<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Fakta Gempa M5,3 di Kaimana, Jenis Gempa Dangkal</title><description>Gempa yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar Tarera-Aiduna</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/13/340/2900253/3-fakta-gempa-m5-3-di-kaimana-jenis-gempa-dangkal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/13/340/2900253/3-fakta-gempa-m5-3-di-kaimana-jenis-gempa-dangkal"/><item><title>3 Fakta Gempa M5,3 di Kaimana, Jenis Gempa Dangkal</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/13/340/2900253/3-fakta-gempa-m5-3-di-kaimana-jenis-gempa-dangkal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/13/340/2900253/3-fakta-gempa-m5-3-di-kaimana-jenis-gempa-dangkal</guid><pubDate>Jum'at 13 Oktober 2023 05:08 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/12/340/2900253/3-fakta-gempa-m5-3-di-kaimana-jenis-gempa-dangkal-csTqVeb7US.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa M5,3 guncang Kaimana (Foto : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/12/340/2900253/3-fakta-gempa-m5-3-di-kaimana-jenis-gempa-dangkal-csTqVeb7US.jpg</image><title>Gempa M5,3 guncang Kaimana (Foto : Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMi8xLzE3MjA2Ni81L3g4b3JsYWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Gempa dengan magnitudo (M) 5,3 yang mengguncang Kaimana, Papua Barat, Kamis 12 Oktober 202, pada pukul 13.18 WIB.

Berikut sejumlah fakta terkait gempa tersebut:

1. Jenis Gempa Dangkal

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tersebut akibat aktivitas sesar Tarera-Aiduna.

&quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar Tarera-Aiduna,&quot; kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG dalam keterangan resminya.


BACA JUGA:
KPK Tangkap Syahrul Yasin Limpo di Apartemen Kebayoran Baru


2. Mekanisme Pergerakan Geser

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4,44&amp;deg; LS ; 133,92&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 128 km BaratDaya Kaimana, Papua Barat pada kedalaman 29 km.

&quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),&quot; kata Daryono.3. Terasa hingga Teluk Etna

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Buruway, Kaimana dan Teluk Etna dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).


BACA JUGA:
Jemput Paksa SYL, KPK: Khawatir Melarikan Diri dan Hilangkan Alat Bukti


&quot;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&quot; tegas Daryono.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMi8xLzE3MjA2Ni81L3g4b3JsYWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Gempa dengan magnitudo (M) 5,3 yang mengguncang Kaimana, Papua Barat, Kamis 12 Oktober 202, pada pukul 13.18 WIB.

Berikut sejumlah fakta terkait gempa tersebut:

1. Jenis Gempa Dangkal

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tersebut akibat aktivitas sesar Tarera-Aiduna.

&quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar Tarera-Aiduna,&quot; kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG dalam keterangan resminya.


BACA JUGA:
KPK Tangkap Syahrul Yasin Limpo di Apartemen Kebayoran Baru


2. Mekanisme Pergerakan Geser

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4,44&amp;deg; LS ; 133,92&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 128 km BaratDaya Kaimana, Papua Barat pada kedalaman 29 km.

&quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),&quot; kata Daryono.3. Terasa hingga Teluk Etna

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Buruway, Kaimana dan Teluk Etna dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).


BACA JUGA:
Jemput Paksa SYL, KPK: Khawatir Melarikan Diri dan Hilangkan Alat Bukti


&quot;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&quot; tegas Daryono.</content:encoded></item></channel></rss>
