<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Di Tengah Situasi Dunia Makin Terbelah, Jokowi: Persahabatan Indonesia - Arab Saudi Semakin Diperlukan</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik hubungan Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi yang terjalin makin erat</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904654/di-tengah-situasi-dunia-makin-terbelah-jokowi-persahabatan-indonesia-arab-saudi-semakin-diperlukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904654/di-tengah-situasi-dunia-makin-terbelah-jokowi-persahabatan-indonesia-arab-saudi-semakin-diperlukan"/><item><title> Di Tengah Situasi Dunia Makin Terbelah, Jokowi: Persahabatan Indonesia - Arab Saudi Semakin Diperlukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904654/di-tengah-situasi-dunia-makin-terbelah-jokowi-persahabatan-indonesia-arab-saudi-semakin-diperlukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/19/337/2904654/di-tengah-situasi-dunia-makin-terbelah-jokowi-persahabatan-indonesia-arab-saudi-semakin-diperlukan</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2023 22:43 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/19/337/2904654/di-tengah-situasi-dunia-makin-terbelah-jokowi-persahabatan-indonesia-arab-saudi-semakin-diperlukan-MHIyYjPUsN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi bertemu dengan Pangeran MBS/Foto: Biro Setpres</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/19/337/2904654/di-tengah-situasi-dunia-makin-terbelah-jokowi-persahabatan-indonesia-arab-saudi-semakin-diperlukan-MHIyYjPUsN.jpg</image><title>Jokowi bertemu dengan Pangeran MBS/Foto: Biro Setpres</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQ1MS81L3g4b3kzaDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik hubungan Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi yang terjalin makin erat. Bahkan, Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi sepakat membentuk Dewan Koordinasi Tertinggi Indonesia-Arab Saudi untuk memperkuat hubungan kerja sama kedua negara.

&amp;ldquo;Karena memang di tengah situasi dunia yang makin terbelah, persahabatan seperti yang dibangun dua negara kita makin diperlukan,&amp;rdquo; ucap Presiden dalam pengantarnya saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Kerajaan Arab Saudi (KAS) Mohammed bin Salman al-Saud di Istana Al-Yamamah, Riyadh, pada Kamis, 19 Oktober 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bertemu PM Arab Saudi, Jokowi Bawa Oleh-Oleh Kerja Sama Indonesia-KAS&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan kekhawatiran Indonesia terhadap situasi di Palestina yang makin memburuk. Kepala Negara pun menegaskan sikap Indonesia yang mengutuk keras segala penyerangan yang berdampak pada kemanusiaan dari negara tersebut.

&amp;ldquo;Indonesia mengutuk keras serangan Israel atas Rumah Sakit Al Ahly di Gaza yang memakan ratusan korban sipil,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Bertemu Pangeran MBS di Riyadh, Ini yang Dibahas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Untuk itu, Presiden mengajak pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk bersama-sama menghentikan eskalasi di daerah konflik agar tidak makin meningkat. Selain itu, Kepala Negara mendorong agar permasalahan di daerah konflik Palestina dan Israel dapat segera terselesaikan sesuai dengan ketentuan yang disepakati.

&amp;ldquo;Ini saatnya dunia berdiri bersama untuk menghentikan eskalasi, mengutamakan isu kemanusiaan, dan menyelesaikan akar masalah sesuai parameter internasional yang sudah disepakati,&amp;rdquo; kata Presiden.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQ1MS81L3g4b3kzaDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik hubungan Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi yang terjalin makin erat. Bahkan, Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi sepakat membentuk Dewan Koordinasi Tertinggi Indonesia-Arab Saudi untuk memperkuat hubungan kerja sama kedua negara.

&amp;ldquo;Karena memang di tengah situasi dunia yang makin terbelah, persahabatan seperti yang dibangun dua negara kita makin diperlukan,&amp;rdquo; ucap Presiden dalam pengantarnya saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Kerajaan Arab Saudi (KAS) Mohammed bin Salman al-Saud di Istana Al-Yamamah, Riyadh, pada Kamis, 19 Oktober 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bertemu PM Arab Saudi, Jokowi Bawa Oleh-Oleh Kerja Sama Indonesia-KAS&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan kekhawatiran Indonesia terhadap situasi di Palestina yang makin memburuk. Kepala Negara pun menegaskan sikap Indonesia yang mengutuk keras segala penyerangan yang berdampak pada kemanusiaan dari negara tersebut.

&amp;ldquo;Indonesia mengutuk keras serangan Israel atas Rumah Sakit Al Ahly di Gaza yang memakan ratusan korban sipil,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Bertemu Pangeran MBS di Riyadh, Ini yang Dibahas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Untuk itu, Presiden mengajak pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk bersama-sama menghentikan eskalasi di daerah konflik agar tidak makin meningkat. Selain itu, Kepala Negara mendorong agar permasalahan di daerah konflik Palestina dan Israel dapat segera terselesaikan sesuai dengan ketentuan yang disepakati.

&amp;ldquo;Ini saatnya dunia berdiri bersama untuk menghentikan eskalasi, mengutamakan isu kemanusiaan, dan menyelesaikan akar masalah sesuai parameter internasional yang sudah disepakati,&amp;rdquo; kata Presiden.
</content:encoded></item></channel></rss>
