<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Balita di Kediri Digilas Kereta Api saat ditinggal Orangtua Belanja</title><description>Lokasi rumah bersebelahan dekat dengan rel kereta api.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/16/519/2901821/tragis-balita-di-kediri-digilas-kereta-api-saat-ditinggal-orangtua-belanja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/16/519/2901821/tragis-balita-di-kediri-digilas-kereta-api-saat-ditinggal-orangtua-belanja"/><item><title>Tragis! Balita di Kediri Digilas Kereta Api saat ditinggal Orangtua Belanja</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/16/519/2901821/tragis-balita-di-kediri-digilas-kereta-api-saat-ditinggal-orangtua-belanja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/16/519/2901821/tragis-balita-di-kediri-digilas-kereta-api-saat-ditinggal-orangtua-belanja</guid><pubDate>Senin 16 Oktober 2023 01:31 WIB</pubDate><dc:creator>Solichan Arif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/16/519/2901821/tragis-balita-di-kediri-digilas-kereta-api-saat-ditinggal-orangtua-belanja-Zm1gy18pdI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/16/519/2901821/tragis-balita-di-kediri-digilas-kereta-api-saat-ditinggal-orangtua-belanja-Zm1gy18pdI.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNS82LzE3MjIyNC81L3g4b3VodHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KEDIRI - Balita berusia 1 tahun 2 bulan di Desa Banjarejo Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri Jawa Timur, tewas tertabrak KA Singasari relasi Blitar - Jakarta.
Peristiwa tragis itu terjadi Minggu petang (10/10/2023) saat korban tidak ditemani kedua orangtuanya yang tengah berbelanja.
&quot;Terjadi sekitar pukul 17.30 WIB,&quot; ujar Kapolsek Ngadiluwih Polres Kediri Iptu Agung Saifuddin kepada wartawan Minggu (15/10/2023).
Sebelum peristiwa terjadi, korban bersama dua saudaranya yang berusia empat tahun diketahui sedang bermain di depan rumah. Lokasi rumah bersebelahan dekat dengan rel kereta api.

BACA JUGA:
Timnas Norwegia vs Timnas Spanyol: La Furia Roja Tak Takut dengan Erling Haaland

Pada saat itu, kata Agung, ibu korban sedang belanja. Sedangkan ayahnya beristirahat di dalam rumah.
Entah apa yang terjadi. Saudara korban yang berusia empat tahun itu tiba-tiba berlari ke dalam rumah sembari berteriak korban tertabrak kereta.

BACA JUGA:
Jadi Anggota DPRD, Tommet Simbolon Akan Berikan Setengah Gajinya untuk Masyarakat

Tanpa sepengetahuan semuanya, korban yang belum bisa berjalan, diduga diam-diam merangkak menuju rel kereta api yang berjarak tidak jauh. Situasi sontak heboh.
&quot;Orangtua korban langsung lemas tak sadarkan diri,&quot; terang Agung.Dari olah TKP diketahui korban tewas seketika. Yang memprihatinkan, badan dan kepala korban terpisah.

Badan korban, kata Agung, berada di atas rel kereta. Sementara kepalanya terlempar sekitar 15 meter dari lokasi kejadian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 TGB Dampingi Capres Perindo Ganjar Pranowo Kunjungi Ponpes di Lombok Tengah

Jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit Gambiran Kediri.

Melihat kondisi yang mengenaskan itu, keluarga meminta pihak rumah sakit menyambungkan kembali bagian jenazah yang tercerai. &quot;Sebelum dimakamkan pihak keluarga meminta untuk disambungkan kembali,&quot; ungkap Agung.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Warga Lombok Doakan Ganjar Pranowo Terpilih Jadi Presiden

Sementara dari hasil penyelidikan petugas di lokasi kejadian, insiden maut yang terjadi dipastikan murni kecelakaan.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNS82LzE3MjIyNC81L3g4b3VodHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KEDIRI - Balita berusia 1 tahun 2 bulan di Desa Banjarejo Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri Jawa Timur, tewas tertabrak KA Singasari relasi Blitar - Jakarta.
Peristiwa tragis itu terjadi Minggu petang (10/10/2023) saat korban tidak ditemani kedua orangtuanya yang tengah berbelanja.
&quot;Terjadi sekitar pukul 17.30 WIB,&quot; ujar Kapolsek Ngadiluwih Polres Kediri Iptu Agung Saifuddin kepada wartawan Minggu (15/10/2023).
Sebelum peristiwa terjadi, korban bersama dua saudaranya yang berusia empat tahun diketahui sedang bermain di depan rumah. Lokasi rumah bersebelahan dekat dengan rel kereta api.

BACA JUGA:
Timnas Norwegia vs Timnas Spanyol: La Furia Roja Tak Takut dengan Erling Haaland

Pada saat itu, kata Agung, ibu korban sedang belanja. Sedangkan ayahnya beristirahat di dalam rumah.
Entah apa yang terjadi. Saudara korban yang berusia empat tahun itu tiba-tiba berlari ke dalam rumah sembari berteriak korban tertabrak kereta.

BACA JUGA:
Jadi Anggota DPRD, Tommet Simbolon Akan Berikan Setengah Gajinya untuk Masyarakat

Tanpa sepengetahuan semuanya, korban yang belum bisa berjalan, diduga diam-diam merangkak menuju rel kereta api yang berjarak tidak jauh. Situasi sontak heboh.
&quot;Orangtua korban langsung lemas tak sadarkan diri,&quot; terang Agung.Dari olah TKP diketahui korban tewas seketika. Yang memprihatinkan, badan dan kepala korban terpisah.

Badan korban, kata Agung, berada di atas rel kereta. Sementara kepalanya terlempar sekitar 15 meter dari lokasi kejadian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 TGB Dampingi Capres Perindo Ganjar Pranowo Kunjungi Ponpes di Lombok Tengah

Jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit Gambiran Kediri.

Melihat kondisi yang mengenaskan itu, keluarga meminta pihak rumah sakit menyambungkan kembali bagian jenazah yang tercerai. &quot;Sebelum dimakamkan pihak keluarga meminta untuk disambungkan kembali,&quot; ungkap Agung.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Warga Lombok Doakan Ganjar Pranowo Terpilih Jadi Presiden

Sementara dari hasil penyelidikan petugas di lokasi kejadian, insiden maut yang terjadi dipastikan murni kecelakaan.



</content:encoded></item></channel></rss>
