<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kompolnas Minta Bareskrim Ambil Alih Kasus Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK, Ini Alasannya   </title><description>Kompolnas Minta Bareskrim Ambil Alih Kasus Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK, Ini Alasannya
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/12/337/2899442/kompolnas-minta-bareskrim-ambil-alih-kasus-dugaan-pemerasan-pimpinan-kpk-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/12/337/2899442/kompolnas-minta-bareskrim-ambil-alih-kasus-dugaan-pemerasan-pimpinan-kpk-ini-alasannya"/><item><title>Kompolnas Minta Bareskrim Ambil Alih Kasus Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK, Ini Alasannya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/12/337/2899442/kompolnas-minta-bareskrim-ambil-alih-kasus-dugaan-pemerasan-pimpinan-kpk-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/12/337/2899442/kompolnas-minta-bareskrim-ambil-alih-kasus-dugaan-pemerasan-pimpinan-kpk-ini-alasannya</guid><pubDate>Kamis 12 Oktober 2023 06:11 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/11/337/2899442/kompolnas-minta-bareskrim-ambil-alih-kasus-dugaan-pemerasan-pimpinan-kpk-ini-alasannya-bwjOvBtdej.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kompolnas minta Bareskrim ambil alih kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK terhadap SYL. (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/11/337/2899442/kompolnas-minta-bareskrim-ambil-alih-kasus-dugaan-pemerasan-pimpinan-kpk-ini-alasannya-bwjOvBtdej.jpg</image><title>Kompolnas minta Bareskrim ambil alih kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK terhadap SYL. (Antara)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNy8xLzE3MTgxNy81L3g4b25jNTk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Anggota Kompolnas, Yusuf Warsyim, meminta Bareskrim Polri mengambil alih proses penyidikan kasus dugaan pemerasan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

&quot;Namun, dari saya sebagai Anggota Kompolnas, penanganan pengaduan dugaan pemerasan oknum KPK, perlu ada supervisi Bareskrim. Malahan menurut saya bila perlu ditangani Bareskrim,&quot; ujar Yusuf Warsyim saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Rabu (11/10/2023).




Menurut Yusuf, apabila kasus dugaan pemerasan itu ditarik ke Bareskrim, hal itu akan terjadi kesetaraan antar-lembaga.






BACA JUGA:
Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK, Kapolda Metro: Kita Usut Tuntas!










&quot;Ini kan KPK dan Polri, setara dan sederajat, di antara salah satunya tidak ada yang superior. Jadi secara kelembagaan untuk menjaga kesetaraan dan kesederajatan tersebut, patut ditangani Bareskrim saja lebih pas,&quot; ujar Yusuf.


Meski begitu, Yusuf menekankan, yang paling terpenting dalam proses penyidikan ini, harus terwujud keterbukaan dan profesionalitas.





BACA JUGA:
Kompolnas Pantau Kasus Pemerasan Pimpinan KPK ke Syahrul Yasin Limpo













&quot;Tapi sekali lagi yang terpenting profesional dan transparan. Koordinasi dan sinergi sesama aparat penegak hukum bagaimana pun sangat diperlukan,&quot; tutup Yusuf.



Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto mengatakan akan mengusut tuntas terkait dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang diduga dilakukan oleh pimpinan KPK.






BACA JUGA:
 Kasus Dugaan Pemerasan SYL, Kapolrestabes Semarang Hadiri Pemeriksaan di Polda Metro Jaya












&amp;ldquo;Ya kita baru melihat peristiwanya saja dulu, nanti berkembang ke arah siapa yang betul-betul menerima nanti dari hasil penyidikan,&quot; tegas Karyoto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/10/2023).



Mantan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga akan mendalami sosok pimpinan KPK yang diduga melakukan pemerasan terhadap politikus Nasdem itu.

</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNy8xLzE3MTgxNy81L3g4b25jNTk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Anggota Kompolnas, Yusuf Warsyim, meminta Bareskrim Polri mengambil alih proses penyidikan kasus dugaan pemerasan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

&quot;Namun, dari saya sebagai Anggota Kompolnas, penanganan pengaduan dugaan pemerasan oknum KPK, perlu ada supervisi Bareskrim. Malahan menurut saya bila perlu ditangani Bareskrim,&quot; ujar Yusuf Warsyim saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Rabu (11/10/2023).




Menurut Yusuf, apabila kasus dugaan pemerasan itu ditarik ke Bareskrim, hal itu akan terjadi kesetaraan antar-lembaga.






BACA JUGA:
Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK, Kapolda Metro: Kita Usut Tuntas!










&quot;Ini kan KPK dan Polri, setara dan sederajat, di antara salah satunya tidak ada yang superior. Jadi secara kelembagaan untuk menjaga kesetaraan dan kesederajatan tersebut, patut ditangani Bareskrim saja lebih pas,&quot; ujar Yusuf.


Meski begitu, Yusuf menekankan, yang paling terpenting dalam proses penyidikan ini, harus terwujud keterbukaan dan profesionalitas.





BACA JUGA:
Kompolnas Pantau Kasus Pemerasan Pimpinan KPK ke Syahrul Yasin Limpo













&quot;Tapi sekali lagi yang terpenting profesional dan transparan. Koordinasi dan sinergi sesama aparat penegak hukum bagaimana pun sangat diperlukan,&quot; tutup Yusuf.



Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto mengatakan akan mengusut tuntas terkait dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang diduga dilakukan oleh pimpinan KPK.






BACA JUGA:
 Kasus Dugaan Pemerasan SYL, Kapolrestabes Semarang Hadiri Pemeriksaan di Polda Metro Jaya












&amp;ldquo;Ya kita baru melihat peristiwanya saja dulu, nanti berkembang ke arah siapa yang betul-betul menerima nanti dari hasil penyidikan,&quot; tegas Karyoto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/10/2023).



Mantan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga akan mendalami sosok pimpinan KPK yang diduga melakukan pemerasan terhadap politikus Nasdem itu.

</content:encoded></item></channel></rss>
