<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadiri Pertemuan OKI, Menlu Ungkap 3 Fokus Penanganan Situasi Gaza</title><description>Pertama, kata Retno, harus menghentikan kekerasan segera.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904575/hadiri-pertemuan-oki-menlu-ungkap-3-fokus-penanganan-situasi-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904575/hadiri-pertemuan-oki-menlu-ungkap-3-fokus-penanganan-situasi-gaza"/><item><title>Hadiri Pertemuan OKI, Menlu Ungkap 3 Fokus Penanganan Situasi Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904575/hadiri-pertemuan-oki-menlu-ungkap-3-fokus-penanganan-situasi-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904575/hadiri-pertemuan-oki-menlu-ungkap-3-fokus-penanganan-situasi-gaza</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2023 19:08 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/19/337/2904575/hadiri-pertemuan-oki-menlu-ungkap-3-fokus-penanganan-situasi-gaza-VRYyKailmg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu Retno Marsudi (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/19/337/2904575/hadiri-pertemuan-oki-menlu-ungkap-3-fokus-penanganan-situasi-gaza-VRYyKailmg.jpg</image><title>Menlu Retno Marsudi (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQ0OS81L3g4b3kycG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menghadiri pertemuan bersama negara-negara organisasi kerja sama Islam (OKI) di Jeddah untuk membahas mengenai situasi di Gaza, Palestina.
&quot;Pertemuan OKI di Jeddah ini sangat penting artinya untuk memperkokoh kesatuan posisi OKI guna menyelesaikan situasi di Gaza yang semakin memprihatinkan,&quot; kata Retno dalam keterangannya yang ditayangkan YouTube MoFA Indonesia, Kamis (19/10/2023).
Dalam pertemuan tersebut, Retno menyampaikan tiga hal yang dibahas dan menjadi fokus utama saat ini. Pertama, kata Retno, harus menghentikan kekerasan segera.

BACA JUGA:
Kemeriahan HUT ke-9 MNC Bank, Hary Tanoe Potong Tumpeng hingga Foto Bareng Karyawan

&quot;OKI harus mengerahkan segala upaya untuk mendesak dilakukannya gencatan senjata sesegera mungkin Mengingat dewan keamanan PBB belum mampu menjalankan fungsinya maka untuk mendapatkan dukungan internasional yang lebih kuat OKI harus mendesak sidang majelis umum PBB untuk mengadakan emergency session,&quot; kata Retno.

BACA JUGA:
Bantu UMKM, Jadi Alasan Bacaleg Perindo Terjun ke Dunia Politik

Kedua, kata Retno, yakni memastikan kelancaran dan keselamatan pengiriman bantuan kemanusiaan. Menurutnya, memblokade akses listrik air dan BBM serta menghukum warga sipil bertentangan dengan hukum internasional.
&quot;Setiap detik sangat berarti bagi warga Palestina yang terancam hak-hak dasarnya,&quot; kata Retno.
OKI, kata Retno, harus mendesak semua pihak yang relevan untuk membuat humanitarian corridor di Gaza dan memastikan hukum humaniter internasional dihormati. Menurutnya upaya apapun yang mengarah kepada pengusiran penduduk di Gaza harus ditolak.&quot;Ketiga mengatasi akar konflik perdamaian abadi tidak akan tercapai tanpa terpenuhinya hak bangsa Palestina. OKI harus mendesak dilanjutkannya proses perdamaian yang berarti untuk mencapai two state solution sebagai satu-satunya jalan,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cerita Rispo Ngaku Dipaksa Ketemu Setan di Series Twisted 3

Selain itu, lanjut Retno, Indonesia mengingatkan kembali bahwa OKI didirikan untuk membebaskan bangsa Palestina. Maka dari itu, lanjutnya, saat ini waktunya bagi OKI untuk bertindak dan kita harus bertindak bersama-sama.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Pranowo Tekankan Pendidikan Karakter bagi Milenial dan Gen Z, Berikut Sederet Manfaatnya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Indonesia tidak ingin melihat situasi Gaza sekarang ini digunakan oleh Israel dan negara-negara lain untuk menghilangkan isu Palestina dan menghilangkan hak-hak rakyat Palestina. Jangan biarkan Israel terus melanjutkan okupansinya di tanah Palestina,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQ0OS81L3g4b3kycG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menghadiri pertemuan bersama negara-negara organisasi kerja sama Islam (OKI) di Jeddah untuk membahas mengenai situasi di Gaza, Palestina.
&quot;Pertemuan OKI di Jeddah ini sangat penting artinya untuk memperkokoh kesatuan posisi OKI guna menyelesaikan situasi di Gaza yang semakin memprihatinkan,&quot; kata Retno dalam keterangannya yang ditayangkan YouTube MoFA Indonesia, Kamis (19/10/2023).
Dalam pertemuan tersebut, Retno menyampaikan tiga hal yang dibahas dan menjadi fokus utama saat ini. Pertama, kata Retno, harus menghentikan kekerasan segera.

BACA JUGA:
Kemeriahan HUT ke-9 MNC Bank, Hary Tanoe Potong Tumpeng hingga Foto Bareng Karyawan

&quot;OKI harus mengerahkan segala upaya untuk mendesak dilakukannya gencatan senjata sesegera mungkin Mengingat dewan keamanan PBB belum mampu menjalankan fungsinya maka untuk mendapatkan dukungan internasional yang lebih kuat OKI harus mendesak sidang majelis umum PBB untuk mengadakan emergency session,&quot; kata Retno.

BACA JUGA:
Bantu UMKM, Jadi Alasan Bacaleg Perindo Terjun ke Dunia Politik

Kedua, kata Retno, yakni memastikan kelancaran dan keselamatan pengiriman bantuan kemanusiaan. Menurutnya, memblokade akses listrik air dan BBM serta menghukum warga sipil bertentangan dengan hukum internasional.
&quot;Setiap detik sangat berarti bagi warga Palestina yang terancam hak-hak dasarnya,&quot; kata Retno.
OKI, kata Retno, harus mendesak semua pihak yang relevan untuk membuat humanitarian corridor di Gaza dan memastikan hukum humaniter internasional dihormati. Menurutnya upaya apapun yang mengarah kepada pengusiran penduduk di Gaza harus ditolak.&quot;Ketiga mengatasi akar konflik perdamaian abadi tidak akan tercapai tanpa terpenuhinya hak bangsa Palestina. OKI harus mendesak dilanjutkannya proses perdamaian yang berarti untuk mencapai two state solution sebagai satu-satunya jalan,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cerita Rispo Ngaku Dipaksa Ketemu Setan di Series Twisted 3

Selain itu, lanjut Retno, Indonesia mengingatkan kembali bahwa OKI didirikan untuk membebaskan bangsa Palestina. Maka dari itu, lanjutnya, saat ini waktunya bagi OKI untuk bertindak dan kita harus bertindak bersama-sama.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Pranowo Tekankan Pendidikan Karakter bagi Milenial dan Gen Z, Berikut Sederet Manfaatnya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Indonesia tidak ingin melihat situasi Gaza sekarang ini digunakan oleh Israel dan negara-negara lain untuk menghilangkan isu Palestina dan menghilangkan hak-hak rakyat Palestina. Jangan biarkan Israel terus melanjutkan okupansinya di tanah Palestina,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
