<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Siswi SMAN 1 Langkat Dirundung 3 Temannya Dalam Kelas</title><description>Korban berinisial A dirundung tiga orang temannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/17/608/2902714/viral-siswi-sman-1-langkat-dirundung-3-temannya-dalam-kelas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/17/608/2902714/viral-siswi-sman-1-langkat-dirundung-3-temannya-dalam-kelas"/><item><title>Viral Siswi SMAN 1 Langkat Dirundung 3 Temannya Dalam Kelas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/17/608/2902714/viral-siswi-sman-1-langkat-dirundung-3-temannya-dalam-kelas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/17/608/2902714/viral-siswi-sman-1-langkat-dirundung-3-temannya-dalam-kelas</guid><pubDate>Selasa 17 Oktober 2023 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Erwin Syah Putra Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/17/608/2902714/viral-siswi-sman-1-langkat-dirundung-3-temannya-dalam-kelas-D4F3UeYIlO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aksi bullying terjadi di SMAN 1 Langkat. (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/17/608/2902714/viral-siswi-sman-1-langkat-dirundung-3-temannya-dalam-kelas-D4F3UeYIlO.jpg</image><title>Aksi bullying terjadi di SMAN 1 Langkat. (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>


LANGKAT &amp;ndash; Aksi perundungan (bullying) terhadap salah seorang siswi Kelas 12 IPS 1 SMA Negeri 1 Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Korban berinisial A dirundung tiga orang temannya.
Dalam video tersebut dua orang siswi menarik jilbab korban hingga memegang payudaranya. Sedangkan satu siswi lagi merekam kejadian tersebut dan memviralkannya ke media sosial.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mahasiswi UIN Jambi Korban Bullying di Lift Berharap Pelaku Jangan Dendam Usai Viral

Akibat peristiwa tersebut, pihak sekolah langsung memanggil para orang tua siswa yang terlibat dan mencoba melakukan perdamaian. Meski sebelumnya para pelaku sudah membuat video permohonan maaf,  namun orang tua korban tidak terima.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Stabat,Nano Prihatin mengatakan pihaknya sudah melakukan mediasi antara siswi yang terlibat dengan para orang tua.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Marak Bullying Pelajar hingga Makan Korban Jiwa, Ini Sikap Kemendikbudristek

&amp;ldquo;Ketiga pelaku sudah meminta maaf kepada temannya yang menjadi korban dan orang tuanya,&amp;rdquo; ucap Nano, Senin (16/10/2023).
Nano menambahkan, pihak sekolah juga akan terus melakukan sosialisasi kepada siswa sekolah tersebut agar tidak melakukan aksi bullying kepada siapapun. Dia juga menjelaskan bahwa akan dilakukan pengobatan mental dengan memanggil psikolog dan dilakukan pendampingan agar korban tidak trauma dan takut ke sekolah.</description><content:encoded>


LANGKAT &amp;ndash; Aksi perundungan (bullying) terhadap salah seorang siswi Kelas 12 IPS 1 SMA Negeri 1 Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Korban berinisial A dirundung tiga orang temannya.
Dalam video tersebut dua orang siswi menarik jilbab korban hingga memegang payudaranya. Sedangkan satu siswi lagi merekam kejadian tersebut dan memviralkannya ke media sosial.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mahasiswi UIN Jambi Korban Bullying di Lift Berharap Pelaku Jangan Dendam Usai Viral

Akibat peristiwa tersebut, pihak sekolah langsung memanggil para orang tua siswa yang terlibat dan mencoba melakukan perdamaian. Meski sebelumnya para pelaku sudah membuat video permohonan maaf,  namun orang tua korban tidak terima.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Stabat,Nano Prihatin mengatakan pihaknya sudah melakukan mediasi antara siswi yang terlibat dengan para orang tua.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Marak Bullying Pelajar hingga Makan Korban Jiwa, Ini Sikap Kemendikbudristek

&amp;ldquo;Ketiga pelaku sudah meminta maaf kepada temannya yang menjadi korban dan orang tuanya,&amp;rdquo; ucap Nano, Senin (16/10/2023).
Nano menambahkan, pihak sekolah juga akan terus melakukan sosialisasi kepada siswa sekolah tersebut agar tidak melakukan aksi bullying kepada siapapun. Dia juga menjelaskan bahwa akan dilakukan pengobatan mental dengan memanggil psikolog dan dilakukan pendampingan agar korban tidak trauma dan takut ke sekolah.</content:encoded></item></channel></rss>
