<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Lahan di Bakauheni Akibatkan Jarak Pandang Pengguna Jalan Terganggu</title><description>Selain itu, asap dari peristiwa kebakaran itu juga terlihat mengarah ke jalan sehingga mengganggu pengguna jalan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904456/kebakaran-lahan-di-bakauheni-akibatkan-jarak-pandang-pengguna-jalan-terganggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904456/kebakaran-lahan-di-bakauheni-akibatkan-jarak-pandang-pengguna-jalan-terganggu"/><item><title>Kebakaran Lahan di Bakauheni Akibatkan Jarak Pandang Pengguna Jalan Terganggu</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904456/kebakaran-lahan-di-bakauheni-akibatkan-jarak-pandang-pengguna-jalan-terganggu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904456/kebakaran-lahan-di-bakauheni-akibatkan-jarak-pandang-pengguna-jalan-terganggu</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2023 16:46 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/19/337/2904456/kebakaran-lahan-di-bakauheni-akibatkan-jarak-pandang-pengguna-jalan-terganggu-5Kh3mwLuLz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karhutla di Bakauheni (Foto: istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/19/337/2904456/kebakaran-lahan-di-bakauheni-akibatkan-jarak-pandang-pengguna-jalan-terganggu-5Kh3mwLuLz.jpg</image><title>Karhutla di Bakauheni (Foto: istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS83LzE3MjQ0My81L3g4b3h5emU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LAMPUNG SELATAN - Kebakaran lahan terjadi di Desa Bakauheni, Lampung Selatan, pada Kamis (19/10/2023) sekira pkl 09.30 WIB. Peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan terganggunya jarak pandang pengguna jalan.
Berdasarkan video yang diterima MNC Portal, terlihat kobaran api di lahan pinggir jalan. Selain itu, asap dari peristiwa kebakaran itu juga terlihat mengarah ke jalan sehingga mengganggu pengguna jalan.
Kepala KSKP Bakauheni Polres Lampung Selatan AKP Ridho Rafika mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi soal terjadinya kebakaran lahan di KM 00.300 Desa Bakauheni.

BACA JUGA:
Bantu Masyarakat di Cakung Timur, Caleg Perindo Bagikan 650 Paket Sembako

&quot;Kami mendapat laporan dari warga telah terjadi kebakaran di pinggir jalan di KM 00.300,&quot; ujar Ridho.
Ridho melanjutkan, usai mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung menuju ke TKP. Petugas juga menghubungi Pemadam Kebakaran ASDP Bakauheni dan Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

BACA JUGA:
BCA Cetak Laba Bersih Rp36,4 Triliun di Kuartal III-2023, Naik 25,8%

Menurut Ridho, personil KSKP Bakauheni dan 1 unit mobil damkar yang tiba di lokasi kemudian bersama-sama melakukan pemadaman api dengan menggunakan mobil damkar milik ASDP.
&quot;Pokok yang terbakar adalah rumput ilalang kering,&quot; kata dia.Ridho menuturkan, setelah 2 jam petugas berjibaku dengan api, akhirnya api berhasil dipadamkan pada pukul 11.00 wib.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tak Lupakan Adat Tradisi, Ganjar Ajak Penari Ondel-Ondel Betawi saat Daftar ke KPU

Ridho menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran lahan dengan luas &amp;plusmn;500 m&amp;sup2; tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 9 Tips Mencegah Dehidrasi, Patut Dicoba&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ridho mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran lahan tersebut. Namun, kata Ridho, cuaca yang panas dan terik saat ini dapat memungkinkan terjadinya kebakaran lahan di lokasi lainnya.





</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS83LzE3MjQ0My81L3g4b3h5emU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LAMPUNG SELATAN - Kebakaran lahan terjadi di Desa Bakauheni, Lampung Selatan, pada Kamis (19/10/2023) sekira pkl 09.30 WIB. Peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan terganggunya jarak pandang pengguna jalan.
Berdasarkan video yang diterima MNC Portal, terlihat kobaran api di lahan pinggir jalan. Selain itu, asap dari peristiwa kebakaran itu juga terlihat mengarah ke jalan sehingga mengganggu pengguna jalan.
Kepala KSKP Bakauheni Polres Lampung Selatan AKP Ridho Rafika mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi soal terjadinya kebakaran lahan di KM 00.300 Desa Bakauheni.

BACA JUGA:
Bantu Masyarakat di Cakung Timur, Caleg Perindo Bagikan 650 Paket Sembako

&quot;Kami mendapat laporan dari warga telah terjadi kebakaran di pinggir jalan di KM 00.300,&quot; ujar Ridho.
Ridho melanjutkan, usai mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung menuju ke TKP. Petugas juga menghubungi Pemadam Kebakaran ASDP Bakauheni dan Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

BACA JUGA:
BCA Cetak Laba Bersih Rp36,4 Triliun di Kuartal III-2023, Naik 25,8%

Menurut Ridho, personil KSKP Bakauheni dan 1 unit mobil damkar yang tiba di lokasi kemudian bersama-sama melakukan pemadaman api dengan menggunakan mobil damkar milik ASDP.
&quot;Pokok yang terbakar adalah rumput ilalang kering,&quot; kata dia.Ridho menuturkan, setelah 2 jam petugas berjibaku dengan api, akhirnya api berhasil dipadamkan pada pukul 11.00 wib.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tak Lupakan Adat Tradisi, Ganjar Ajak Penari Ondel-Ondel Betawi saat Daftar ke KPU

Ridho menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran lahan dengan luas &amp;plusmn;500 m&amp;sup2; tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 9 Tips Mencegah Dehidrasi, Patut Dicoba&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ridho mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran lahan tersebut. Namun, kata Ridho, cuaca yang panas dan terik saat ini dapat memungkinkan terjadinya kebakaran lahan di lokasi lainnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
