<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tangkap Eks Kejari Buleleng Peras Kepala Desa Beli Buku Perpustakaan      </title><description>Kini, Fahrur sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/20/244/2905023/polisi-tangkap-eks-kejari-buleleng-peras-kepala-desa-beli-buku-perpustakaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/20/244/2905023/polisi-tangkap-eks-kejari-buleleng-peras-kepala-desa-beli-buku-perpustakaan"/><item><title>Polisi Tangkap Eks Kejari Buleleng Peras Kepala Desa Beli Buku Perpustakaan      </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/20/244/2905023/polisi-tangkap-eks-kejari-buleleng-peras-kepala-desa-beli-buku-perpustakaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/20/244/2905023/polisi-tangkap-eks-kejari-buleleng-peras-kepala-desa-beli-buku-perpustakaan</guid><pubDate>Jum'at 20 Oktober 2023 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Pande Wismaya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/20/244/2905023/polisi-tangkap-eks-kejari-buleleng-peras-kepala-desa-beli-buku-perpustakaan-n2nEq2mOeR.png" expression="full" type="image/jpeg">Buku perpustakaan yang dibeli karena unsur paksaan. (Foto: Pande Wismaya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/20/244/2905023/polisi-tangkap-eks-kejari-buleleng-peras-kepala-desa-beli-buku-perpustakaan-n2nEq2mOeR.png</image><title>Buku perpustakaan yang dibeli karena unsur paksaan. (Foto: Pande Wismaya)</title></images><description>BULELENG - Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Buleleng, Bali, Fahrur Rozi melakukan pemerasan dengan menekan para kepala desa agar melakukan pengadaan buku di perpustakaan desa dengan minimal pembelian Rp50 juta.
Di perpustakaan desa di Buleleng tersimpan beberapa buku hasil pengadaan yang dilakukan karena pemaksaan oleh Fahrur Rozi. Kini, Fahrur sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

BACA JUGA:


Dugaan Kasus Pemerasan SYL, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Firli Bahuri Pekan Depan&amp;nbsp;
Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa dan Lurah Kabupaten Buleleng, Ketut Suka menyebutkan bahwa Fahrur Rozi menekan para kepala desa agar melakukan pengadaan buku perpustakaan desa.
&amp;ldquo;Bahkan saat itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Dewa Puspaka juga turut mengeluarkan surat edaran terkait pengadaan buku di perpustakaan desa,&amp;rdquo; ucap Suka, Kamis (19/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polda Metro Periksa 6 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan SYL oleh Pimpinan KPK&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pengadaan buku saat itu dipatok senilai Rp50 juta. Namun pada akhirnya Suka meminta kepada Fahrur agar tidak mematok harga dalam pengadaan buku.
&amp;ldquo;Pada akhirnya, tidak semua desa melakukan pengadaan buku untuk perpustakaan desa, melainkan hanya 45 desa saja dengan nominal berbeda mulai dari Rp5 juta sampai Rp20 juta,&amp;rdquo; sambugnya.Suka mengatakan semua kepala desa merasa takut dan terpaksa melakukan pengadaan, lantaran Ketua Forkomdeslu Buleleng saat itu, Made Suteja tiba-tiba tersandung kasus hukum.
Made Suteja saat itu merupakan tokoh yang vokal dalam menolak pengadaan buku yang dipaksakan oleh Fahrur. Kepala desa yang memesan buku kemudian diperkenalkan oleh rekanan hingga buku-buku tersebut dikirimkan ke kantor desa mereka.</description><content:encoded>BULELENG - Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Buleleng, Bali, Fahrur Rozi melakukan pemerasan dengan menekan para kepala desa agar melakukan pengadaan buku di perpustakaan desa dengan minimal pembelian Rp50 juta.
Di perpustakaan desa di Buleleng tersimpan beberapa buku hasil pengadaan yang dilakukan karena pemaksaan oleh Fahrur Rozi. Kini, Fahrur sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

BACA JUGA:


Dugaan Kasus Pemerasan SYL, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Firli Bahuri Pekan Depan&amp;nbsp;
Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa dan Lurah Kabupaten Buleleng, Ketut Suka menyebutkan bahwa Fahrur Rozi menekan para kepala desa agar melakukan pengadaan buku perpustakaan desa.
&amp;ldquo;Bahkan saat itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Dewa Puspaka juga turut mengeluarkan surat edaran terkait pengadaan buku di perpustakaan desa,&amp;rdquo; ucap Suka, Kamis (19/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polda Metro Periksa 6 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan SYL oleh Pimpinan KPK&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pengadaan buku saat itu dipatok senilai Rp50 juta. Namun pada akhirnya Suka meminta kepada Fahrur agar tidak mematok harga dalam pengadaan buku.
&amp;ldquo;Pada akhirnya, tidak semua desa melakukan pengadaan buku untuk perpustakaan desa, melainkan hanya 45 desa saja dengan nominal berbeda mulai dari Rp5 juta sampai Rp20 juta,&amp;rdquo; sambugnya.Suka mengatakan semua kepala desa merasa takut dan terpaksa melakukan pengadaan, lantaran Ketua Forkomdeslu Buleleng saat itu, Made Suteja tiba-tiba tersandung kasus hukum.
Made Suteja saat itu merupakan tokoh yang vokal dalam menolak pengadaan buku yang dipaksakan oleh Fahrur. Kepala desa yang memesan buku kemudian diperkenalkan oleh rekanan hingga buku-buku tersebut dikirimkan ke kantor desa mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
