<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Siswa SMP 132 Tewas Terjatuh dari Lantai 4, Terpeleset saat Merokok</title><description>&amp;nbsp;
Korban diduga tewas usai terjatuh dari lantai empat gedung sekolah tersebut&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/12/337/2899455/4-fakta-siswa-smp-132-tewas-terjatuh-dari-lantai-4-terpeleset-saat-merokok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/12/337/2899455/4-fakta-siswa-smp-132-tewas-terjatuh-dari-lantai-4-terpeleset-saat-merokok"/><item><title>4 Fakta Siswa SMP 132 Tewas Terjatuh dari Lantai 4, Terpeleset saat Merokok</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/12/337/2899455/4-fakta-siswa-smp-132-tewas-terjatuh-dari-lantai-4-terpeleset-saat-merokok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/12/337/2899455/4-fakta-siswa-smp-132-tewas-terjatuh-dari-lantai-4-terpeleset-saat-merokok</guid><pubDate>Kamis 12 Oktober 2023 07:27 WIB</pubDate><dc:creator>Nanda Aria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/11/337/2899455/4-fakta-siswa-smp-132-tewas-terjatuh-dari-lantai-4-terpeleset-saat-merokok-CCxN4qWSAs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/11/337/2899455/4-fakta-siswa-smp-132-tewas-terjatuh-dari-lantai-4-terpeleset-saat-merokok-CCxN4qWSAs.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Okezone</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMC8xLzE3MTk0NS81L3g4b3Brcms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Seorang pelajar SMP 132 Cengkareng Jakarta Barat berinisial DR (16) tewas di belakang sekolahnya pada Senin, 9 Oktober 2023.

Korban diduga tewas usai terjatuh dari lantai empat gedung sekolah tersebut. Berikut fakta-faktanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tidak Didorong Temannya, Siswa SMP 132 Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Terpeleset saat Merokok

1. Bantah soal perundungan
&amp;nbsp;
Kapolres Metro Jakarta Barat, M. Syahduddi mengatakan bahwa tewasnya bocah SMP tersebut tak punya kaitan sama sekali dengan perundungan. Hal itu, lanjutnya, murni kecelakaan.

&quot;Enggak ada (perundungan). Itu kan ada teman-temannya saksi-saksinya tuh,&quot; pungkasnya.

BACA JUGA:
 Semburan Air Bercampur Gas Muncul di Tengah Pemukiman Warga Sukaraja Bogor&amp;nbsp; &amp;nbsp;

2. Korban terjatuh saat merokok

Saat kejadian, korban sempat merokok dan terpeleset. Kapolres Metro Jakarta Barat, M. Syahduddi memastikan kejadian itu merupakan murni kecelakaan.

&quot;Iya, dari bangku itu dia lompat, kepeleset. Itu murni kecelakaan,&quot; kata dia di Polda Metro Jaya, Rabu (11/10/2023).

3. Dibantah KPAI



Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membantah bahwa korban tewas disebabkan bunuh diri atau didorong oleh teman-teman sekolahnya.



&amp;ldquo;Kalau kemarin kita sempat mendapatkan info bunuh diri, diinfokan ada yang mendorong, hari ini kita mendapatkan penjelasan bahwa tidak ada peristiwa bunuh diri dan didorong,&amp;rdquo; kata Ketua KPAI Ai Maryati Solihah kepada wartawan, Selasa (10/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Duh! Puluhan Ribu Balita di Jakarta Alami Gizi Buruk, Begini Penjelasan Heru Budi


KPAI menegaskan proses penanganan terhadap kasus anak harus secara cepat sesuai Undang-Undang.



&amp;ldquo;Tetapi garis besarnya KPAI sangat menghormati hasil dengan cepat sesuai UU karena tidak boleh berlama-lama untuk kasus-kasus anak dan ini faktanya berbeda bukan yang diinformasikan di awal, apalagi ada info peristiwa dipicu perundungan dan sebagainya,&amp;rdquo; ujarnya.



4. Beri dukungan ke siswa lain



KPAI juga mendorong kepada pihak terkait seperti P3A, Suku Dinas Sosial, PPAPP dan Dinas Sosial untuk memberikan dukungan kepada para siswa agar tidak timbul trauma.



&amp;ldquo;Karena ini situasi diluar batas pemikiran anak-anak kita pada saat ini. KPAI harap ada perhatian khusus, karena kita tidak mau ini menjadi peristiwa yang berulang. Ini yang terakhir,&amp;rdquo; jelasnya.











</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMC8xLzE3MTk0NS81L3g4b3Brcms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Seorang pelajar SMP 132 Cengkareng Jakarta Barat berinisial DR (16) tewas di belakang sekolahnya pada Senin, 9 Oktober 2023.

Korban diduga tewas usai terjatuh dari lantai empat gedung sekolah tersebut. Berikut fakta-faktanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tidak Didorong Temannya, Siswa SMP 132 Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Terpeleset saat Merokok

1. Bantah soal perundungan
&amp;nbsp;
Kapolres Metro Jakarta Barat, M. Syahduddi mengatakan bahwa tewasnya bocah SMP tersebut tak punya kaitan sama sekali dengan perundungan. Hal itu, lanjutnya, murni kecelakaan.

&quot;Enggak ada (perundungan). Itu kan ada teman-temannya saksi-saksinya tuh,&quot; pungkasnya.

BACA JUGA:
 Semburan Air Bercampur Gas Muncul di Tengah Pemukiman Warga Sukaraja Bogor&amp;nbsp; &amp;nbsp;

2. Korban terjatuh saat merokok

Saat kejadian, korban sempat merokok dan terpeleset. Kapolres Metro Jakarta Barat, M. Syahduddi memastikan kejadian itu merupakan murni kecelakaan.

&quot;Iya, dari bangku itu dia lompat, kepeleset. Itu murni kecelakaan,&quot; kata dia di Polda Metro Jaya, Rabu (11/10/2023).

3. Dibantah KPAI



Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membantah bahwa korban tewas disebabkan bunuh diri atau didorong oleh teman-teman sekolahnya.



&amp;ldquo;Kalau kemarin kita sempat mendapatkan info bunuh diri, diinfokan ada yang mendorong, hari ini kita mendapatkan penjelasan bahwa tidak ada peristiwa bunuh diri dan didorong,&amp;rdquo; kata Ketua KPAI Ai Maryati Solihah kepada wartawan, Selasa (10/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Duh! Puluhan Ribu Balita di Jakarta Alami Gizi Buruk, Begini Penjelasan Heru Budi


KPAI menegaskan proses penanganan terhadap kasus anak harus secara cepat sesuai Undang-Undang.



&amp;ldquo;Tetapi garis besarnya KPAI sangat menghormati hasil dengan cepat sesuai UU karena tidak boleh berlama-lama untuk kasus-kasus anak dan ini faktanya berbeda bukan yang diinformasikan di awal, apalagi ada info peristiwa dipicu perundungan dan sebagainya,&amp;rdquo; ujarnya.



4. Beri dukungan ke siswa lain



KPAI juga mendorong kepada pihak terkait seperti P3A, Suku Dinas Sosial, PPAPP dan Dinas Sosial untuk memberikan dukungan kepada para siswa agar tidak timbul trauma.



&amp;ldquo;Karena ini situasi diluar batas pemikiran anak-anak kita pada saat ini. KPAI harap ada perhatian khusus, karena kita tidak mau ini menjadi peristiwa yang berulang. Ini yang terakhir,&amp;rdquo; jelasnya.











</content:encoded></item></channel></rss>
