<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Situasi di Gaza Semakin Mengerikan, Kehabisan Makanan dan Air</title><description>Namun Israel mengatakan blokadenya tidak akan berakhir sampai para sandera Israel dibebaskan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/13/18/2900381/situasi-di-gaza-semakin-mengerikan-kehabisan-makanan-dan-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/13/18/2900381/situasi-di-gaza-semakin-mengerikan-kehabisan-makanan-dan-air"/><item><title>Situasi di Gaza Semakin Mengerikan, Kehabisan Makanan dan Air</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/13/18/2900381/situasi-di-gaza-semakin-mengerikan-kehabisan-makanan-dan-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/13/18/2900381/situasi-di-gaza-semakin-mengerikan-kehabisan-makanan-dan-air</guid><pubDate>Jum'at 13 Oktober 2023 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/13/18/2900381/situasi-di-gaza-semakin-mengerikan-kehabisan-makanan-dan-air-okzgIlBAit.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Situasi di Gaza semakin mengerikan karena kehabisan makanan dan air akibat serangan udara Israel (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/13/18/2900381/situasi-di-gaza-semakin-mengerikan-kehabisan-makanan-dan-air-okzgIlBAit.jpg</image><title>Situasi di Gaza semakin mengerikan karena kehabisan makanan dan air akibat serangan udara Israel (Foto: Reuters)</title></images><description>GAZA - Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau WFP mengatakan situasi di Gaza &amp;ldquo;mengerikan&amp;rdquo;, karena kehabisan makanan dan air selama pengepungan Israel.
Daerah kantong Palestina bergantung pada generator setelah satu-satunya pembangkit listrik di sana kehabisan bahan bakar.
Namun Israel mengatakan blokadenya tidak akan berakhir sampai para sandera Israel dibebaskan.

BACA JUGA:
Israel Tegaskan Serangan ke Gaza Tidak Akan Berakhir Sampai Sandera Dibebaskan

PBB mengatakan 50.000 perempuan hamil di Gaza tidak dapat mengakses layanan kesehatan penting atau bahkan air bersih.
Sementara itu, setidaknya 150 sandera disandera di Gaza selama serangan mematikan Hamas pada akhir pekan yang menewaskan 1.300 orang.

BACA JUGA:
Serangan Udara Besar-besaran Gempur Gaza, Presiden Iran Tuduh Israel Lakukan Genosida

Kepala pertahanan Israel telah mengakui kegagalan dalam tugas militer untuk menegakkan keamanan dan melindungi warga negara Israel.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken bersumpah akan memberikan dukungan tanpa henti kepada Israel selama kunjungannya ke negara tersebutDikutip BBC, lebih dari 1.500 orang tewas di Gaza sejak Israel melancarkan serangan udara balasan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan 11 pekerja medis tewas di Gaza sejak Sabtu (7/10/2023). WHO mengatakan pihaknya telah mendokumentasikan 34 serangan yang menargetkan penyediaan layanan kesehatan di Gaza sejak serangan balasan Israel dimulai pada Sabtu (7/10/2023) lalu.



Sebelas petugas kesehatan yang bertugas tewas dan 16 luka-luka.



Dalam pernyataannya, badan tersebut juga mengatakan bahwa akses tim medis darurat di lapangan terhambat oleh kerusakan infrastruktur. Mereka melaporkan kerusakan pada 19 fasilitas kesehatan dan 20 ambulans.

</description><content:encoded>GAZA - Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau WFP mengatakan situasi di Gaza &amp;ldquo;mengerikan&amp;rdquo;, karena kehabisan makanan dan air selama pengepungan Israel.
Daerah kantong Palestina bergantung pada generator setelah satu-satunya pembangkit listrik di sana kehabisan bahan bakar.
Namun Israel mengatakan blokadenya tidak akan berakhir sampai para sandera Israel dibebaskan.

BACA JUGA:
Israel Tegaskan Serangan ke Gaza Tidak Akan Berakhir Sampai Sandera Dibebaskan

PBB mengatakan 50.000 perempuan hamil di Gaza tidak dapat mengakses layanan kesehatan penting atau bahkan air bersih.
Sementara itu, setidaknya 150 sandera disandera di Gaza selama serangan mematikan Hamas pada akhir pekan yang menewaskan 1.300 orang.

BACA JUGA:
Serangan Udara Besar-besaran Gempur Gaza, Presiden Iran Tuduh Israel Lakukan Genosida

Kepala pertahanan Israel telah mengakui kegagalan dalam tugas militer untuk menegakkan keamanan dan melindungi warga negara Israel.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken bersumpah akan memberikan dukungan tanpa henti kepada Israel selama kunjungannya ke negara tersebutDikutip BBC, lebih dari 1.500 orang tewas di Gaza sejak Israel melancarkan serangan udara balasan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan 11 pekerja medis tewas di Gaza sejak Sabtu (7/10/2023). WHO mengatakan pihaknya telah mendokumentasikan 34 serangan yang menargetkan penyediaan layanan kesehatan di Gaza sejak serangan balasan Israel dimulai pada Sabtu (7/10/2023) lalu.



Sebelas petugas kesehatan yang bertugas tewas dan 16 luka-luka.



Dalam pernyataannya, badan tersebut juga mengatakan bahwa akses tim medis darurat di lapangan terhambat oleh kerusakan infrastruktur. Mereka melaporkan kerusakan pada 19 fasilitas kesehatan dan 20 ambulans.

</content:encoded></item></channel></rss>
