<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aparat Gabungan Berhasil Selamatkan 21 Warga dari Pembantaian KST Papua</title><description>Aparat gabungan berhasil mengevakuasi 21 warga masyarakat yang ada di Kali Ei Kab Yahukimo, Papua Pegunungan</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904047/aparat-gabungan-berhasil-selamatkan-21-warga-dari-pembantaian-kst-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904047/aparat-gabungan-berhasil-selamatkan-21-warga-dari-pembantaian-kst-papua"/><item><title>Aparat Gabungan Berhasil Selamatkan 21 Warga dari Pembantaian KST Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904047/aparat-gabungan-berhasil-selamatkan-21-warga-dari-pembantaian-kst-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904047/aparat-gabungan-berhasil-selamatkan-21-warga-dari-pembantaian-kst-papua</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2023 08:45 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/19/337/2904047/aparat-gabungan-berhasil-selamatkan-21-warga-dari-pembantaian-kst-papua-opyRogEq8Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aparat gabungan selamatkan warga dari pembantaian KST Papua (Foto : Puspen TNI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/19/337/2904047/aparat-gabungan-berhasil-selamatkan-21-warga-dari-pembantaian-kst-papua-opyRogEq8Z.jpg</image><title>Aparat gabungan selamatkan warga dari pembantaian KST Papua (Foto : Puspen TNI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMC8xLzE3MTk2MC81L3g4b3Bzdzk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Aksi Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua yang brutal dan sadis kembali terjadi di Kali Ei Kabupaten Yahukimo. Pasca kejadian pembantaian tujuh masyarakat meninggal dunia dan sebelas orang luka, Tim Gabungan yang dipimpin Mayor HR dari Satgas Yonif 7 Marinir dan Kodim 1715/YHK di bawah kendali Dansatgas Yonmar 7,  melakukan pengejaran dan penyisiran serta berhasil mengevakuasi 21 warga yang ada di Kali Ei Kab Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu 18 Oktober 2023.

Sebelumnya diberitakan, pada Senin 16 Oktober  30 orang KST Papua menyerang area penambangan emas illegal yang ada di Kali Ei, Kampung Mosom Duba, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Tujuh warga yang merupakan pendulang emas tewas dibunuh, dan warga masyarakat lainnya berupaya menyelamatkan diri.


BACA JUGA:
 Kronologi Pembantaian 7 Orang Penambang Tradisional oleh KKB di Yahukimo&amp;nbsp; &amp;nbsp;


KST Papua pimpinan Asbak Koranue, bagian dari kelompok Egianus Kogoya. Senjata mereka 1 senapan SS1 V2, panah, dan parang. Selain membunuh, KST juga membakar 3 ekskavator, 2 truk, dan Kamp pendulangan.

Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono menyatakan pasca kejadian pembantaian oleh KST tersebut, personel gabungan yang dipimpin Mayor HR, baik dari unsur TNI dan jajaran Polri langsung berangkat menuju wilayah Kali Ei.

Setibanya di Pos Brimob Kali Kolop, Tim Gabungan TNI-Polri melaksanakan koordinasi tentang situasi dan kondisi di wilayah Kali Ei.


BACA JUGA:
Daftar ke KPU, Ganjar-Mahfud Akan Naik Mobil Dinas Soekarno, Cadillac Fleetwood 75 Limosin


&quot;Tim Gabungan bergerak menuju  Kali Ei dan Kali Kuk untuk memastikan keberadaan masyarakat yang menyelamatkan diri dari pembantaian KST tersebut,&quot;  ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (19/10/2023).

Dari laporan di lapangan,  Tim gabungan TNI berhasil memantau pergerakan KST, terpantau kurang lebih 20 orang KST Papua dengan membawa 5 pucuk senjata, 2 senjata organik jenis Sniper dan SS1 serta 3 pucuk senjata rakitan, mereka bergerak menjauh menuju ke arah ketinggian/gunung.Tim Gabungan TNI-Polri berupaya terus bergerak untuk melaksanakan pengejaran ke arah munculnya KST Papua, namun KST terus bergerak semakin menjauh menuju ke arah Ketinggian/gunung.

Selanjutnya Kapuspen TNI menyampaikan bahwa TNI akan senantiasa membantu masyarakat dan terus menciptakan rasa aman di wilayah Papua.

&amp;ldquo;Hasil penyisiran yang dilakukan, Tim Gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi 21 orang masyarakat yg ketakutan  yang berhasil meloloskan diri pada kejadian pembantaian oleh KST Papua pada tanggal 16 Oktober 2023 lalu,&amp;rdquo; ujarnya.


BACA JUGA:
Jenderal Kopassus Turun Gunung, KKB Terdesak Jaringan Senjata Ilegal dari Papua Nugini Diputus


Warga yang diselamatkan dari pembantaian KST tersebut sangat membutuhkan bantuan. Kondisi mereka pada umumnya masih trauma dengan kejadian tersebut, karena melihat beberapa rekannya tewas di tangan KST.

Selanjutnya Tim Gabungan bergerak dari Kali Ei menuju Kodim 1715/YHK dengan membawa 21 orang non OAP yang berhasil di evakuasi, &quot;Warga masyarakat yang berhasil di evakuasi diserahkan oleh Tim Gabungan  ke Kodim 1715/YHK untuk pengamanan dan tindakan pemulihan selanjutnya.&quot; Pungkas KapuspenTNI.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMC8xLzE3MTk2MC81L3g4b3Bzdzk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Aksi Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua yang brutal dan sadis kembali terjadi di Kali Ei Kabupaten Yahukimo. Pasca kejadian pembantaian tujuh masyarakat meninggal dunia dan sebelas orang luka, Tim Gabungan yang dipimpin Mayor HR dari Satgas Yonif 7 Marinir dan Kodim 1715/YHK di bawah kendali Dansatgas Yonmar 7,  melakukan pengejaran dan penyisiran serta berhasil mengevakuasi 21 warga yang ada di Kali Ei Kab Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu 18 Oktober 2023.

Sebelumnya diberitakan, pada Senin 16 Oktober  30 orang KST Papua menyerang area penambangan emas illegal yang ada di Kali Ei, Kampung Mosom Duba, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Tujuh warga yang merupakan pendulang emas tewas dibunuh, dan warga masyarakat lainnya berupaya menyelamatkan diri.


BACA JUGA:
 Kronologi Pembantaian 7 Orang Penambang Tradisional oleh KKB di Yahukimo&amp;nbsp; &amp;nbsp;


KST Papua pimpinan Asbak Koranue, bagian dari kelompok Egianus Kogoya. Senjata mereka 1 senapan SS1 V2, panah, dan parang. Selain membunuh, KST juga membakar 3 ekskavator, 2 truk, dan Kamp pendulangan.

Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono menyatakan pasca kejadian pembantaian oleh KST tersebut, personel gabungan yang dipimpin Mayor HR, baik dari unsur TNI dan jajaran Polri langsung berangkat menuju wilayah Kali Ei.

Setibanya di Pos Brimob Kali Kolop, Tim Gabungan TNI-Polri melaksanakan koordinasi tentang situasi dan kondisi di wilayah Kali Ei.


BACA JUGA:
Daftar ke KPU, Ganjar-Mahfud Akan Naik Mobil Dinas Soekarno, Cadillac Fleetwood 75 Limosin


&quot;Tim Gabungan bergerak menuju  Kali Ei dan Kali Kuk untuk memastikan keberadaan masyarakat yang menyelamatkan diri dari pembantaian KST tersebut,&quot;  ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (19/10/2023).

Dari laporan di lapangan,  Tim gabungan TNI berhasil memantau pergerakan KST, terpantau kurang lebih 20 orang KST Papua dengan membawa 5 pucuk senjata, 2 senjata organik jenis Sniper dan SS1 serta 3 pucuk senjata rakitan, mereka bergerak menjauh menuju ke arah ketinggian/gunung.Tim Gabungan TNI-Polri berupaya terus bergerak untuk melaksanakan pengejaran ke arah munculnya KST Papua, namun KST terus bergerak semakin menjauh menuju ke arah Ketinggian/gunung.

Selanjutnya Kapuspen TNI menyampaikan bahwa TNI akan senantiasa membantu masyarakat dan terus menciptakan rasa aman di wilayah Papua.

&amp;ldquo;Hasil penyisiran yang dilakukan, Tim Gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi 21 orang masyarakat yg ketakutan  yang berhasil meloloskan diri pada kejadian pembantaian oleh KST Papua pada tanggal 16 Oktober 2023 lalu,&amp;rdquo; ujarnya.


BACA JUGA:
Jenderal Kopassus Turun Gunung, KKB Terdesak Jaringan Senjata Ilegal dari Papua Nugini Diputus


Warga yang diselamatkan dari pembantaian KST tersebut sangat membutuhkan bantuan. Kondisi mereka pada umumnya masih trauma dengan kejadian tersebut, karena melihat beberapa rekannya tewas di tangan KST.

Selanjutnya Tim Gabungan bergerak dari Kali Ei menuju Kodim 1715/YHK dengan membawa 21 orang non OAP yang berhasil di evakuasi, &quot;Warga masyarakat yang berhasil di evakuasi diserahkan oleh Tim Gabungan  ke Kodim 1715/YHK untuk pengamanan dan tindakan pemulihan selanjutnya.&quot; Pungkas KapuspenTNI.</content:encoded></item></channel></rss>
