<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Ma'ruf Amin: Jangan Benturkan Agama dengan Kebangsaan</title><description>Wapres Ma&amp;rsquo;ruf Amin: Jangan Benturkan Agama dengan Kebangsaan
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904364/wapres-ma-ruf-amin-jangan-benturkan-agama-dengan-kebangsaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904364/wapres-ma-ruf-amin-jangan-benturkan-agama-dengan-kebangsaan"/><item><title>Wapres Ma'ruf Amin: Jangan Benturkan Agama dengan Kebangsaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904364/wapres-ma-ruf-amin-jangan-benturkan-agama-dengan-kebangsaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904364/wapres-ma-ruf-amin-jangan-benturkan-agama-dengan-kebangsaan</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2023 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/19/337/2904364/wapres-ma-ruf-amin-jangan-benturkan-agama-dengan-kebangsaan-slUhwM6RP3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin tegaskan jangan benturkan agama dengan kebangsaan. (Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/19/337/2904364/wapres-ma-ruf-amin-jangan-benturkan-agama-dengan-kebangsaan-slUhwM6RP3.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin tegaskan jangan benturkan agama dengan kebangsaan. (Setwapres)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOC8xLzE3MjM5My81L3g4b3g2Y2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengingatkan agar seluruh komponen bangsa untuk menjaga NKRI dengan tidak membenturkan agama dan kebangsaan.



Apalagi, Indonesia adalah bangsa besar yang berdiri di atas keragaman agama, suku dan budaya. Namun, berkah keberagaman dari Allah SWT ini dapat menjadi bumerang, apabila tidak dirawat dengan baik, sehingga menimbulkan konflik yang dapat berujung pada perpecahan.



&amp;ldquo;Keberagaman dan kesepakatan bangsa ini, wajib kita hormati dan jaga bersama. Jangan memberi celah pihak manapun untuk menggoyahkan NKRI, termasuk upaya untuk membenturkan keagamaan dan kebangsaan,&amp;rdquo; tegas Wapres ketika menghadiri Ikrar Merajut Keberagaman Nusantara dari Sumatera Utara, di GOR Serba Guna Pemerintah Provinsi Sumut, Jl Williem Iskandar No.9 Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Kamis (19/10/2023).



Wapres meminta JBMI untuk memperluas peran dalam syiar agama Islam, penguatan kebangsaan, dan peningkatan literasi budaya yang menjangkau semua kelompok masyarakat.






BACA JUGA:
Pamit ke Maruf Amin, Mahfud MD Ingin Teruskan Ahlussunnah wal Jamaah di Bidang Ketatanegaraan














Dalam menghadapi tantangan keberagaman bangsa, Wapres juga meminta semua pemangku kepentingan untuk konsisten mengembangkan moderasi beragama.






BACA JUGA:


Dampingi Bacapres Perindo Ganjar Pranowo, Mahfud MD Ingin Teruskan Perjuangan Maruf Amin&amp;nbsp;













&amp;ldquo;Saya minta seluruh pihak untuk terus konsisten dalam mengembangkan corak keberagamaan yang moderat, inklusif, dan toleran, atau yang dikenal dengan moderasi beragama,&amp;rdquo; ujarnya.



Wapres menilai, moderasi beragama ini sangat penting, agar segala perbedaan agama maupun budaya di negeri ini dan juga di kancah global, dapat dimaknai secara positif sebagai karunia Tuhan dan keniscayaan sejarah.







&amp;ldquo;Kita punya tanggung jawab moral yang besar untuk turut menciptakan perdamaian di tengah dunia yang sedang berduka, terutama akibat peperangan,&amp;rdquo; tuturnya.







BACA JUGA:
Pendaftaran Capres-Cawapres Dimulai, Maruf Amin Minta Kontestan Buat Pakta Integritas Cegah Konflik

















Wapres berharap, dengan dibacakannya ikrar yang dilandasi spirit Dalihan Na Tolu dari Sumatra Utara ini, yang dilandasi prinsip saling menghormati, menghargai, dan menyayangi sesama anak bangsa, mampu membawakan pesan Islam yang damai, Islam yang ramah, dan Islam yang bisa menyejahterakan umat.







&amp;ldquo;Saya juga mengharapkan Jam&amp;rsquo;iyah Muslim Batak Indonesia terus memperluas dan menggandeng partisipasi nyata semua komponen bangsa, menggemakan spirit Islam Nusantara, serta tetap istiqomah di jalur dakwah dengan mempererat ukhuwah, mengembangkan moderasi, dan membangun kemajuan umat,&amp;rdquo; tuturnya.





</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOC8xLzE3MjM5My81L3g4b3g2Y2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengingatkan agar seluruh komponen bangsa untuk menjaga NKRI dengan tidak membenturkan agama dan kebangsaan.



Apalagi, Indonesia adalah bangsa besar yang berdiri di atas keragaman agama, suku dan budaya. Namun, berkah keberagaman dari Allah SWT ini dapat menjadi bumerang, apabila tidak dirawat dengan baik, sehingga menimbulkan konflik yang dapat berujung pada perpecahan.



&amp;ldquo;Keberagaman dan kesepakatan bangsa ini, wajib kita hormati dan jaga bersama. Jangan memberi celah pihak manapun untuk menggoyahkan NKRI, termasuk upaya untuk membenturkan keagamaan dan kebangsaan,&amp;rdquo; tegas Wapres ketika menghadiri Ikrar Merajut Keberagaman Nusantara dari Sumatera Utara, di GOR Serba Guna Pemerintah Provinsi Sumut, Jl Williem Iskandar No.9 Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Kamis (19/10/2023).



Wapres meminta JBMI untuk memperluas peran dalam syiar agama Islam, penguatan kebangsaan, dan peningkatan literasi budaya yang menjangkau semua kelompok masyarakat.






BACA JUGA:
Pamit ke Maruf Amin, Mahfud MD Ingin Teruskan Ahlussunnah wal Jamaah di Bidang Ketatanegaraan














Dalam menghadapi tantangan keberagaman bangsa, Wapres juga meminta semua pemangku kepentingan untuk konsisten mengembangkan moderasi beragama.






BACA JUGA:


Dampingi Bacapres Perindo Ganjar Pranowo, Mahfud MD Ingin Teruskan Perjuangan Maruf Amin&amp;nbsp;













&amp;ldquo;Saya minta seluruh pihak untuk terus konsisten dalam mengembangkan corak keberagamaan yang moderat, inklusif, dan toleran, atau yang dikenal dengan moderasi beragama,&amp;rdquo; ujarnya.



Wapres menilai, moderasi beragama ini sangat penting, agar segala perbedaan agama maupun budaya di negeri ini dan juga di kancah global, dapat dimaknai secara positif sebagai karunia Tuhan dan keniscayaan sejarah.







&amp;ldquo;Kita punya tanggung jawab moral yang besar untuk turut menciptakan perdamaian di tengah dunia yang sedang berduka, terutama akibat peperangan,&amp;rdquo; tuturnya.







BACA JUGA:
Pendaftaran Capres-Cawapres Dimulai, Maruf Amin Minta Kontestan Buat Pakta Integritas Cegah Konflik

















Wapres berharap, dengan dibacakannya ikrar yang dilandasi spirit Dalihan Na Tolu dari Sumatra Utara ini, yang dilandasi prinsip saling menghormati, menghargai, dan menyayangi sesama anak bangsa, mampu membawakan pesan Islam yang damai, Islam yang ramah, dan Islam yang bisa menyejahterakan umat.







&amp;ldquo;Saya juga mengharapkan Jam&amp;rsquo;iyah Muslim Batak Indonesia terus memperluas dan menggandeng partisipasi nyata semua komponen bangsa, menggemakan spirit Islam Nusantara, serta tetap istiqomah di jalur dakwah dengan mempererat ukhuwah, mengembangkan moderasi, dan membangun kemajuan umat,&amp;rdquo; tuturnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
