<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Observasi Kejiwaan Ibu Tenggelamkan Bayinya ke Ember di Pesanggrahan</title><description>Polisi Observasi Kejiwaan Ibu Tenggelamkan Bayinya ke Ember di Pesanggrahan
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/338/2904388/polisi-observasi-kejiwaan-ibu-tenggelamkan-bayinya-ke-ember-di-pesanggrahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/19/338/2904388/polisi-observasi-kejiwaan-ibu-tenggelamkan-bayinya-ke-ember-di-pesanggrahan"/><item><title>Polisi Observasi Kejiwaan Ibu Tenggelamkan Bayinya ke Ember di Pesanggrahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/338/2904388/polisi-observasi-kejiwaan-ibu-tenggelamkan-bayinya-ke-ember-di-pesanggrahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/19/338/2904388/polisi-observasi-kejiwaan-ibu-tenggelamkan-bayinya-ke-ember-di-pesanggrahan</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2023 15:42 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/19/338/2904388/polisi-observasi-kejiwaan-ibu-tenggelamkan-bayinya-ke-ember-di-pesanggrahan-zHdG78NsWp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi observasi kejiwaan ibu yang tenggelamkan bayinya ke ember. (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/19/338/2904388/polisi-observasi-kejiwaan-ibu-tenggelamkan-bayinya-ke-ember-di-pesanggrahan-zHdG78NsWp.jpg</image><title>Polisi observasi kejiwaan ibu yang tenggelamkan bayinya ke ember. (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>

JAKARTA - Polisi tengah mengobservasi ibu berinisial LN yang tega menenggelamkan bayinya ke ember berisi penuh air di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Observasi dilakukan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

&quot;Polres Jakarta Selatan saat ini melakukan observasi terhadap Ibu LN untuk memastikan yang bersangkutan gangguan jiwa atau tidak. Observasinya di Rumah Sakit Kramat Jati,&quot; ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro pada wartawan, Kamis (19/10/2023).


Menurutnya, observasi terhadap LN itu dilakukan untuk mengetahui kondisi psikologis dan kejiwaannya. Adapun anak-anaknya, termasuk bayi malang itu telah dirawat keluarga suami LN.






BACA JUGA:
Viral Bayi Ditenggelamkan ke Ember, Polisi Buru Pelaku












&quot;Informasi dari saksi, untuk memandikan (secara tidak wajar) itu sudah beberapa kali, tapi pas kebetulan itu viral,&quot; tuturnya.






BACA JUGA:
Heboh Ibu Tenggelamkan Bayi di Ember Penuh Air, Mengaku Stres Anak Cuma Beda 10 Bulan












Dia menerangkan, polisi menggandeng tim psikiater dalam menyelidiki kasus tersebut guna menyimpulkan ada tidaknya perbuatan pidana. Sejauh ini, polisi sudah memeriksa 4 saksi.




&quot;Saksi yang sudah kita periksa ada empat orang. Dari suaminya sudah kami periksa, dari pihak Ketua RT setempat, terus selanjutnya teman dari ibu LN itu,&quot; katanya.







BACA JUGA:
Gandeng Psikiater, Polisi Periksa Ibu yang Tega Tenggelamkan Bayinya di Ember











Dia menambahkan, saat diperiksa, LN kerap menjawab tak menentu. Terkadang dia mendadak menangis, terkadang mendadak diam, dan terkadang mendadak lupa sehingga perlu observasi kondisi psikologisnya.

</description><content:encoded>

JAKARTA - Polisi tengah mengobservasi ibu berinisial LN yang tega menenggelamkan bayinya ke ember berisi penuh air di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Observasi dilakukan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

&quot;Polres Jakarta Selatan saat ini melakukan observasi terhadap Ibu LN untuk memastikan yang bersangkutan gangguan jiwa atau tidak. Observasinya di Rumah Sakit Kramat Jati,&quot; ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro pada wartawan, Kamis (19/10/2023).


Menurutnya, observasi terhadap LN itu dilakukan untuk mengetahui kondisi psikologis dan kejiwaannya. Adapun anak-anaknya, termasuk bayi malang itu telah dirawat keluarga suami LN.






BACA JUGA:
Viral Bayi Ditenggelamkan ke Ember, Polisi Buru Pelaku












&quot;Informasi dari saksi, untuk memandikan (secara tidak wajar) itu sudah beberapa kali, tapi pas kebetulan itu viral,&quot; tuturnya.






BACA JUGA:
Heboh Ibu Tenggelamkan Bayi di Ember Penuh Air, Mengaku Stres Anak Cuma Beda 10 Bulan












Dia menerangkan, polisi menggandeng tim psikiater dalam menyelidiki kasus tersebut guna menyimpulkan ada tidaknya perbuatan pidana. Sejauh ini, polisi sudah memeriksa 4 saksi.




&quot;Saksi yang sudah kita periksa ada empat orang. Dari suaminya sudah kami periksa, dari pihak Ketua RT setempat, terus selanjutnya teman dari ibu LN itu,&quot; katanya.







BACA JUGA:
Gandeng Psikiater, Polisi Periksa Ibu yang Tega Tenggelamkan Bayinya di Ember











Dia menambahkan, saat diperiksa, LN kerap menjawab tak menentu. Terkadang dia mendadak menangis, terkadang mendadak diam, dan terkadang mendadak lupa sehingga perlu observasi kondisi psikologisnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
