<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Geger Temuan Koper Diduga Bom di Yogya, Polisi Usut Pelaku</title><description>Polisi menepis koper di halaman rumah Kumorohadi di Jalan Patangpuluhan No 9 tersebut adalah bom.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/510/2904031/geger-temuan-koper-diduga-bom-di-yogya-polisi-usut-pelaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/19/510/2904031/geger-temuan-koper-diduga-bom-di-yogya-polisi-usut-pelaku"/><item><title>Geger Temuan Koper Diduga Bom di Yogya, Polisi Usut Pelaku</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/19/510/2904031/geger-temuan-koper-diduga-bom-di-yogya-polisi-usut-pelaku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/19/510/2904031/geger-temuan-koper-diduga-bom-di-yogya-polisi-usut-pelaku</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2023 08:15 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/19/510/2904031/geger-temuan-koper-diduga-bom-di-yogya-polisi-usut-pelaku-41BrLcnhLH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penemuan koper diduga bom (Foto: Erfan Erlin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/19/510/2904031/geger-temuan-koper-diduga-bom-di-yogya-polisi-usut-pelaku-41BrLcnhLH.jpg</image><title>Penemuan koper diduga bom (Foto: Erfan Erlin)</title></images><description>YOGYAKARTA - Geger penemuan koper diduga bom terjadi di Jalan Patangpuluhan Wirobrajan Kota Yogyakarta, Rabu 18 Oktober 2023 sore kemarin. Polisi menepis koper di halaman rumah Kumorohadi di Jalan Patangpuluhan No 9 tersebut adalah bom.

Namun, mereka masih menyelidiki siapa yang meletakkan koper tersebut di halaman rumah warga. Beredar kabar jika aksi tersebut merupakan bentuk teror karena dikabarkan terjadi sengketa perebutan warisan tanah yang cukup luas tersebut.

BACA JUGA:
Ledakan Septic Tank di Setiabudi Jaksel Diduga dari Bom Terkubur


Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Syaiful Anwar mengatakan, mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya penemuan sebuah tas koper yang menurut masyarakat mencurigakan. Masyarakat kemudian melaporkannya ke polsek-polsek, dan Kapolsek melaporkannya ke Kapolresta.

&quot;Tadi saya bersama dengan anggotanya mendatangi TKP di Jalan Patangpuluhan,&quot; tutur dia.

BACA JUGA:
Pj Gubernur Sebut Sulsel Bangkrut, Yusuf Lakaseng: Terlalu Bombastis!


Mereka memasang garis polisi di lokasi untuk mencegah orang-orang mendekat. Kemudian, mereka menghubungi tim Gegana. Tim Gegana datang ke TKP dan memeriksa tas koper tersebut.

&quot;Alhamdulillah, tidak ditemukan rangkaian bom seperti yang diperkirakan oleh masyarakat. Isinya hanya berupa pipa-pipa saja,&quot; kata dia.

Polisi sendiri masih melakukan penyelidikan terkait hal ini. Dia berharap dalam waktu dekat, polisi bisa mengetahui siapa pelaku yang meletakkan tas koper tersebut dan motifnya.



Salah seorang warga Patangpuluhan yang enggan disebutkan namanya mengatakan warga seputaran lokasi kejadian menduga tas koper tersebut merupakan bentuk sebuah teror. Karena beredar kabar terjadi rebutan kepemilikan tanah di lokasi kejadian.



&quot;Itu tanahnya luas. Dan di sini harganya sudah sangat tinggi. Sepertinya ya memang teror saja,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Daftar ke KPU, Bacawapres Mahfud MD: Tak Ada Persiapan Khusus




Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah tas koper berwarna biru ditemukan di halaman rumah Kumorohadi. Koper tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah ketika hendak membuka pintu gerbang.



Pemilik rumah khawatir tas tersebut berisi bom karena terlihat ada pipa paralon yang dibalut dengan solatip dan ditemukan juga rangkaian kabel. Pemilik rumah kemudian melaporkan ke pihak RT dan diteruskan ke kepolisian.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Geger penemuan koper diduga bom terjadi di Jalan Patangpuluhan Wirobrajan Kota Yogyakarta, Rabu 18 Oktober 2023 sore kemarin. Polisi menepis koper di halaman rumah Kumorohadi di Jalan Patangpuluhan No 9 tersebut adalah bom.

Namun, mereka masih menyelidiki siapa yang meletakkan koper tersebut di halaman rumah warga. Beredar kabar jika aksi tersebut merupakan bentuk teror karena dikabarkan terjadi sengketa perebutan warisan tanah yang cukup luas tersebut.

BACA JUGA:
Ledakan Septic Tank di Setiabudi Jaksel Diduga dari Bom Terkubur


Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Syaiful Anwar mengatakan, mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya penemuan sebuah tas koper yang menurut masyarakat mencurigakan. Masyarakat kemudian melaporkannya ke polsek-polsek, dan Kapolsek melaporkannya ke Kapolresta.

&quot;Tadi saya bersama dengan anggotanya mendatangi TKP di Jalan Patangpuluhan,&quot; tutur dia.

BACA JUGA:
Pj Gubernur Sebut Sulsel Bangkrut, Yusuf Lakaseng: Terlalu Bombastis!


Mereka memasang garis polisi di lokasi untuk mencegah orang-orang mendekat. Kemudian, mereka menghubungi tim Gegana. Tim Gegana datang ke TKP dan memeriksa tas koper tersebut.

&quot;Alhamdulillah, tidak ditemukan rangkaian bom seperti yang diperkirakan oleh masyarakat. Isinya hanya berupa pipa-pipa saja,&quot; kata dia.

Polisi sendiri masih melakukan penyelidikan terkait hal ini. Dia berharap dalam waktu dekat, polisi bisa mengetahui siapa pelaku yang meletakkan tas koper tersebut dan motifnya.



Salah seorang warga Patangpuluhan yang enggan disebutkan namanya mengatakan warga seputaran lokasi kejadian menduga tas koper tersebut merupakan bentuk sebuah teror. Karena beredar kabar terjadi rebutan kepemilikan tanah di lokasi kejadian.



&quot;Itu tanahnya luas. Dan di sini harganya sudah sangat tinggi. Sepertinya ya memang teror saja,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Daftar ke KPU, Bacawapres Mahfud MD: Tak Ada Persiapan Khusus




Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah tas koper berwarna biru ditemukan di halaman rumah Kumorohadi. Koper tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah ketika hendak membuka pintu gerbang.



Pemilik rumah khawatir tas tersebut berisi bom karena terlihat ada pipa paralon yang dibalut dengan solatip dan ditemukan juga rangkaian kabel. Pemilik rumah kemudian melaporkan ke pihak RT dan diteruskan ke kepolisian.</content:encoded></item></channel></rss>
