<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perintahkan Jajarannya, Kapolri: Tangani Dugaan Pemerasan SYL dengan Profesional   </title><description>Menurut Sigit, kasus tersebut sudah menjadi perhatian publik. Sehingga setiap proses hukum yang berjalan akan diperhatikan khayalak.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/17/337/2902811/perintahkan-jajarannya-kapolri-tangani-dugaan-pemerasan-syl-dengan-profesional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/17/337/2902811/perintahkan-jajarannya-kapolri-tangani-dugaan-pemerasan-syl-dengan-profesional"/><item><title>Perintahkan Jajarannya, Kapolri: Tangani Dugaan Pemerasan SYL dengan Profesional   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/17/337/2902811/perintahkan-jajarannya-kapolri-tangani-dugaan-pemerasan-syl-dengan-profesional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/17/337/2902811/perintahkan-jajarannya-kapolri-tangani-dugaan-pemerasan-syl-dengan-profesional</guid><pubDate>Selasa 17 Oktober 2023 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/17/337/2902811/perintahkan-jajarannya-kapolri-tangani-dugaan-pemerasan-syl-dengan-profesional-FE1jhEaCyA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Riana Rizkia) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/17/337/2902811/perintahkan-jajarannya-kapolri-tangani-dugaan-pemerasan-syl-dengan-profesional-FE1jhEaCyA.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Riana Rizkia) </title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNC8xLzE3MjE1Ny81L3g4b3RjcG8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya agar dapat menangani dugaan kasus pemerasan pimpinan KPK kepada eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dengan serius.

Terlebih, kata Sigit, kasus tersebut sudah menjadi perhatian publik. Sehingga setiap proses hukum yang berjalan akan diperhatikan khayalak.

&quot;Yang jelas, karena kasusnya menjadi perhatian publik, saya sudah perintahkan agar prosesnya harus betul-betul ditangani secara profesional,&quot; kata Sigit setelah apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/20/2023).

BACA JUGA:
Diperiksa soal Pemerasan SYL, Saut Situmorang: Pimpinan KPK Tak Boleh Bertemu dengan Teradu!


&quot;Oleh karena itu, di dalam setiap tahapannya, dampingi, Bareskrim, Propam saya minta turun, sehingga setiap tahapan yang berjalan itu betul-betul profesional. Itu yang saya minta sehingga semuanya bisa dipertanggungjawabkan,&quot; sambungnya.

Pihaknya, kata Sigit, harus sangat berhati-hati dalam menangani setiap kasus yang ada, termasuk soal dugaan pemerasan tersebut. Meskipun saat ini penanganan dilakukan oleh Polda Metro Jaya, tetapi Mabes Polri turut memberikan asistensi yang dilakukan oleh Direktorat Korupsi Bareskrim polri.

BACA JUGA:
Tiba di Polda Metro, Saut Situmorang Dipanggil Sebagai Ahli Terkait Pemerasan SYL


Namun, Kapolri enggan menjawab ketika ditanyakan apakah pimpinan KPK yang diusut dugaan pemerasan adalah Ketua KPK Firli Bahuri. Ia hanya berpesan agar Polda Metro Jaya dan asistensi yang dilakukan Mabes Polri dapat dilakukan secara cermat.

&quot;Ya itu sangat teknis, pesan saya dilaksanakan cermat, profesional, tidak arogan, kami membuka ruang agar ini bsia diawasi bisa disupervisi oleh KPK atau unsur eksternal lainnya. Yang jelas saya sudah perintahkan penanganan harus cermat, hati-hati, profesional karena ini dipertanggungjawabkan ke publik,&quot; katanya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNC8xLzE3MjE1Ny81L3g4b3RjcG8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya agar dapat menangani dugaan kasus pemerasan pimpinan KPK kepada eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dengan serius.

Terlebih, kata Sigit, kasus tersebut sudah menjadi perhatian publik. Sehingga setiap proses hukum yang berjalan akan diperhatikan khayalak.

&quot;Yang jelas, karena kasusnya menjadi perhatian publik, saya sudah perintahkan agar prosesnya harus betul-betul ditangani secara profesional,&quot; kata Sigit setelah apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/20/2023).

BACA JUGA:
Diperiksa soal Pemerasan SYL, Saut Situmorang: Pimpinan KPK Tak Boleh Bertemu dengan Teradu!


&quot;Oleh karena itu, di dalam setiap tahapannya, dampingi, Bareskrim, Propam saya minta turun, sehingga setiap tahapan yang berjalan itu betul-betul profesional. Itu yang saya minta sehingga semuanya bisa dipertanggungjawabkan,&quot; sambungnya.

Pihaknya, kata Sigit, harus sangat berhati-hati dalam menangani setiap kasus yang ada, termasuk soal dugaan pemerasan tersebut. Meskipun saat ini penanganan dilakukan oleh Polda Metro Jaya, tetapi Mabes Polri turut memberikan asistensi yang dilakukan oleh Direktorat Korupsi Bareskrim polri.

BACA JUGA:
Tiba di Polda Metro, Saut Situmorang Dipanggil Sebagai Ahli Terkait Pemerasan SYL


Namun, Kapolri enggan menjawab ketika ditanyakan apakah pimpinan KPK yang diusut dugaan pemerasan adalah Ketua KPK Firli Bahuri. Ia hanya berpesan agar Polda Metro Jaya dan asistensi yang dilakukan Mabes Polri dapat dilakukan secara cermat.

&quot;Ya itu sangat teknis, pesan saya dilaksanakan cermat, profesional, tidak arogan, kami membuka ruang agar ini bsia diawasi bisa disupervisi oleh KPK atau unsur eksternal lainnya. Yang jelas saya sudah perintahkan penanganan harus cermat, hati-hati, profesional karena ini dipertanggungjawabkan ke publik,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
