zainal-musthafa-l3HHFve3Dr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar berkunjung ke Ponpes Sukamanah. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/11/525/2899012/kunjungi-ponpes-sukamanah-ganjar-ziarah-ke-makam-kiai-zainal-musthafa-l3HHFve3Dr.jpg</image><title>Ganjar berkunjung ke Ponpes Sukamanah. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOC8xLzE3MTgzOS81L3g4b251MnI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TASIKMALAYA - Bacapres Partai Perindo, Ganjar Pranowo berziarah ke makam pahlawan yang letaknya tak jauh dari Pondok Pesantren (Ponpes) Sukamanah, Tasikmalaya, Selasa (10/10/2023). Makam yang dituju adalah makam Kiai Zainal Musthafa yang merupakan seorang pejuang.

Ganjar didampingi Kiai Acep dan Bupati Tasikmalaya berdoa di pusara makam Kyai Zainal Musthafa dan para santri yang telah gugur melawan penjajah. Ia sempat menabur bunga di masing-masing pusara makam para syuhada itu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Momen Ganjar Takjub Dengar Kisah Pertempuran Legendaris di Sukamanah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ternyata Kiai Zainal Musthafa ini ayahanda Kiai Acep yang juga seorang pahlawan. Beliau berjuang saat masih muda, usia 44 tahun berjuang melawan penjajah dan gugur,&quot; ucap Ganjar.

Kiai Zainal membuktikan bahwa banyak ulama di Indonesia yang berjuang mempertahankan NKRI dengan pertaruhan nyawa. Maka generasi penerus harus belajar bagaimana sikap patriotik, nasionalis para pejuang yang gugur mempertahankan republik Indonesia, termasuk mereka dari kalangan ulama.

&quot;Kita belajar betul dari ketokohan beliau, banyak ulama yang punya sikap patriotis, nasionalis dan mengorbankan jiwa raga untuk Indonesia. Ini pelajaran penting bagi generasi penerus bangsa berikutnya, bagaimana kita mempertahankan NKRI di manapun kita berada,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Baru Kampus INU Tasikmalaya

Sebelumnya, Ganjar mendengarkan kisah perjuangan Kiai Zainal Musthafa. Bagaimana dulu Kiai Zainal Musthafa berjuang dalam pertempuran Sukamanah yang melegenda. Sebanyak 86 santri Kiai Zainal gugur dan dimakamkan dalam satu lubang. Sementara Kiai Zainal ditahan di Jakarta dan dihukum mati oleh tentara Jepang.

Ganjar juga diberi kesempatan pedang bambu bersejarah yang digunakan Kiai Zainal Musthafa  untuk berjuang melawan penjajah.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOC8xLzE3MTgzOS81L3g4b251MnI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TASIKMALAYA - Bacapres Partai Perindo, Ganjar Pranowo berziarah ke makam pahlawan yang letaknya tak jauh dari Pondok Pesantren (Ponpes) Sukamanah, Tasikmalaya, Selasa (10/10/2023). Makam yang dituju adalah makam Kiai Zainal Musthafa yang merupakan seorang pejuang.

Ganjar didampingi Kiai Acep dan Bupati Tasikmalaya berdoa di pusara makam Kyai Zainal Musthafa dan para santri yang telah gugur melawan penjajah. Ia sempat menabur bunga di masing-masing pusara makam para syuhada itu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Momen Ganjar Takjub Dengar Kisah Pertempuran Legendaris di Sukamanah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ternyata Kiai Zainal Musthafa ini ayahanda Kiai Acep yang juga seorang pahlawan. Beliau berjuang saat masih muda, usia 44 tahun berjuang melawan penjajah dan gugur,&quot; ucap Ganjar.

Kiai Zainal membuktikan bahwa banyak ulama di Indonesia yang berjuang mempertahankan NKRI dengan pertaruhan nyawa. Maka generasi penerus harus belajar bagaimana sikap patriotik, nasionalis para pejuang yang gugur mempertahankan republik Indonesia, termasuk mereka dari kalangan ulama.

&quot;Kita belajar betul dari ketokohan beliau, banyak ulama yang punya sikap patriotis, nasionalis dan mengorbankan jiwa raga untuk Indonesia. Ini pelajaran penting bagi generasi penerus bangsa berikutnya, bagaimana kita mempertahankan NKRI di manapun kita berada,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Baru Kampus INU Tasikmalaya

Sebelumnya, Ganjar mendengarkan kisah perjuangan Kiai Zainal Musthafa. Bagaimana dulu Kiai Zainal Musthafa berjuang dalam pertempuran Sukamanah yang melegenda. Sebanyak 86 santri Kiai Zainal gugur dan dimakamkan dalam satu lubang. Sementara Kiai Zainal ditahan di Jakarta dan dihukum mati oleh tentara Jepang.

Ganjar juga diberi kesempatan pedang bambu bersejarah yang digunakan Kiai Zainal Musthafa  untuk berjuang melawan penjajah.
</content:encoded></item></channel></rss>
