<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenderal Kopassus Turun Gunung, KKB Terdesak Jaringan Senjata Ilegal dari Papua Nugini Diputus</title><description>Dia menjelaskan, pergerakan kelompok KKB teroris yang melakukan tindakan melanggar hukum terus dipantau oleh TNI-Polri.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/12/340/2900109/jenderal-kopassus-turun-gunung-kkb-terdesak-jaringan-senjata-ilegal-dari-papua-nugini-diputus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/12/340/2900109/jenderal-kopassus-turun-gunung-kkb-terdesak-jaringan-senjata-ilegal-dari-papua-nugini-diputus"/><item><title>Jenderal Kopassus Turun Gunung, KKB Terdesak Jaringan Senjata Ilegal dari Papua Nugini Diputus</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/12/340/2900109/jenderal-kopassus-turun-gunung-kkb-terdesak-jaringan-senjata-ilegal-dari-papua-nugini-diputus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/12/340/2900109/jenderal-kopassus-turun-gunung-kkb-terdesak-jaringan-senjata-ilegal-dari-papua-nugini-diputus</guid><pubDate>Kamis 12 Oktober 2023 17:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/12/340/2900109/jenderal-kopassus-turun-gunung-kkb-terdesak-jaringan-senjata-ilegal-dari-papua-nugini-diputus-yplbUk53h1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jaringan Senjata Ilegal KKB Teroris Diputus/Kopassus</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/12/340/2900109/jenderal-kopassus-turun-gunung-kkb-terdesak-jaringan-senjata-ilegal-dari-papua-nugini-diputus-yplbUk53h1.jpg</image><title>Jaringan Senjata Ilegal KKB Teroris Diputus/Kopassus</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNi8xLzE3MTc3Ny81L3g4b2x3cGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAYAPURA &amp;ndash; Satgas Operasi Damai Cartenz terus mengejar anggota Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Kelompok teroris tersebut saat ini sudah semakin terdesak.
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, wilayah perbatasan di Provinsi Papua saat ini telah diperketat untuk memutus jaringan senjata api ilegal dari negara tetangga Papua Nugini (PNG).

BACA JUGA:
Pemerintah Antisipasi Ancaman Teroris KKB Jelang Pemilu 2024

&amp;ldquo;Kita akan terus mengawasi daerah perbatasan untuk mencegah masuk senjata api ke wilayah Indonesia dari Papua Nugini,&amp;rdquo; kata Izak Pangemanan, di Jayapura, Kamis, (12/10/2023).
Sebelumnya kata dia, pasukan gabungan TNI-Polri berhasil mengamankan dua pucuk senjata api laras panjang dari anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Ngalum Kupel di kawasan Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan yang berasal dari Papua Nugini.
&quot;Dua orang anggota KKB yang ditangkap itu adalah Yulian Uropmabin (36) dan Kapol Uropmabin (42),&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Ratusan Pasukan Gabungan Kepung Markas KKB Teroris, Sita Pistol Milik Pilot TNI dan Puluhan Amunisi

Dikatakan Izak, wilayah perbatasan bukan saja tugas TNI, tetapi Polri pun ikut mengamankan garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari gangguan kelompok yang berbeda ideologi.
&amp;ldquo;Apabila ada penyelundupan senjata api tentunya kita tangkap untuk memberikan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.
Jenderal bintang dua Kopassus ini menjelaskan, pergerakan kelompok KKB teroris yang melakukan tindakan melanggar hukum terus dipantau oleh TNI-Polri.&amp;ldquo;Kami terus memantau semua pergerakan di wilayah perbatasan, baik penyelundupan maupun kegiatan lainnya, sehingga jika ada pelanggaran maka langsung ditindak,&amp;rdquo; katanya.

Pangdam Cenderawasih juga menyebut prajurit yang gugur di Papua dalam mengamankan wilayah NKRI adalah pahlawan.

&amp;ldquo;Kami tentu memberikan rasa hormat setinggi-tingginya kepada prajurit yang telah gugur karena telah memberikan sesuatu paling berharga dalam hidupnya yakni nyawa,&amp;rdquo;tegasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNi8xLzE3MTc3Ny81L3g4b2x3cGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAYAPURA &amp;ndash; Satgas Operasi Damai Cartenz terus mengejar anggota Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Kelompok teroris tersebut saat ini sudah semakin terdesak.
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, wilayah perbatasan di Provinsi Papua saat ini telah diperketat untuk memutus jaringan senjata api ilegal dari negara tetangga Papua Nugini (PNG).

BACA JUGA:
Pemerintah Antisipasi Ancaman Teroris KKB Jelang Pemilu 2024

&amp;ldquo;Kita akan terus mengawasi daerah perbatasan untuk mencegah masuk senjata api ke wilayah Indonesia dari Papua Nugini,&amp;rdquo; kata Izak Pangemanan, di Jayapura, Kamis, (12/10/2023).
Sebelumnya kata dia, pasukan gabungan TNI-Polri berhasil mengamankan dua pucuk senjata api laras panjang dari anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Ngalum Kupel di kawasan Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan yang berasal dari Papua Nugini.
&quot;Dua orang anggota KKB yang ditangkap itu adalah Yulian Uropmabin (36) dan Kapol Uropmabin (42),&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Ratusan Pasukan Gabungan Kepung Markas KKB Teroris, Sita Pistol Milik Pilot TNI dan Puluhan Amunisi

Dikatakan Izak, wilayah perbatasan bukan saja tugas TNI, tetapi Polri pun ikut mengamankan garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari gangguan kelompok yang berbeda ideologi.
&amp;ldquo;Apabila ada penyelundupan senjata api tentunya kita tangkap untuk memberikan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.
Jenderal bintang dua Kopassus ini menjelaskan, pergerakan kelompok KKB teroris yang melakukan tindakan melanggar hukum terus dipantau oleh TNI-Polri.&amp;ldquo;Kami terus memantau semua pergerakan di wilayah perbatasan, baik penyelundupan maupun kegiatan lainnya, sehingga jika ada pelanggaran maka langsung ditindak,&amp;rdquo; katanya.

Pangdam Cenderawasih juga menyebut prajurit yang gugur di Papua dalam mengamankan wilayah NKRI adalah pahlawan.

&amp;ldquo;Kami tentu memberikan rasa hormat setinggi-tingginya kepada prajurit yang telah gugur karena telah memberikan sesuatu paling berharga dalam hidupnya yakni nyawa,&amp;rdquo;tegasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
