<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemendikbudristek dan Presiden Akan Beri Gelar Tanda Kehormatan ke Pelaku Budaya</title><description>Sebelumnya Presiden Jokowi secara langsung telah menyematkan gelar tanda kehormatan kepada tiga pelaku budaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904328/kemendikbudristek-dan-presiden-akan-beri-gelar-tanda-kehormatan-ke-pelaku-budaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904328/kemendikbudristek-dan-presiden-akan-beri-gelar-tanda-kehormatan-ke-pelaku-budaya"/><item><title>Kemendikbudristek dan Presiden Akan Beri Gelar Tanda Kehormatan ke Pelaku Budaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904328/kemendikbudristek-dan-presiden-akan-beri-gelar-tanda-kehormatan-ke-pelaku-budaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904328/kemendikbudristek-dan-presiden-akan-beri-gelar-tanda-kehormatan-ke-pelaku-budaya</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2023 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Alya Shafa Maryam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/19/337/2904328/kemendikbudristek-dan-presiden-akan-beri-gelar-tanda-kehormatan-ke-pelaku-budaya-yA3kL4FxF5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi Beri Gelar Tanda Kehormatan/ Biro Pers Setpres</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/19/337/2904328/kemendikbudristek-dan-presiden-akan-beri-gelar-tanda-kehormatan-ke-pelaku-budaya-yA3kL4FxF5.jpg</image><title>Presiden Jokowi Beri Gelar Tanda Kehormatan/ Biro Pers Setpres</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQxMi81L3g4b3hzc2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan menggelar Malam Puncak Acara Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2023 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat, 27 Oktober 2023.
AKI merupakan pemberian penghargaan bidang kebudayaan oleh Pemerintah kepada individu, komunitas atau kelompok, dan lembaga yang dinilai berprestasi maupun berkontribusi dalam upaya pemajuan kebudayaan.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Anugerahi 18 Tanda Kehormatan, Iriana Dapat Bintang Adipradana

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara langsung telah menyematkan gelar tanda kehormatan kepada tiga pelaku budaya, melalui ahli warisnya, yang telah berjasa di bidangnya masing-masing, di Istana Negara, pada Senin 14 Agustus 2023.
Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid mengatakan, pemberian penghargaan kebudayaan ini telah dimulai tahun 2007 dan terus dilanjutkan oleh Kemendikbudristek pada 2012 hingga kini pada setiap tahunnya. Kemendikbudristek membagi kategori-kategori tertentu bagi setiap penerima penghargaan dalam AKI.
Pertama, pemberian penghargaan Gelar Tanda Kehormatan dari Presiden Republik Indonesia yang terdiri dari Bintang Mahaputera, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Satyalancana Kebudayaan.

Selanjutnya yang kedua adalah penghargaan Kebudayaan dari Mendikbudristek untuk kategori Pelestari, Pelopor dan Pembaru, Anak atau Remaja, Maestro Seni Tradisi, Lembaga dan Perorangan Asing, Masyarakat Adat, Pemerintah Daerah, serta Media.
&amp;ldquo;Pelaku budaya memiliki nilai strategis penting sebab dengan peran maupun eksistensi mereka maka warisan budaya sejak dulu sampai saat ini masih terus bertahan dan terjaga,&amp;rdquo;ujarnya, Kamis (19/10/2023).

BACA JUGA:
Berdedikasi, Panglima TNI Diganjar Tanda Kehormatan Panglima Gagah Angkatan Tentera Kerajaan Malaysia

Oleh karena itu, sudah sepatutnya pemerintah menaruh perhatian khusus dan mengapresiasi kinerja para pelaku budaya nasional perseorangan atau kelompok sebab komitmennya dalam melestarikan peradaban kebudayaan di Tanah Air.&amp;ldquo;Pelaku budaya itu adalah contoh keteladanan dalam pemajuan kebudayaan. Dengan semangat dan prinsip gigihnya mereka selalu berkreasi, berkarya, dan bekerja merawat kebudayaan bangsa demi masa depan Indonesia. Pelaku budaya tersebut mempunyai andil besar menanamkan nilai luhur, pekerti, sosial, sebagai wajah asli kebudayaan Indonesia,&amp;rdquo; ujar Hilmar.



Kepedulian pelaku budaya kata dia akan berpengaruh pada hidupnya ekosistem kebudayaan Indonesia sehingga mendorong masyarakat lainnya untuk bergerak yang sama.

&amp;ldquo;Harapannya dari terwujudnya hal itu dapat menjadikan Indonesia sebagai negara adidaya budaya,&amp;rdquo; tutup Hilmar.


Sementara itu, Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan Kemendikbudristek Restu Gunawan menambahkan, penyelenggaraan AKI adalah salah satu realisasi mendorong semua pihak untuk bersama memajukan kebudayaan Indonesia dengan segala keragamannya.



&amp;ldquo;Terdapat sisi religi, norma, adat, seni, dalam nilai kebudayaan yang kerap dijadikan rujukan masyarakat yang tertanam kuat dalam interaksi sehari-harinya. Itu perlu diikembangkan dan dilestarikan berkelanjutan, khususnya oleh generasi masa depan,&amp;rdquo; tutup Restu.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQxMi81L3g4b3hzc2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan menggelar Malam Puncak Acara Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2023 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat, 27 Oktober 2023.
AKI merupakan pemberian penghargaan bidang kebudayaan oleh Pemerintah kepada individu, komunitas atau kelompok, dan lembaga yang dinilai berprestasi maupun berkontribusi dalam upaya pemajuan kebudayaan.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Anugerahi 18 Tanda Kehormatan, Iriana Dapat Bintang Adipradana

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara langsung telah menyematkan gelar tanda kehormatan kepada tiga pelaku budaya, melalui ahli warisnya, yang telah berjasa di bidangnya masing-masing, di Istana Negara, pada Senin 14 Agustus 2023.
Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid mengatakan, pemberian penghargaan kebudayaan ini telah dimulai tahun 2007 dan terus dilanjutkan oleh Kemendikbudristek pada 2012 hingga kini pada setiap tahunnya. Kemendikbudristek membagi kategori-kategori tertentu bagi setiap penerima penghargaan dalam AKI.
Pertama, pemberian penghargaan Gelar Tanda Kehormatan dari Presiden Republik Indonesia yang terdiri dari Bintang Mahaputera, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Satyalancana Kebudayaan.

Selanjutnya yang kedua adalah penghargaan Kebudayaan dari Mendikbudristek untuk kategori Pelestari, Pelopor dan Pembaru, Anak atau Remaja, Maestro Seni Tradisi, Lembaga dan Perorangan Asing, Masyarakat Adat, Pemerintah Daerah, serta Media.
&amp;ldquo;Pelaku budaya memiliki nilai strategis penting sebab dengan peran maupun eksistensi mereka maka warisan budaya sejak dulu sampai saat ini masih terus bertahan dan terjaga,&amp;rdquo;ujarnya, Kamis (19/10/2023).

BACA JUGA:
Berdedikasi, Panglima TNI Diganjar Tanda Kehormatan Panglima Gagah Angkatan Tentera Kerajaan Malaysia

Oleh karena itu, sudah sepatutnya pemerintah menaruh perhatian khusus dan mengapresiasi kinerja para pelaku budaya nasional perseorangan atau kelompok sebab komitmennya dalam melestarikan peradaban kebudayaan di Tanah Air.&amp;ldquo;Pelaku budaya itu adalah contoh keteladanan dalam pemajuan kebudayaan. Dengan semangat dan prinsip gigihnya mereka selalu berkreasi, berkarya, dan bekerja merawat kebudayaan bangsa demi masa depan Indonesia. Pelaku budaya tersebut mempunyai andil besar menanamkan nilai luhur, pekerti, sosial, sebagai wajah asli kebudayaan Indonesia,&amp;rdquo; ujar Hilmar.



Kepedulian pelaku budaya kata dia akan berpengaruh pada hidupnya ekosistem kebudayaan Indonesia sehingga mendorong masyarakat lainnya untuk bergerak yang sama.

&amp;ldquo;Harapannya dari terwujudnya hal itu dapat menjadikan Indonesia sebagai negara adidaya budaya,&amp;rdquo; tutup Hilmar.


Sementara itu, Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan Kemendikbudristek Restu Gunawan menambahkan, penyelenggaraan AKI adalah salah satu realisasi mendorong semua pihak untuk bersama memajukan kebudayaan Indonesia dengan segala keragamannya.



&amp;ldquo;Terdapat sisi religi, norma, adat, seni, dalam nilai kebudayaan yang kerap dijadikan rujukan masyarakat yang tertanam kuat dalam interaksi sehari-harinya. Itu perlu diikembangkan dan dilestarikan berkelanjutan, khususnya oleh generasi masa depan,&amp;rdquo; tutup Restu.

</content:encoded></item></channel></rss>
