<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Bacawapres Ganjar, Mahfud MD: Partai Lihat Kualitas Bukan Isi Tas</title><description>Menurutnya, pencawapresan tersebut memperlihatkan bahwa partai melihat kualitas, bukan isi tas tokoh yang ditunjuk.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/18/337/2903856/jadi-bacawapres-ganjar-mahfud-md-partai-lihat-kualitas-bukan-isi-tas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/18/337/2903856/jadi-bacawapres-ganjar-mahfud-md-partai-lihat-kualitas-bukan-isi-tas"/><item><title>Jadi Bacawapres Ganjar, Mahfud MD: Partai Lihat Kualitas Bukan Isi Tas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/18/337/2903856/jadi-bacawapres-ganjar-mahfud-md-partai-lihat-kualitas-bukan-isi-tas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/18/337/2903856/jadi-bacawapres-ganjar-mahfud-md-partai-lihat-kualitas-bukan-isi-tas</guid><pubDate>Rabu 18 Oktober 2023 19:45 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/18/337/2903856/jadi-bacawapres-ganjar-mahfud-md-partai-lihat-kualitas-bukan-isi-tas-sUHD2a05Cq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD (Foto: Riana Rizkia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/18/337/2903856/jadi-bacawapres-ganjar-mahfud-md-partai-lihat-kualitas-bukan-isi-tas-sUHD2a05Cq.jpg</image><title>Mahfud MD (Foto: Riana Rizkia)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOC8xLzE3MjM3MS81L3g4b3d5YjI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengaku terkejut dengan penunjukkan dirinya sebagai bakal calon wakil presiden (Bacawapres) mendampingi bakal calon presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo. Terlebih, dirinya tidak pernah mengejar hasil survei berupa elektabilitas capres-cawapres.

Menurutnya, pencawapresan tersebut memperlihatkan bahwa partai melihat kualitas, bukan isi tas tokoh yang ditunjuk. Kendati demikian, Mahfud tidak memerinci perihal makna 'isi tas' yang ia maksud.

&quot;Dan saya juga kan tidak pernah mengejar ngejar survei, membuat baliho, kan ga pernah juga. Jadi partai ini memang memilih kualitas, tidak menentukan berdasarkan isi tas,&quot; kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2023).

BACA JUGA:
PDIP: Jokowi Sudah Tahu Mahfud MD Jadi Bacawapres Ganjar


Mahfud menegaskan, dirinya tidak mengeluarkan uang sepeser pun, untuk menjadi cawapres Ganjar Pranowo. Bahkan, ia tidak ditanya mengenai dana kampanye.

&quot;Betul dia membaca tokoh siapa yang layak menurut survei, tetapi juga diitung kualitasnya, keperluan negara ini apa. Sehingga saya ya langsung di ini, bagi saya ini surprise betul, saya tidak ditanya apa uang kampanyenya, bagaimana uang, bagaimana, nda ada,&quot; ucapnya.

&quot;Kan dulu ramai isunya 'wah ndaa bisa, ndaa punya uang ga bisa jadi cawapres, ga bisa jadi capres, harus nyetor ke pimpinan partai'. Ini sepeser pun sungguh tidak. Malah ketua partai itu 'you perlu apa bilang, biar kami yang ngurus karena ini keperluan negara',&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
 Megawati Berkaca-kaca, Bicara soal Kasih Ibu Saat Pengumuman Ganjar-Mahfud&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Mahfud pun menjelaskan, penunjukkan dirinya sebagai pendamping Ganjar Pranowo merupakan kesepakatan semua partai dalam koalisi PDIP.



&quot;Saudara percaya, yakin 100% itu bahkan 1.000% saya masuk ke situ menjadi cawapres disetujui oleh partai koalisi,&quot; kata Mahfud.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOC8xLzE3MjM3MS81L3g4b3d5YjI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengaku terkejut dengan penunjukkan dirinya sebagai bakal calon wakil presiden (Bacawapres) mendampingi bakal calon presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo. Terlebih, dirinya tidak pernah mengejar hasil survei berupa elektabilitas capres-cawapres.

Menurutnya, pencawapresan tersebut memperlihatkan bahwa partai melihat kualitas, bukan isi tas tokoh yang ditunjuk. Kendati demikian, Mahfud tidak memerinci perihal makna 'isi tas' yang ia maksud.

&quot;Dan saya juga kan tidak pernah mengejar ngejar survei, membuat baliho, kan ga pernah juga. Jadi partai ini memang memilih kualitas, tidak menentukan berdasarkan isi tas,&quot; kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2023).

BACA JUGA:
PDIP: Jokowi Sudah Tahu Mahfud MD Jadi Bacawapres Ganjar


Mahfud menegaskan, dirinya tidak mengeluarkan uang sepeser pun, untuk menjadi cawapres Ganjar Pranowo. Bahkan, ia tidak ditanya mengenai dana kampanye.

&quot;Betul dia membaca tokoh siapa yang layak menurut survei, tetapi juga diitung kualitasnya, keperluan negara ini apa. Sehingga saya ya langsung di ini, bagi saya ini surprise betul, saya tidak ditanya apa uang kampanyenya, bagaimana uang, bagaimana, nda ada,&quot; ucapnya.

&quot;Kan dulu ramai isunya 'wah ndaa bisa, ndaa punya uang ga bisa jadi cawapres, ga bisa jadi capres, harus nyetor ke pimpinan partai'. Ini sepeser pun sungguh tidak. Malah ketua partai itu 'you perlu apa bilang, biar kami yang ngurus karena ini keperluan negara',&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
 Megawati Berkaca-kaca, Bicara soal Kasih Ibu Saat Pengumuman Ganjar-Mahfud&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Mahfud pun menjelaskan, penunjukkan dirinya sebagai pendamping Ganjar Pranowo merupakan kesepakatan semua partai dalam koalisi PDIP.



&quot;Saudara percaya, yakin 100% itu bahkan 1.000% saya masuk ke situ menjadi cawapres disetujui oleh partai koalisi,&quot; kata Mahfud.</content:encoded></item></channel></rss>
