<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Konflik Israel-Palestina, Kemlu Fasilitasi Kepulangan 35 Wisatawan Religi ke Tanah Air   </title><description>Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan, pihaknya juga memfasilitasi proses kepulangan ratusan warga negara Indonesia&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/13/337/2900632/konflik-israel-palestina-kemlu-fasilitasi-kepulangan-35-wisatawan-religi-ke-tanah-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/13/337/2900632/konflik-israel-palestina-kemlu-fasilitasi-kepulangan-35-wisatawan-religi-ke-tanah-air"/><item><title> Konflik Israel-Palestina, Kemlu Fasilitasi Kepulangan 35 Wisatawan Religi ke Tanah Air   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/13/337/2900632/konflik-israel-palestina-kemlu-fasilitasi-kepulangan-35-wisatawan-religi-ke-tanah-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/13/337/2900632/konflik-israel-palestina-kemlu-fasilitasi-kepulangan-35-wisatawan-religi-ke-tanah-air</guid><pubDate>Jum'at 13 Oktober 2023 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/13/337/2900632/konflik-israel-palestina-kemlu-fasilitasi-kepulangan-35-wisatawan-religi-ke-tanah-air-c83vwk92Rm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Judha Nugraha (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/13/337/2900632/konflik-israel-palestina-kemlu-fasilitasi-kepulangan-35-wisatawan-religi-ke-tanah-air-c83vwk92Rm.jpg</image><title>Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Judha Nugraha (foto: dok MPI)</title></images><description>
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan, pihaknya juga memfasilitasi proses kepulangan ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang melakukan wisata religi dari Konflik Israel-Palestina ke Tanah Air.

Dia melaporkan Kemlu RI telah memfasilitasi kepulangan 231 wisatawan religi dari wilayah konflik dan masuk ke Yordania. Kemudian dari Yordania dipulangkan ke Indonesia pada tanggal 9 Oktober 2023 lalu.

&quot;Pada awal ada 231 melakukan wisata religi sudah dapat keluar dan masuk ke wilayah Yordania pada tanggal 9 Oktober dan selanjutnya sudah tiba di Indonesia dengan selamat,&quot; kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha kepada wartawan di Kantor Kemlu RI, Jakarta Pusat, Jumat (13/10/2023).

BACA JUGA:
Human Rights Watch Sebut Israel Gunakan Bom Fosfor Putih di Gaza

Kemudian ada juga 38 WNI yang telah keluar dari wilayah Yordania pada tanggal 11 Oktober 2023 dan sudah kembali ke Indonesia. Lalu pada hari berikutnya tanggal 12 Oktober 2023, ada 44 WNI telah kembali ke Indonesia.

&quot;Saat ini masih ada 35 WNI kita yang melakukan wisata religi yang saat ini masih ada dan kita akan fasilitasi tanggal 14 Oktober. Kita akan bantu untuk proses keluarnya bekerja sama dengan travel agent yang ada,&quot; ucapnya.

Dia menjelaskan, bahwa ratusan wisatawan religi yang telah pulang ke Indonesia dengan status kepulangan mandiri. &quot;WNI Wisata religi sudah kembali ke Indonesia, karena sudah diatur tiket kepulangan oleh travel jadi stastusnya mandiri,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Korban Tewas di Gaza Bertambah Jadi 1.537 Orang dan 1.300 di Israel

Sama halnya dengan 35 WNI yang akan dipulangkan besok ke Tanah Air. Kemlu, lanjutnya hanya memfasilitasi proses kepulangan yakni memastikan agar mereka diperbolehkan crossing border dari wilayah Israel ke Yordania. Kemudian wisatawan religi direschedule tiketnya dengan berbicara melalui maskapai penerbangan masing-masing.

&quot;Masih ada 35, sejak awal rencana mereka sudah menyiapkan tiket pulangnya tinggal disesuaikan. Tugas Kemlu utamanya WNI aman kita memfasilitasi proses kepulangannya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan, pihaknya juga memfasilitasi proses kepulangan ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang melakukan wisata religi dari Konflik Israel-Palestina ke Tanah Air.

Dia melaporkan Kemlu RI telah memfasilitasi kepulangan 231 wisatawan religi dari wilayah konflik dan masuk ke Yordania. Kemudian dari Yordania dipulangkan ke Indonesia pada tanggal 9 Oktober 2023 lalu.

&quot;Pada awal ada 231 melakukan wisata religi sudah dapat keluar dan masuk ke wilayah Yordania pada tanggal 9 Oktober dan selanjutnya sudah tiba di Indonesia dengan selamat,&quot; kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha kepada wartawan di Kantor Kemlu RI, Jakarta Pusat, Jumat (13/10/2023).

BACA JUGA:
Human Rights Watch Sebut Israel Gunakan Bom Fosfor Putih di Gaza

Kemudian ada juga 38 WNI yang telah keluar dari wilayah Yordania pada tanggal 11 Oktober 2023 dan sudah kembali ke Indonesia. Lalu pada hari berikutnya tanggal 12 Oktober 2023, ada 44 WNI telah kembali ke Indonesia.

&quot;Saat ini masih ada 35 WNI kita yang melakukan wisata religi yang saat ini masih ada dan kita akan fasilitasi tanggal 14 Oktober. Kita akan bantu untuk proses keluarnya bekerja sama dengan travel agent yang ada,&quot; ucapnya.

Dia menjelaskan, bahwa ratusan wisatawan religi yang telah pulang ke Indonesia dengan status kepulangan mandiri. &quot;WNI Wisata religi sudah kembali ke Indonesia, karena sudah diatur tiket kepulangan oleh travel jadi stastusnya mandiri,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Korban Tewas di Gaza Bertambah Jadi 1.537 Orang dan 1.300 di Israel

Sama halnya dengan 35 WNI yang akan dipulangkan besok ke Tanah Air. Kemlu, lanjutnya hanya memfasilitasi proses kepulangan yakni memastikan agar mereka diperbolehkan crossing border dari wilayah Israel ke Yordania. Kemudian wisatawan religi direschedule tiketnya dengan berbicara melalui maskapai penerbangan masing-masing.

&quot;Masih ada 35, sejak awal rencana mereka sudah menyiapkan tiket pulangnya tinggal disesuaikan. Tugas Kemlu utamanya WNI aman kita memfasilitasi proses kepulangannya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
