<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kerap Disorot Mendampingi Ganjar Pranowo, Berikut Prestasi Siti Atikoh   </title><description>Terlepas dari dirinya yang bukan seorang gubernur, Prestasi Siti Atikoh sama banyaknya dengan suaminya, Ganjar Pranowo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/15/337/2901741/kerap-disorot-mendampingi-ganjar-pranowo-berikut-prestasi-siti-atikoh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/15/337/2901741/kerap-disorot-mendampingi-ganjar-pranowo-berikut-prestasi-siti-atikoh"/><item><title>Kerap Disorot Mendampingi Ganjar Pranowo, Berikut Prestasi Siti Atikoh   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/15/337/2901741/kerap-disorot-mendampingi-ganjar-pranowo-berikut-prestasi-siti-atikoh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/15/337/2901741/kerap-disorot-mendampingi-ganjar-pranowo-berikut-prestasi-siti-atikoh</guid><pubDate>Minggu 15 Oktober 2023 20:38 WIB</pubDate><dc:creator> Royandi Hutasoit</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/15/337/2901741/kerap-disorot-mendampingi-ganjar-pranowo-berikut-prestasi-siti-atikoh-Pwb4lwBisK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/15/337/2901741/kerap-disorot-mendampingi-ganjar-pranowo-berikut-prestasi-siti-atikoh-Pwb4lwBisK.jpg</image><title>Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh (Foto: Instagram)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMS8xLzE3MTQ4NS81L3g4b2c5aTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Istri dari Calon Presiden Ganjar Pranowo, Siti Atikoh diketahui punya rekam jejak yang setara dalam memajukan Jawa Tengah (Jateng) dengan suaminya. Siti Atikoh kerap menjadi sorotan publik karena kerap memberikan kegiatan edukasi dan peningkatan kesadaran bagi perempuan di Jawa Tengah.

Seperti suaminya Ganjar Pranowo, Siti Atikoh juga menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan kemudian di Universitas Tokyo melanjutkan studinya pada program studi Public Policy.

BACA JUGA:
Polling Sindonews: 81% Netizen Pilih Ridwan Kamil Jadi Cawapres Ganjar Pranowo


Tetap setia di samping Ganjar Pranowo yang ketika itu memimpin Jateng dua periode, Siti Atikoh aktif mengikuti berbagai kegiatan, antara lain menjabat sebagai Ketua Kelompok Penggerak PKK Jateng, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermasdes) Jawa Tengah, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jawa Tengah, dan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jateng.

Ibu dari Alam Ganjar itu terus berperan sebagai pemimpin dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan dan anak di Jawa Tengah. Pencapaian ini jelas menunjukkan komitmennya untuk memajukan provinsi Jateng dan menjadikannya tempat yang lebih aman dan sehat bagi setiap generasi.

BACA JUGA:
Arsjad Rasjid Akan Resmikan Media Center TPN Ganjar Presiden


Terlepas dari dirinya yang bukan seorang gubernur, Prestasi Siti Atikoh sama banyaknya dengan suaminya, Ganjar Pranowo. Prestasi dan pengakuan yang diraihnya berasal dari upayanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan dan anak di Jawa Tengah.

Di bawah kepemimpinan Siti Atikoh, PKK Jawa Tengah berperan aktif membantu dalam pendampingan dan pembinaan keluarga dan ibu-ibu di daerah tersebut.

Salah satunya dengan menurunkan Angka stunting di Jawa Tengah. Angka Stunting mengalami penurunan signifikan sebesar 51 persen. Pada tahun 2018, angka stunting di Jawa Tengah mencapai 24,4 persen, sedangkan pada tahun 2022 angkanya menurun menjadi 11,9 persen.

Melalui program 5NG(JateNG GayeNG NginceNG woNG meteNG), program yang merupakan suatu kegiatan sistematis dan terpadu yang bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). PKK Jawa Tengah berperan penting dalam mendukung program unggulan provinsi penurunan stunting dan kematian ibu dan anak (AKI-AKB).



Prestasi ini membuatnya mendapatkan penghargaan. Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 yang digelar di Banyuasin, Sumatera Selatan, Ganjar dan Atikoh menerima penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Siti Atikoh menerima penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dari BKKBN.

BACA JUGA:
HT dan Ganjar Pranowo Bersilaturahmi dengan Pengusaha Jatim




Manggala Karya Kencana merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kepada sosok yang dianggap berjasa besar dalam program pengendalian jumlah penduduk.



Ibu satu anak ini dinilai berhasil memimpin tim penggerak PKK Jawa Tengah dan aktif membina keluarga serta mendukung ibu, sekaligus berhasil menurunkan angka stunting hingga 11,9 persen pada tahun 2022 berdasarkan perhitungan elektronik - Pencatatan dan Pelaporan Gizi Masyarakat (ePPGBM).

BACA JUGA:
Kunjungi Pabriknya, Ganjar Bangga dengan Inovasi dan Pemanfaatan Kopi Lokal Kapal Api




Prestasi tersebut merupakan bukti nyata pemberdayaan perempuan, ia membuktikan mampu berjuang memajukan provinsi sebagai perempuan bersanding dengan tokoh kesayangannya. Prestasi yang diraihnya menjadikannya ikon seorang Kartini modern yang memperjuangkan hak-hak kesejahteraan dan kesetaraan perempuan.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMS8xLzE3MTQ4NS81L3g4b2c5aTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Istri dari Calon Presiden Ganjar Pranowo, Siti Atikoh diketahui punya rekam jejak yang setara dalam memajukan Jawa Tengah (Jateng) dengan suaminya. Siti Atikoh kerap menjadi sorotan publik karena kerap memberikan kegiatan edukasi dan peningkatan kesadaran bagi perempuan di Jawa Tengah.

Seperti suaminya Ganjar Pranowo, Siti Atikoh juga menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan kemudian di Universitas Tokyo melanjutkan studinya pada program studi Public Policy.

BACA JUGA:
Polling Sindonews: 81% Netizen Pilih Ridwan Kamil Jadi Cawapres Ganjar Pranowo


Tetap setia di samping Ganjar Pranowo yang ketika itu memimpin Jateng dua periode, Siti Atikoh aktif mengikuti berbagai kegiatan, antara lain menjabat sebagai Ketua Kelompok Penggerak PKK Jateng, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermasdes) Jawa Tengah, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jawa Tengah, dan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jateng.

Ibu dari Alam Ganjar itu terus berperan sebagai pemimpin dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan dan anak di Jawa Tengah. Pencapaian ini jelas menunjukkan komitmennya untuk memajukan provinsi Jateng dan menjadikannya tempat yang lebih aman dan sehat bagi setiap generasi.

BACA JUGA:
Arsjad Rasjid Akan Resmikan Media Center TPN Ganjar Presiden


Terlepas dari dirinya yang bukan seorang gubernur, Prestasi Siti Atikoh sama banyaknya dengan suaminya, Ganjar Pranowo. Prestasi dan pengakuan yang diraihnya berasal dari upayanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan dan anak di Jawa Tengah.

Di bawah kepemimpinan Siti Atikoh, PKK Jawa Tengah berperan aktif membantu dalam pendampingan dan pembinaan keluarga dan ibu-ibu di daerah tersebut.

Salah satunya dengan menurunkan Angka stunting di Jawa Tengah. Angka Stunting mengalami penurunan signifikan sebesar 51 persen. Pada tahun 2018, angka stunting di Jawa Tengah mencapai 24,4 persen, sedangkan pada tahun 2022 angkanya menurun menjadi 11,9 persen.

Melalui program 5NG(JateNG GayeNG NginceNG woNG meteNG), program yang merupakan suatu kegiatan sistematis dan terpadu yang bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). PKK Jawa Tengah berperan penting dalam mendukung program unggulan provinsi penurunan stunting dan kematian ibu dan anak (AKI-AKB).



Prestasi ini membuatnya mendapatkan penghargaan. Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 yang digelar di Banyuasin, Sumatera Selatan, Ganjar dan Atikoh menerima penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Siti Atikoh menerima penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dari BKKBN.

BACA JUGA:
HT dan Ganjar Pranowo Bersilaturahmi dengan Pengusaha Jatim




Manggala Karya Kencana merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kepada sosok yang dianggap berjasa besar dalam program pengendalian jumlah penduduk.



Ibu satu anak ini dinilai berhasil memimpin tim penggerak PKK Jawa Tengah dan aktif membina keluarga serta mendukung ibu, sekaligus berhasil menurunkan angka stunting hingga 11,9 persen pada tahun 2022 berdasarkan perhitungan elektronik - Pencatatan dan Pelaporan Gizi Masyarakat (ePPGBM).

BACA JUGA:
Kunjungi Pabriknya, Ganjar Bangga dengan Inovasi dan Pemanfaatan Kopi Lokal Kapal Api




Prestasi tersebut merupakan bukti nyata pemberdayaan perempuan, ia membuktikan mampu berjuang memajukan provinsi sebagai perempuan bersanding dengan tokoh kesayangannya. Prestasi yang diraihnya menjadikannya ikon seorang Kartini modern yang memperjuangkan hak-hak kesejahteraan dan kesetaraan perempuan.</content:encoded></item></channel></rss>
