<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atasi Karhutla dan Polusi, BNPB: 307 Kali Modifikasi Cuaca, Lebih 417 Ton Garam Ditabur</title><description>Operasi TMC yang dilakukan telah menaburkan sebanyak lebih 417 ton tepatnya 417.200 kg bahan semai NaCl (garam).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/17/337/2902731/atasi-karhutla-dan-polusi-bnpb-307-kali-modifikasi-cuaca-lebih-417-ton-garam-ditabur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/17/337/2902731/atasi-karhutla-dan-polusi-bnpb-307-kali-modifikasi-cuaca-lebih-417-ton-garam-ditabur"/><item><title>Atasi Karhutla dan Polusi, BNPB: 307 Kali Modifikasi Cuaca, Lebih 417 Ton Garam Ditabur</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/17/337/2902731/atasi-karhutla-dan-polusi-bnpb-307-kali-modifikasi-cuaca-lebih-417-ton-garam-ditabur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/17/337/2902731/atasi-karhutla-dan-polusi-bnpb-307-kali-modifikasi-cuaca-lebih-417-ton-garam-ditabur</guid><pubDate>Selasa 17 Oktober 2023 12:15 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/17/337/2902731/307-kali-modifikasi-cuaca-lebih-417-ton-garam-ditabur-sejak-april-2023-KiIIjADxw9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi polusi udara (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/17/337/2902731/307-kali-modifikasi-cuaca-lebih-417-ton-garam-ditabur-sejak-april-2023-KiIIjADxw9.jpg</image><title>Ilustrasi polusi udara (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) telah digelar sejak April 2023. TMC dilaksanakan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, bahkan juga polusi udara khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Operasi TMC yang dilakukan telah menaburkan sebanyak lebih 417 ton tepatnya 417.200 kg bahan semai NaCl (garam).
&amp;ldquo;TMC sudah 307, sudah ratusan unit Heli yang diterbangkan, semuanya bahan semai sudah 417 ton,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam Disaster Briefing, dikutip Selasa (17/10/2023).

BACA JUGA:
Sejumlah Wilayah di Depok Diguyur Hujan, BMKG: Bukan Akibat Modifikasi Cuaca

Operasi TMC dilaksanakan oleh pemerintah baik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bahkan juga TNI AU.
Tidak hanya untuk karhutla, TMC yang dilaksanakan sejak bulan April lalu juga dilaksanakan untuk memadamkan api karhutla, ditambah dengan pengoptimalisasi Satgas Darat juga operasi water bombing. Saat ini, sebanyak 37 helikopter yang disiagakan untuk pelaksanaan operasi.
&quot;Upaya optimal Satgas daratnya kita efektifkan alat perangkat personilnya kita dukung kemudian water bombing untuk pengendalian awal kita lengkapi 37 Heli sudah tergelar dari bulan April, Mei,&amp;rdquo; kata Aam.

BACA JUGA:
 Kekeringan, Warga Terpaksa Konsumsi Air Sungai Batanghari

Berikut rincian operasi TMC periode April-Oktober 2023:
1. Riau (1 Unit pesawat):
- 19 April &amp;ndash; 8 Mei: 20 sorti penerbangan
- 7 &amp;ndash; 12 Oktober: 6 sorti penerbangan2. Kalimantan Barat (1 Unit pesawat)
- 24 Mei &amp;ndash; 7 Juli: 37 sorti penerbangan
- 22 Agustus &amp;ndash; 1 September: 14 sorti penerbangan
3. Jambi (1 Unit pesawat, reposisi ke Kalteng)
- 15 &amp;ndash; 21 Agustus: 7 sorti penerbangan
- 3 &amp;ndash; 8 Oktober: 14 sorti penerbangan
4. Kalimantan Selatan (1 Unit pesawat)
- 23 &amp;ndash; 29 September: 26 sorti penerbangan
- 5 &amp;ndash; 13 Oktober: 22 sorti penerbangan
5. Sumatera Selatan (1 Unit pesawat)
- 9 &amp;ndash; 18 Agustus, 16 &amp;ndash; 20 September, 30 September: 26 sorti penerbangan
6. Kalimantan Tengah (2 Unit pesawat, 1 pesawat reposisi dari Jambi)
- 3 &amp;ndash; 12 Oktober: 18 sorti penerbangan
7. Nusa Tenggara Timur (1 Unit pesawat)
- 8 &amp;ndash; 12 Mei: 24 sorti penerbangan
8. Jawa Barat (1 Unit pesawat)
- 12 &amp;ndash; 14 Juli: 8 sorti penerbangan
9. DKI Jakarta (2 Unit pesawat)
- 3 &amp;ndash; 27 September: 148 sorti penerbangan</description><content:encoded>JAKARTA - Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) telah digelar sejak April 2023. TMC dilaksanakan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, bahkan juga polusi udara khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Operasi TMC yang dilakukan telah menaburkan sebanyak lebih 417 ton tepatnya 417.200 kg bahan semai NaCl (garam).
&amp;ldquo;TMC sudah 307, sudah ratusan unit Heli yang diterbangkan, semuanya bahan semai sudah 417 ton,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam Disaster Briefing, dikutip Selasa (17/10/2023).

BACA JUGA:
Sejumlah Wilayah di Depok Diguyur Hujan, BMKG: Bukan Akibat Modifikasi Cuaca

Operasi TMC dilaksanakan oleh pemerintah baik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bahkan juga TNI AU.
Tidak hanya untuk karhutla, TMC yang dilaksanakan sejak bulan April lalu juga dilaksanakan untuk memadamkan api karhutla, ditambah dengan pengoptimalisasi Satgas Darat juga operasi water bombing. Saat ini, sebanyak 37 helikopter yang disiagakan untuk pelaksanaan operasi.
&quot;Upaya optimal Satgas daratnya kita efektifkan alat perangkat personilnya kita dukung kemudian water bombing untuk pengendalian awal kita lengkapi 37 Heli sudah tergelar dari bulan April, Mei,&amp;rdquo; kata Aam.

BACA JUGA:
 Kekeringan, Warga Terpaksa Konsumsi Air Sungai Batanghari

Berikut rincian operasi TMC periode April-Oktober 2023:
1. Riau (1 Unit pesawat):
- 19 April &amp;ndash; 8 Mei: 20 sorti penerbangan
- 7 &amp;ndash; 12 Oktober: 6 sorti penerbangan2. Kalimantan Barat (1 Unit pesawat)
- 24 Mei &amp;ndash; 7 Juli: 37 sorti penerbangan
- 22 Agustus &amp;ndash; 1 September: 14 sorti penerbangan
3. Jambi (1 Unit pesawat, reposisi ke Kalteng)
- 15 &amp;ndash; 21 Agustus: 7 sorti penerbangan
- 3 &amp;ndash; 8 Oktober: 14 sorti penerbangan
4. Kalimantan Selatan (1 Unit pesawat)
- 23 &amp;ndash; 29 September: 26 sorti penerbangan
- 5 &amp;ndash; 13 Oktober: 22 sorti penerbangan
5. Sumatera Selatan (1 Unit pesawat)
- 9 &amp;ndash; 18 Agustus, 16 &amp;ndash; 20 September, 30 September: 26 sorti penerbangan
6. Kalimantan Tengah (2 Unit pesawat, 1 pesawat reposisi dari Jambi)
- 3 &amp;ndash; 12 Oktober: 18 sorti penerbangan
7. Nusa Tenggara Timur (1 Unit pesawat)
- 8 &amp;ndash; 12 Mei: 24 sorti penerbangan
8. Jawa Barat (1 Unit pesawat)
- 12 &amp;ndash; 14 Juli: 8 sorti penerbangan
9. DKI Jakarta (2 Unit pesawat)
- 3 &amp;ndash; 27 September: 148 sorti penerbangan</content:encoded></item></channel></rss>
