<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Gelar Ratas Bahas Penindakan Narkoba, Singgung Padatnya Lapas</title><description>Jokowi Gelar Ratas Bahas Penindakan Narkoba, Singgung Padatnya Lapas
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/12/337/2899877/jokowi-gelar-ratas-bahas-penindakan-narkoba-singgung-padatnya-lapas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/12/337/2899877/jokowi-gelar-ratas-bahas-penindakan-narkoba-singgung-padatnya-lapas"/><item><title>Jokowi Gelar Ratas Bahas Penindakan Narkoba, Singgung Padatnya Lapas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/12/337/2899877/jokowi-gelar-ratas-bahas-penindakan-narkoba-singgung-padatnya-lapas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/12/337/2899877/jokowi-gelar-ratas-bahas-penindakan-narkoba-singgung-padatnya-lapas</guid><pubDate>Kamis 12 Oktober 2023 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/12/337/2899877/jokowi-gelar-ratas-bahas-penindakan-narkoba-singgung-padatnya-lapas-WFcpYsuJr8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam Mahfud MD. (MNC Portal/Raka Dwi Novianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/12/337/2899877/jokowi-gelar-ratas-bahas-penindakan-narkoba-singgung-padatnya-lapas-WFcpYsuJr8.jpg</image><title>Menko Polhukam Mahfud MD. (MNC Portal/Raka Dwi Novianto)</title></images><description>

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas (ratas) mengenai pencegahan dan penindakan terhadap kejahatan narkoba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/10/2023).

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan, dalam ratas dibahas mengenai masifnya pelanggaran narkoba. Hal tersebut membuat keadaan lembaga pemasyarakatan (lapas) semakin penuh.

&quot;Ini tadi ratas tentang pencegahan dan penindakan secara hukum terhadap kejahatan narkoba yang sekarang ini sudah terlihat begitu masif ya pelanggaran narkoba, yang paling banyak tentu yang jadi korban itu pengguna yang menyebabkan lapas-lapas itu sudah sangat padat,&quot; kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/10/2023).

Mahfud mengungkapkan, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah mempersiapkan lapas dengan keamanan super di Nusakambangan.

Nantinya, kata Mahfud, lapas tersebut akan diresmikan Presiden Jokowi.







BACA JUGA:
 Modus Baru, Polda Metro Ungkap Penyelundupan Sabu ke Indonesia Berkedok Semir Cair&amp;nbsp; &amp;nbsp;









&quot;Kemenkumham itu sudah menyiapkan penjara atau lapas yang super security. Yang nanti juga insya Allah akan ditinjau oleh presiden untuk satu peresmiannya mungkin di Nusakambangan,&quot; kata Mahfud.

Selain itu, Mahfud mengungkapkan, dari 270 ribu penghuni lapas, 51 persen di antaranya narapidana kasus narkoba.





BACA JUGA:
Sabu Milik Jaringan Lapas Trio Bersaudara Senilai Rp800 Juta Dimusnahkan












&quot;Itu Anda tahu ndak jumlah sekitar 270.000 penghuni lapas itu 51 persennya adalah narkoba, dan narkoba itu banyak juga karena sebagai pengguna,&quot; ucapnya.

Berdasarkan informasi dari laman Kemenkumham, saat ini tengah dibangun 3 lapas di Nusakambangan. Ketiganya adalah Lapas Maksimum Sekuriti Ngaseman, Lapas Maksimum Sekuriti Gladakan, dan Lapas Minimum Sekuriti Nirbaya.







BACA JUGA:
BNN Sita Aset TPPU Bandar Narkoba Senilai Lebih dari Rp 80 Miliar














Ketiga lapas baru ini merupakan proyeksi optimalisasi manajemen penguatan sistem pemasyarakatan di Indonesia yang digagas Presiden Jokowi. Hal tersebut sebagai fokus penanggulangan aksi kejahatan luar biasa yang saat ini mulai berkembang termasuk kejahatan terorisme dan narkotika.



</description><content:encoded>

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas (ratas) mengenai pencegahan dan penindakan terhadap kejahatan narkoba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/10/2023).

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan, dalam ratas dibahas mengenai masifnya pelanggaran narkoba. Hal tersebut membuat keadaan lembaga pemasyarakatan (lapas) semakin penuh.

&quot;Ini tadi ratas tentang pencegahan dan penindakan secara hukum terhadap kejahatan narkoba yang sekarang ini sudah terlihat begitu masif ya pelanggaran narkoba, yang paling banyak tentu yang jadi korban itu pengguna yang menyebabkan lapas-lapas itu sudah sangat padat,&quot; kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/10/2023).

Mahfud mengungkapkan, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah mempersiapkan lapas dengan keamanan super di Nusakambangan.

Nantinya, kata Mahfud, lapas tersebut akan diresmikan Presiden Jokowi.







BACA JUGA:
 Modus Baru, Polda Metro Ungkap Penyelundupan Sabu ke Indonesia Berkedok Semir Cair&amp;nbsp; &amp;nbsp;









&quot;Kemenkumham itu sudah menyiapkan penjara atau lapas yang super security. Yang nanti juga insya Allah akan ditinjau oleh presiden untuk satu peresmiannya mungkin di Nusakambangan,&quot; kata Mahfud.

Selain itu, Mahfud mengungkapkan, dari 270 ribu penghuni lapas, 51 persen di antaranya narapidana kasus narkoba.





BACA JUGA:
Sabu Milik Jaringan Lapas Trio Bersaudara Senilai Rp800 Juta Dimusnahkan












&quot;Itu Anda tahu ndak jumlah sekitar 270.000 penghuni lapas itu 51 persennya adalah narkoba, dan narkoba itu banyak juga karena sebagai pengguna,&quot; ucapnya.

Berdasarkan informasi dari laman Kemenkumham, saat ini tengah dibangun 3 lapas di Nusakambangan. Ketiganya adalah Lapas Maksimum Sekuriti Ngaseman, Lapas Maksimum Sekuriti Gladakan, dan Lapas Minimum Sekuriti Nirbaya.







BACA JUGA:
BNN Sita Aset TPPU Bandar Narkoba Senilai Lebih dari Rp 80 Miliar














Ketiga lapas baru ini merupakan proyeksi optimalisasi manajemen penguatan sistem pemasyarakatan di Indonesia yang digagas Presiden Jokowi. Hal tersebut sebagai fokus penanggulangan aksi kejahatan luar biasa yang saat ini mulai berkembang termasuk kejahatan terorisme dan narkotika.



</content:encoded></item></channel></rss>
