<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Israel Akan Lancarkan Invasi ke Gaza Setelah Biden Pulang ke AS</title><description>Biden akan berkunjung ke Israel pada Rabu, 18 Oktober.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/17/18/2903176/israel-akan-lancarkan-invasi-ke-gaza-setelah-biden-pulang-ke-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/17/18/2903176/israel-akan-lancarkan-invasi-ke-gaza-setelah-biden-pulang-ke-as"/><item><title>Israel Akan Lancarkan Invasi ke Gaza Setelah Biden Pulang ke AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/17/18/2903176/israel-akan-lancarkan-invasi-ke-gaza-setelah-biden-pulang-ke-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/17/18/2903176/israel-akan-lancarkan-invasi-ke-gaza-setelah-biden-pulang-ke-as</guid><pubDate>Selasa 17 Oktober 2023 20:34 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/17/18/2903176/israel-akan-lancarkan-invasi-ke-gaza-setelah-biden-pulang-ke-as-1dwYAC5vka.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/17/18/2903176/israel-akan-lancarkan-invasi-ke-gaza-setelah-biden-pulang-ke-as-1dwYAC5vka.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNi8xLzE3MjI2MS81L3g4b3Y0YzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BERLIN - Serangan darat Israel di Gaza kemungkinan besar hanya akan dilakukan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengakhiri kunjungannya ke Negara Zionis tersebut, demikian dilaporkan Der Spiegel pada Selasa, (17/10/2023).

BACA JUGA:
Joe Biden Akan Kunjungi Israel pada Rabu Ini, Jadi Trip Paling Berisiko Presiden AS?

Media Jerman tersebut mengutip sumber-sumber anonim yang menyatakan bahwa ada &amp;ldquo;tanda-tanda yang semakin meningkat&amp;rdquo; bahwa rencana apa pun untuk menyerang wilayah Palestina akan &amp;ldquo;hampir mustahil&amp;rdquo; selama Biden berada di Israel.
Laporan Spiegel muncul beberapa jam setelah Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Biden akan melakukan perjalanan ke Israel dan Yordania pada Rabu, (18/10/2023) sebagai bagian dari upaya Washington untuk menunjukkan dukungannya terhadap Israel dalam konfliknya dengan Hamas, sekaligus meringankan masalah kemanusiaan di Gaza yang dilanda perang.
AS juga telah menyatakan keprihatinannya mengenai situasi yang akan berkembang menjadi konflik yang lebih luas jika negara-negara regional lainnya ikut terlibat.
&amp;ldquo;Pada Rabu, saya akan melakukan perjalanan ke Israel untuk berdiri dalam solidaritas dalam menghadapi serangan teroris brutal Hamas,&amp;rdquo; sebuah postingan dari Biden di X (sebelumnya Twitter), dibaca pada Selasa pagi, sebagaimana dilaporkan RT.

BACA JUGA:
Israel Bersiap Lancarkan Serangan Darat Besar-besaran ke Gaza, Ribuan Warga Palestina Mengungsi

&amp;ldquo;Saya kemudian akan melakukan perjalanan ke Yordania untuk mengatasi kebutuhan kemanusiaan yang mendesak, bertemu dengan para pemimpin, dan menjelaskan bahwa Hamas tidak membela hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.&amp;rdquo;

Israel telah mengumpulkan ribuan tentara di perbatasannya dengan Gaza untuk operasi darat di daerah kantong tersebut. Tindakan ini merupakan bagian dari tindakan pembalasan terhadap kelompok militan Palestina Hamas, menyusul serangan mereka pada 7 Oktober ke wilayah Israel. Sekitar 1.400 warga Israel, sebagian besar warga sipil, dibantai oleh Hamas.

BACA JUGA:
Negara-Negara yang Mengecam Serangan Israel ke Gaza, Indonesia Salah Satunya

Angkatan bersenjata Israel telah melakukan kampanye pengeboman yang belum pernah terjadi sebelumnya di daerah kantong tersebut pada hari-hari berikutnya. Angkatan Udara Israel menyatakan telah menjatuhkan lebih dari 6.000 bom di Gaza dalam enam hari pertama konflik. Laporan menunjukkan bahwa lebih dari 2.800 orang tewas dalam serangan udara tersebut, sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan setidaknya satu juta orang telah mengungsi.
PBB juga memperingatkan bahwa situasi di Gaza bisa memburuk menjadi krisis kemanusiaan yang parah.
Merujuk pada kunjungan Biden ke Timur Tengah pada Selasa pagi, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan kunjungan tersebut akan menunjukkan &amp;ldquo;solidaritas Washington dengan Israel&amp;rdquo; dan mewakili &amp;ldquo;komitmen kuat terhadap keamanannya.&amp;rdquo;</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNi8xLzE3MjI2MS81L3g4b3Y0YzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BERLIN - Serangan darat Israel di Gaza kemungkinan besar hanya akan dilakukan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengakhiri kunjungannya ke Negara Zionis tersebut, demikian dilaporkan Der Spiegel pada Selasa, (17/10/2023).

BACA JUGA:
Joe Biden Akan Kunjungi Israel pada Rabu Ini, Jadi Trip Paling Berisiko Presiden AS?

Media Jerman tersebut mengutip sumber-sumber anonim yang menyatakan bahwa ada &amp;ldquo;tanda-tanda yang semakin meningkat&amp;rdquo; bahwa rencana apa pun untuk menyerang wilayah Palestina akan &amp;ldquo;hampir mustahil&amp;rdquo; selama Biden berada di Israel.
Laporan Spiegel muncul beberapa jam setelah Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Biden akan melakukan perjalanan ke Israel dan Yordania pada Rabu, (18/10/2023) sebagai bagian dari upaya Washington untuk menunjukkan dukungannya terhadap Israel dalam konfliknya dengan Hamas, sekaligus meringankan masalah kemanusiaan di Gaza yang dilanda perang.
AS juga telah menyatakan keprihatinannya mengenai situasi yang akan berkembang menjadi konflik yang lebih luas jika negara-negara regional lainnya ikut terlibat.
&amp;ldquo;Pada Rabu, saya akan melakukan perjalanan ke Israel untuk berdiri dalam solidaritas dalam menghadapi serangan teroris brutal Hamas,&amp;rdquo; sebuah postingan dari Biden di X (sebelumnya Twitter), dibaca pada Selasa pagi, sebagaimana dilaporkan RT.

BACA JUGA:
Israel Bersiap Lancarkan Serangan Darat Besar-besaran ke Gaza, Ribuan Warga Palestina Mengungsi

&amp;ldquo;Saya kemudian akan melakukan perjalanan ke Yordania untuk mengatasi kebutuhan kemanusiaan yang mendesak, bertemu dengan para pemimpin, dan menjelaskan bahwa Hamas tidak membela hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.&amp;rdquo;

Israel telah mengumpulkan ribuan tentara di perbatasannya dengan Gaza untuk operasi darat di daerah kantong tersebut. Tindakan ini merupakan bagian dari tindakan pembalasan terhadap kelompok militan Palestina Hamas, menyusul serangan mereka pada 7 Oktober ke wilayah Israel. Sekitar 1.400 warga Israel, sebagian besar warga sipil, dibantai oleh Hamas.

BACA JUGA:
Negara-Negara yang Mengecam Serangan Israel ke Gaza, Indonesia Salah Satunya

Angkatan bersenjata Israel telah melakukan kampanye pengeboman yang belum pernah terjadi sebelumnya di daerah kantong tersebut pada hari-hari berikutnya. Angkatan Udara Israel menyatakan telah menjatuhkan lebih dari 6.000 bom di Gaza dalam enam hari pertama konflik. Laporan menunjukkan bahwa lebih dari 2.800 orang tewas dalam serangan udara tersebut, sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan setidaknya satu juta orang telah mengungsi.
PBB juga memperingatkan bahwa situasi di Gaza bisa memburuk menjadi krisis kemanusiaan yang parah.
Merujuk pada kunjungan Biden ke Timur Tengah pada Selasa pagi, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan kunjungan tersebut akan menunjukkan &amp;ldquo;solidaritas Washington dengan Israel&amp;rdquo; dan mewakili &amp;ldquo;komitmen kuat terhadap keamanannya.&amp;rdquo;</content:encoded></item></channel></rss>
